Gangguan Elektrolit Bisa Berakibat Fatal, Ini 5 Cara Mencegahnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Elektrolit adalah mineral pada cairan tubuh yang diperlukan agar tubuh berfungsi normal. Ketidakseimbangan jumlah elektrolit dapat menimbulkan masalah kesehatan serius. Untungnya, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit.

Mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit

Elektrolit pada cairan tubuh terdiri atas natrium, klorida, kalium, magnesium, kalsium, fosfat, dan bikarbonat. Mineral-mineral ini berperan penting untuk menjaga keseimbangan di dalam dan luar sel tubuh sehingga fungsinya berjalan normal.

Kadar elektrolit dapat meningkat dan menurun seiring perubahan kondisi cairan tubuh. Ini merupakan kondisi yang wajar. Namun, ketidakseimbangan elektrolit yang parah dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti kejang, koma, hingga serangan jantung yang berakibat fatal.

Anda dapat mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit dengan menerapkan cara berikut:

1. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh

Kekurangan asupan cairan tubuh dapat mengakibatkan dehidrasi. Saat mengalami dehidrasi, jumlah elektrolit menjadi tidak seimbang karena beberapa mineral ikut terbawa oleh cairan yang hilang dari tubuh.

Maka dari itu, pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan setiap hari. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda:

  • Minum segelas air setiap selesai makan, baik makanan utama maupun camilan.
  • Minum sebelum Anda merasa haus.
  • Mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan air seperti sup, kaldu, buah semangka, stroberi, jeruk, selada, dan tomat.
  • Membawa botol minum saat bepergian.
  • Mengonsumsi jus tanpa gula atau infused water.
  • Selalu memilih air putih saat makan di luar rumah.

2. Tidak minum air putih secara berlebihan

Asupan cairan memang penting untuk mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Akan tetapi, minum air putih secara berlebihan justru akan melarutkan beberapa elektrolit sehingga jumlahnya menjadi tidak seimbang.

Salah satu bahaya yang timbul dari terlalu banyak minum air adalah hiponatremia, atau rendahnya kadar natrium dalam darah. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah rendah, kebingungan, sakit kepala, mual dan muntah, hingga kejang.

kebutuhan minum air putih untuk perokok

Untuk mencegahnya, hindari minum air sebanyak 800-1.000 mL dalam waktu 1-3 jam. Tubuh Anda membutuhkan sekitar 2 liter air dalam sehari, tapi pastikan Anda membaginya dengan rata ke dalam beberapa waktu.

3. Mengonsumsi minuman mengandung elektrolit setelah berolahraga

Tubuh kehilangan banyak cairan selama berolahraga. Kondisi ini membuat Anda lebih rentan mengalami gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Untuk mencegahnya, Anda dapat mengonsumsi sports drink yang telah dilengkapi dengan beragam mineral.

Namun, perhatikan jenis dan jumlah sports drink yang Anda minum. Beberapa jenis sports drink mengandung pemanis buatan untuk meningkatkan rasanya. Sedapat mungkin, pilihlah sports drink dengan kandungan gula paling rendah.

Selain sports drink, elektrolit juga tersedia dalam minuman alami seperti air kelapa atau infused water. Anda bisa membuatnya sendiri dengan mencampurkan bahan-bahan berikut:

  • Seperempat sendok teh garam
  • 60 mL perasan lemon
  • 60 mL perasan jeruk nipis
  • 360 mL air kelapa
  • 480 mL air

4. Mengonsumsi sumber mineral

Selain kebutuhan cairan, memenuhi kecukupan mineral juga sama pentingnya untuk mencegah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Anda dapat memperoleh beragam mineral elektrolit dari sumber berikut:

  • Natrium: roti, kue kering, keju, dan garam
  • Klorida: garam
  • Kalium: pisang, alpukat, dan ubi
  • Magnesium: biji-bijian dan kacang-kacangan
  • Kalsium: sayuran berdaun hijau serta susu dan berbagai produknya

Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit bisa menjadi kondisi yang membahayakan jiwa. Itu sebabnya sangat penting bagi Anda mempertahankan keseimbangan elektrolit dalam cairan tubuh melalui makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

Pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan dan mineral, tapi ingatlah untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Agar tubuh bisa berfungsi secara normal, kuncinya terdapat pada asupan makanan dan air yang seimbang.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca