Manfaat Protein, Nutrisi Penting yang Dibutuhkan oleh Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/10/2018 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Protein adalah salah satu zat gizi yang dibutuhkan untuk metabolisme dan kesehatan tubuh. Nutrisi yang satu ini dapat diperoleh dari makanan, baik dari sumber hewani ataupun nabati (berasal dari tumbuh-tumbuhan). Bila kekurangan nutrisi ini, tubuh jadi mudah sakit. Memangnya, apa fungsi zat ini? Dan dari makanan apa saja nutrisi yang satu ini bisa didapatkan?

Apa fungsi protein?

Nutrisi ini berfungsi untuk membangun sel serta jaringan dalam tubuh. Selain itu, zat gizi ini berperan untuk meningkatkan sistem imun, memperbaiki sel yang rusak, serta terdapat di berbagai bagian tubuh, seperti kulit, tulang, otot, dan rambut.

Zat gizi ini juga bertanggung jawab untuk menghasilkan enzim serta hormon yang dipakai untuk menjaga fungsi tubuh agar tetap sehat dan tidak mudah sakit.

Bila nutrisi ini masuk ke dalam tubuh, nantinya akan dicerna dan dipecah menjadi asam amino. Sebenarnya, asam amino bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh tanpa perlu adanya makanan yang masuk. Asam amino yang diproduksi oleh tubuh dinamakan asam amino non-esensial. Lantas, mengapa manusia tetap harus makan makanan yang mengandung protein?

Meski bisa menghasilkan asam amino sendiri, tubuh juga membutuhkan jenis asam amino lain yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Asam amino ini disebut dengan asam amino esensial. Dari mana asam amino esensial didapatkan? Dari konsumsi makanan yang mengandung protein hewani dan nabati.

Dari mana zat gizi ini bisa didapatkan?

Sumber makanan hewani

Asam amino yang ada di dalam protein hewani merupakan asam amino esensial yang lengkap, dan strukturnya hampir mirip dengan asam amino yang ada di tubuh. Sementara itu, makanan yang mengandung protein nabati tidak memiliki asam amino esensial yang selengkap seperti asam amino dari protein hewani. Itu sebabnya, nilai penyerapan asam amino yang lebih baik adalah yang berasal dari sumber makanan hewani. Apa saja makanan dari sumber hewani yang baik Anda makan?

Protein Nabati dan Protein Hewani, Manakah yang Lebih Baik?

1. Telur  ayam

Telur adalah salah satu sumber makanan hewani yang mengandung vitamin, mineral, lemak sehat, antioksidan. Satu telur ayam mengandung 6 gram protein dan 78 kalori.

2. Daging ayam dan sapi tanpa lemak

Dada ayam sangat mudah untuk dimasak, dengan catatan Anda mampu memasaknya dengan benar. Kadar protein yang terkandung dalam 1 dada ayam tanpa kulit sebanyak 53 gram dan daging sapi 22.

3. Keju cottage

Keju cottage merupakan jenis keju yang terbuat dari susu sapi serta cenderung sangat rendah lemak dan kalori. Keju ini mengandung kalsium, fosfor, selenium, vitamin B12, vitamin B2 dan berbagai nutrisi lainnya. Secangkir keju cottage dengan 2% lemak menganduk 27 gram protein dan 194 kalori.

4  Yogurt dan susu

Yogurt dan susu merupakan makanan yang rasanya lezat, memiliki tekstur lembut, dan kaya nutrisi. Yogurt seberat 170 gram mengandung 17 gram protein dan 100 kalori. Sedangkan secangkir susu dengan lemak 1 persen mengandung 8 gram protein.

5. Ikan tuna

Ikan tuna memiliki lemak dan kalori yang rendah sehingga bagus dikonsumsi. Seperti ikan lainnya, tuna mengandung nutrisi yang kaya akan lemak omega-3. Dalam 1 ons ikan tuna mengandung 30 gram protein dan 157 kalori.

Sumber makanan nabati

Tidak kalah dari sumber makanan yang didapat dari hewan, sumber protein dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang kedelai, kacang merah, dan berbagai kacang-kacangan lainnya juga dianggap mampu untuk menurunkan risiko terkena penyakit diabetes melitus tipe 2, menjaga berat badan, dan menurunkan risiko penyakit jantung. Bisa didapat darimana saja zat gizi ini?

1. Kacang almond

Almond merupakan salah satu jenis kacang yang paling populer karena mengandung nutrisi penting termasuk serat, vitamin E, mangan dan magnesium. Kadar protein yang ada pada kacang almond sebanyak 6 gram per 1 ons.

2. Gandum

Gandum juga termasuk makanan paling sehat karena banyak mengandung serat baik, magnesium, mangan, vitamin B1 dan beberapa nutrisi lainnya. Kadar protein yang terkandung dalam gandum mentah adalah 13 gram dan 303 kalori.

3. Lentil

Lentil adalah salah satu sumber makanan bergizi yang setiap cangkirnya mengandung 18 gram protein, memberi asupan 230 kalori. Selain itu, lentil merupakan sumber yang baik dari serat dan mineral seperti zat besi, fosfor, thiamin, dan folat.

4. Brokoli

Brokoli merupakan sayuran yang mengandung 2,8 gram protein di setiap cangkirnya. Selain itu, brokoli kaya akan vitamin C dan K yang bisa mengurangi risiko kanker.

Apa yang terjadi bila tubuh kekurangan protein?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, zat makronutrien ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Bila tubuh kekurangan zat ini, alhasil jadi mudah sakit. Berikut adalah beberapa hal yang dapat terjadi:

sakit kepala di siang hari

1. Rambut, kulit, dan kuku mudah rapuh

Zat gizi ini berperan dalam menjaga kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Itu sebabnya, kekurangan zat gizi ini dapat menyebabkan masalah kulit kering, kuku kusam dan mudah patah, perubahan tekstur rambut, hingga rambut yang lebih gampang rontok.

2. Gampang sakit

Sel darah putih bertanggung jawab sebagai pasukan pelindung imun tubuh. Ketika tubuh kekurangan protein, produksi sel darah putih juga akan mengalami penurunan. Akibatnya tubuh akan lebih rentan sakit akibat infeksi kuman dan virus pembawa penyakit.

3. Lebih mudah lapar

Ketika asupan protein tidak mencukupi, Anda jadi lebih mudah merasa lapar. Lapar merupakan insting alami tubuh untuk mengingatkan Anda agar memenuhi asupan gizi. Gampang lapar pada akhirnya sering tidak disadari dapat memicu kegemukan.

4. Terjadi edema

Edema adalah penumpukan cairan di jaringan dan rongga tubuh sehingga terjadi pembengkakan. Hal ini terjadi karena protein yang seharusnya membantu mengatur dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh tidak tersedia. Pembengkakan ini sering terjadi di perut, tangan, pergelangan kaki, dan kaki.

5. Mudah sakit dan lama sembuh dari luka

Dilansir dari Women’s Health, Dr. Blantner menyatakan bahwa protein dibutuhkan untuk membangun semua senyawa dalam sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, bila jumlah nutirisi ini tidak tercukupi, maka tubuh menjadi menjadi lemah untuk melawan zat asing dan rentan dengan virus atau bakteri. Contohnya adalah mudah terserang flu.

Kurangnya zat ini juga akan menurunkan jumlah sel darah putih baru. Saat terjadi luka, tubuh membutuhkan nutrisi ini untuk menyembuhkan dan membangun kembali sel yang rusak, jaringan, dan kulit baru. Kurangnya zat ini akan membuat luka lebih lama untuk sembuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit