8 Manfaat Makan Cabe Bagi Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 08/05/2020
Bagikan sekarang

Apakah Anda penyuka makanan pedas? Berapa banyak cabe yang bisa Anda makan setiap hari? Pernahkah Anda bertanya, sebenarnya cabe memiliki manfaat atau tidak? Sebab, cabe alias cabe juga merupakan salah satu jenis sayur-sayuran. Ya, ternyata dibalik penampilannya yang kecil dan rasa pedasnya yang membuat Anda ketagihan sekaligus meringis, cabe memiliki banyak manfaat. Jadi, Anda tetap bisa makan makanan yang berbumbu cabe sambil menikmati manfaatnya.

Cabe masih satu famili dengan paprika dan tomat. Kebanyakan spesies ini dikenal dengan nama ilmiah Capsicum annuum. Ada beberapa jenis cabe yang biasa kita temui, yaitu cabe rawit dan jalapenos (cabe hijau dan merah). Lalu, apa saja yang akan kita dapatkan dari cabe?

Kandungan vitamin dalam cabe

Walapun bentuknya tidak besar, seperti kata pepatah ‘kecil-kecil cabe rawit’, ternyata cabe memiliki berbagai macam vitamin dan mineral, seperti:

  • Kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang baik untuk menguatkan imun tubuh.
  • Vitamin B6 yang terdapat pada cabe memiliki peran penting dalam metabolisme tubuh.
  • Vitamin K6 berpengaruh pada pembekuan darah dan kesehatan tulang dan ginjal.
  • Potassium dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Copper merupakan elemen sisa antioksidan yang memiliki fungsi untuk kesehatan neuron dan tulang yang kuat.
  • Beta karoten ditemukan pada cabe merah, dan ketika masuk ke dalam tubuh, beta karoten diubah menjadi vitamin A
  • Cabe sangat tinggi akan caratenoids antioksidan, sehingga sangat berguna untuk berbagai macam kesehatan tubuh.
  • Capsanthin adalah jenis caratenoids paling utama di cabe merah bahkan ditemukan kebih dari 50 persen total caratenoids yang bermanfaat untuk melawan kanker.
  • Violaxanthin adalah caratenoids antioksidan paling umum yang terdapat pada cabe kuning (di Indonesia jarang ditemui cabe kuning.
  • Lutein yang terdapat pada cabe hijau dapat mempengaruhi kesehatan mata. Usahakan untuk mengonsumsi cabe hijau yang belum matang, karena lutein yang ditemukan berlimpah, semakin ia matang maka tingkat kematangannya pun menurun.
  • Capsaicin befungsi untuk memberikan rasa panas, diduga memberikan berbagai efek kesehatan untuk tubuh, pun dapat menangani berbagai penyakt seperti gangguan serabut saraf, rasa sakit akibat radang sendi, psoriasis, dan neuropati diabetes.
  • Synaptic aid adalah antioksidan, selain itu juga sebagai antikanker.
  • Ferulic acid merupakan antioksidan yang berfungsi untuk mencegah penyakit kronis.

Berbagai manfaat cabe untuk kesehatan

Setelah melihat kandungannya yang begitu banyak, kini Anda harus mengetahui manfaat dari cabe:

1. Penghilang rasa sakit

Pelepasan endorfin yang dirangsang oleh cabe dapat berperan sebagai penghilang rasa sakit alami. Selain itu, endorfin juga dapat membuat seseorang menjadi ketergantungan. Berikut ini rasa sakit yang mampu diredakan oleh cabe adalah herpes zoster, bursitis, neuropati diabetes dan kejang otot pada bahu, serta penyakit rematik. Capsaicin pada cabe bekerja sama dengan reseptor rasa sakit, adanya sensasi rasa panas mampu membuat ujung saraf berhenti mengirim sinyal sensasi rasa sakit.

2. Penurun berat badan

Capsaicin dipercaya mampu mengurangi asupan kalori. Penelitian menunjukkan 10 gram cabe merah mampu meningkatkan pembakaran lemak pada perempuan dan laki-laki. Memang tidak semua penelitian menemukan cara ini efektif, bahkan ada yang menemukan bahwa cara ini tidak bekerja sama sekali.

3. Detoksifikasi

Cabe bisa membantu detoksifikasi gastrointestinal dalam mencerna makanan, dan membuang zat-zat yang tidak terpakai oleh tubuh. Selain itu juga mampu meningkatkan pasokan nutrisi ke dalam jaringan tubuh.

4. Kesehatan kardiovaskular

Cabe rawit mampu mengurangi kolestrol dalam darah dan level trigliserida. Penelitian yang dikutip oleh WHFood (The World’s Healthiest Foods) menunjukkan bahwa 27 partisipan yang terdiri dari 14 perempuan dan 13 laki-laki), memakan potongan cabe selama 4 minggu, dibagi menjadi dua grup, grup yang satu diet dengan mengkonsumsi cabe, yang satu lagi tidak melibatkan cabe. Hasilnya terbukti grup yang memakan cabe, level kolestrol dan trigliseridanya lebih rendah baik pada laki-laki maupun pada perempuan.

5. Mencegah bisul pada lambung

Orang-orang berasumsi bahwa memakan cabe dapat menimbulkan bisul pada lambung, namun ternyata cabe membantu membunuh bakteri yang kemungkinan tertelan oleh Anda dan memberikan stimulasi sel-sel yang melapisi lambung untuk mengeluarkan zat-zat yang melindungi lambung.

6. Mencegah penyakit jantung

Kandungan vitamin B6 dan asam folat yang terdapat pada cabe, serta potassium dan beta karoten, Anda dapat terhindar dari serangan jantung. Vitamin B juga dapat dapat mengurangi level homocysteine; tingginya level homocysteine dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

7. Mencegah risiko kanker usus besar

Vitamin C sangat berpenagruh dalam peningkatan imun tubuh. Cartonoid lycopene, beta karoten dan asam folat pada cabe merah mampu mengurangi risiko kanker usus besar. Asam folat sangat berguna untuk metabolisme tubuh yang sehat.

8. Melancarkan pernapasan

Cabe dapat membantu melebarkan saluran napas di paru-paru, sehingga dapat mengurangi asma. Vitamin A pada cabe dapat mengurangi radang paru-paru akibat merokok, sebab asap rokok mengandung benzopyrene yang menghancurkan vitamin A dalam tubuh.

BACA JUGA:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020

Menyiasati Jadwal Minum Obat saat Puasa Ramadan

Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Keharusan minum obat secara rutin bisa disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hari Raya, Ramadan 19/04/2020

Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Mengatasinya?

Umumnya orang berpikir kelebihan lendir adalah penyebab utama hidung tersumbat. Sebenarnya saat hidung tersumbat terjadi pembengkakan di lapisan hidung.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Tips Sehat 15/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

sakit perut setelah buka puasa

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020
maag saat puasa obat Omeprazole

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
donor darah saat puasa

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020