3 Cara Cepat untuk Menurunkan Trigliserida yang Tinggi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/06/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

“Hati-hati kolesterolnya naik kalau makan makanan berlemak.” Mungkin Anda sering mendengar pernyataan tersebut. Tapi tahukah Anda tidak hanya jumlah kolesterol saja yang harus diperhatikan? Jumlah trigliserida tinggi di dalam tubuh juga berbahaya bagi kesehatan. Apabila seseorang mempunyai kadar trigliserida tinggi, maka ia berisiko untuk mengidap berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner, penyumbatan pembuluh darah, stroke, dan diabetes mellitus.

Lalu bagaimana caranya untuk menurunkan jumlah trigliserida yang tinggi? Apakah Anda termasuk orang yang berisiko mempunyai trigliserida yang tinggi?

Apakah saya berisiko memiliki kadar trigliserida tinggi?

Jumlah trigliserida bisa dikatakan tinggi jika melebihi 150 mg/dl atau 1,7 mmol/L. Semua orang bisa saja mempunyai jumlah trigliserida yang tinggi, namun ada beberapa kelompok orang yang berisiko tinggi mengalami hal tersebut, yaitu:

  • Orang yang sudah mengalami penyakit jantung sebelum ia berusia 50 tahun.
  • Wanita dewasa, lebih berisiko dibandingkan dengan laki-laki dewasa. Terlebih wanita yang sedang hamil atau mengonsumsi obat hormon estrogen.
  • Kelompok orang yang mempunyai berat badan berlebihan atau obesitas.

Bagaimana cara menurunkan kadar trigliserida tinggi?

Trigliserida adalah cadangan lemak yang berasal dari semua makanan berkalori yang Anda konsumsi. Ketika kalori yang masuk tidak terpakai oleh tubuh, entah itu berbentuk karbohidrat, lemak, atau protein, maka secara otomatis akan diubah menjadi cadangan lemak atau trigliserida.

Apabila seseorang mempunyai jumlah trigliserida yang tinggi, tentunya ia dapat – justru harus – menurunkannya. Berikut adalah cara untuk menurunkan trigliserida yang tinggi:

1. Melakukan aktivitas fisik

Sudah menjadi teori yang baku, untuk menghilangkan semua lemak-lemak di tubuh, termasuk trigliserida, Anda harus giat berolahraga. Tetapi ini bukan berarti Anda harus ke gym setiap malam. Anda bisa mulai dengan olahraga yang sederhana dan mudah dilakukan, seperti jogging, berenang, atau berjalan santai. Lebih baik untuk melakukannya selama 30 menit per hari untuk menurunkan kadar trigliserida yang tinggi.

2. Memilih makanan yang sehat, sesuai dengan kebutuhan kalori

Telah disebutkan sebelumnya bahwa trigliserida berasal dari semua makanan berkalori yang Anda makan, entah itu makanan manis, lauk-pauk, atau makanan pokok. Intinya jika terlalu berlebihan di dalam tubuh, akan disimpan dalam bentuk trigliserida. Oleh karena itu lebih baik untuk makan sesuai dengan kebutuhan kalori Anda dan menghindari makanan-makanan yang dapat memicu naiknya trigliserida.

Berikut adalah tips memilih makanan untuk menurunkan jumlah trigliserida:

  • Menghindari makanan yang manis
  • Memilih sumber lemak yang baik, yang mengandung lemak tidak jenuh seperti lemak dari ikan, alpukat, susu rendah lemak, daging ayam tanpa kulit, serta daging tanpa gajih.
  • Hindari juga makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Berbagai makanan dan minuman kemasan mengandung lemak trans.
  • Makan banyak sayur dan buah-buahan yang mengandung banyak serat.

3. Melakukan pengobatan

Apabila jumlah trigliserida sangat tinggi, lebih dari 500 mg/dcl, biasanya dokter akan memberikan Anda obat-obatan yang membantu untuk mengontrol kadar trigliserida, karena saat ini terjadi olahraga saja tidak cukup mampu menurunkannya. Beberapa jenis obat yang diberikan pada orang yang mempunyai trigliserida sangat tinggi yaitu obat yang mengandung niasin atau vitamin B3 dan asam lemak omega-3 yang biasanya terdapat dalam suplemen minyak ikan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit