Pssst, Ternyata Makan Pedas Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Beruntunglah bagi Anda yang menyukai makan pedas, sebab diet Anda berpeluang lebih besar untuk berhasil. Ternyata, makanan pedas dapat membantu program Anda dalam menurunkan berat badan. Apa sebabnya?  Dan apakah aman untuk makan makanan pedas terus-menerus?

Makan pedas bikin kita lebih cepat kenyang

Ketika Anda merasakan rasa pedas pada makanan Anda, saat itu juga sebenarnya lidah Anda sedang merasa kesakitan dan kepanasan. Ya, rasa pedas pada dasarnya berasal dari rangsangan sakit dan panas yang diakibatkan oleh zat capsaicin yang ada di dalam cabai.

Saat makan pedas, zat capsaicin mengenai saraf-saraf lidah Anda dan kemudian saraf tersebut mengirimkan sinyal ke otak  sinyal tersebut adalah sinyal rasa sakit yang selanjutnya dianggap dengan rasa pedas.

Makan pedas ternyata dapat membuat diet Anda lebih cepat berhasil. Mengapa? Sebab dalam berbagai penelitian disebutkan bahwa orang yang makan pedas cenderung lebih cepat kenyang. Salah satunya yaitu penelitian yang diterbitkan dalam Clinical Nutrition dan melibatkan sebanyak 27 peserta. Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa kelompok orang yang makan makanan pedas lebih 4 Trik Meracik Salad Sayur Jadi Lebih Bergizi dan Mengenyangkan.

Sedangkan penelitian lainnya, yang baru-baru ini dilakukan juga menyatakan hal yang sama yaitu, orang yang makan makanan pedas lebih merasa cepat puas dan kenyang ketimbang dengan orang yang tidak mengonsumsi makanan pedas. Bahkan pada penelitian tersebut disebutkan juga, kelompok orang yang gemar dengan rasa pedas, cenderung lebih sedikit dalam mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan gula.

Cara lain makan pedas dapat membantu kesuksesan diet Anda

Walaupun masih belum dipastikan apa yang menyebabkan Anda lebih kenyang jika makan makanan pedas, namun ada beberapa hal yang dipercaya sebagai alasan mengapa makanan pedas baik untuk Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan, yaitu:

  • Makanan pedas membakar kalori lebih banyak. Ketika Anda makan pedas, capsaicin yang ada di dalamnya ternyata membantu tubuh untuk membakar kalori lebih banyak dan mengganggu sinyal yang diberikan sel saraf perut ke otak. Dengan begitu, Anda menjadi lebih cepat kenyang, puas dengan makanan yang telah dimakan, serta nafsu makan menurun.
  • Jumlah hormon berubah. Yang membuat Anda cepat kenyang dan nafsu makan menurun saat makan pedas adalah capsaicin yang mampu memengaruhi jumlah hormon yang mengatur rasa kenyang serta nafsu makan di dalam tubuh. Kondisi ini membuat Anda merasa lebih cepat kenyang.
  • Metabolisme meningkat. Meskipun tidak terlalu berhubungan, metabolisme yang meningkat secara tidak langsung dapat memengaruhi nafsu makan Anda. Sementara, makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme lebih cepat dan hal ini juga dapat menyebabkan diet Anda lebih cepat berhasil.

Makan pedas memang efektif untuk diet, tapi awas jangan terlalu banyak

Tapi, bukan berarti Anda bisa makan pedas terus menerus. Tentunya segala hal yang berlebihan akan tidak baik. Makan makanan yang memiliki rasa pedas yang terlalu sering berisiko membuat usus Anda luka, diare, dan berbagai gangguan pencernaan lain.

Tak hanya itu, makan makanan pedas yang terlalu banyak juga dapat menurunkan jumlah bakteri di usus. Usus penuh dengan bakteri baik yang berfungsi untuk membantu pencernaan makanan. Jika Anda terlalu banyak makan makanan pedas, maka Anda akan menurunkan kemampuan pencernaan tubuh Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Minyak Kutus Kutus Baik untuk Kesehatan? Cek Faktanya di Sini!

Salah satu minyak herbal yang sedang populer adalah minyak kutus kutus. Namun sebelum beli, yuk cek klaim manfaat minyak kutus-kutus di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Sebagai organ vital manusia, hati (liver) berperan penting dalam menjaga kesehatan. Cari tahu fakta tentang hati manusia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat kuat alami

11 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
menelan sperma

Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit