Penyebab Patah Tulang Selangka dan Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Patah tulang selangka merupakan suatu kondisi cedera umum yang sering terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak. Tulang selangka patah adalah luka yang umum terjadi pada anak kecil dan remaja. Pada anak-anak terjadi karena tulang selangka belum tentu sepenuhnya menjadi kuat dan keras sampai dewasa.

Apa itu tulang selangka?

Tulang selangka adalah tulang panjang tipis yang berada di antara dada dan bahu Anda, atau juga disebut klavikula. Tiap manusia normal memiliki dua tulang selangka, masing-masing terdapat satu tulang di tiap sisi dada Anda. Fungsi tulang selangka ini membantu untuk membuat bahu Anda sejajar.

Apa penyebab patah tulang selangka?

Kerangka tulang selangka yang patah atau retak sering terjadi akibat dari beberapa kondisi berikut:

  • Dipukul di dada bagian atas atau bahu
  • Jatuh dengan tangan terulur menahan dada dan bobot tubuh
  • Jatuh dan mendarat di bahu Anda
  • Kecelakaan mobil, sepeda motor, atau sepeda

Tanda dan gejala patah tulang selangka

Gejala tulang selangka yang patah ringan meliputi:

  • Terasa sakit kalau bernapas
  • Memiliki waktu sulit menggerakkan bahu atau lengan Anda, dan rasa sakit saat Anda menggerakkannya
  • Bahu terasa seperti  kendur
  • Suara retak atau berbunyi saat Anda mengangkat tangan
  • Memar, bengkak, atau menonjol di atas tulang selangka
  • Berkurangnya perasaan atau perasaan kesemutan di lengan atau jari
  • Area tulang selangka tampak miring, memisah atau bergeser

Bagaimana cara mengobati patah tulang selangka?

Sebetulnya ketika Anda mengalami patah tulang selangka, Anda wajib membatasi gerakan tubuh yang bisa memperparah sakit pada tulang selangka. Untuk tidak membuat banyak gerakan tulang selangka yang patah, Anda mungkin perlu memakai perban pada bagian lengan dan dada

Untuk masa penyembuhannya sendiri tergantung pada seberapa parah cedera yang Anda alami. Penyatuan tulang kira-kira memakan waktu 3 sampai 6 minggu untuk anak-anak, dan 6 sampai 12 minggu untuk orang dewasa. Namun, tulang selangka bayi yang retak pada saat persalinan biasanya bisa sembuh hanya dengan mengontrol rasa sakit dan diberikan penanganan secara hati-hati.

Berikut ini merupakan cara yang bisa dilakukan untuk mengobati patah tulang selangka:

1. Minum obat

Untuk mengurangi nyeri dan peradangan akibat tulang selangka yang cedera, dokter mungkin akan menyarankan Anda minum obat pereda nyeri yang tersedia di apotek. Jika Anda mengalami rasa sakit yang parah, Anda mungkin memerlukan resep obat yang mengandung dosis tinggi selama beberapa hari masa penyembuhan.

2. Terapi

Setelah Anda didiagnosis mengalami cedera tulang selangka, Anda bisa menggunakan terapi sebagai salah satu langkah pengobatan yang diambil. Dalam kebanyakan kasus, terapi penting dilakukan untuk melatih dan meminimalisir rasa kaku pada bahu. Anda juga akan dianjurkan menggunakan perban atau kain selempang untuk mencegah gerak bahu berlebihan.

Setelah selempang dilepas, dokter mungkin merekomendasikan latihan, tambahan atau terapi fisik lainnya untuk memulihkan kekuatan otot, gerak sendi dan fleksibilitas.

3. Operasi

Anda mungkin memerlukan tindakan operasi jika tulang selangka yang patah keluar menembus bagian kulit. Operasi patah tulang selangka ini biasanya menempatkan perangkat fiksasi seperti piring, sekrup atau batang untuk mempertahankan posisi tulang selangka yang tepat selama penyembuhan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit