5 Cara Menghilangkan Bekas Luka yang Membandel

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bekas luka, baik bekas cacar, bekas jerawat, lecet atau luka karena terjatuh atau teriris benda tajam, baik di badan maupun di wajah, bisa sangat memengaruhi kepercayaan diri seseorang. Jika Anda pernah terjatuh dan punya bekas luka yang tak kunjung hilang, Anda pasti ingin mencari cara menghilangkan bekas luka. Artikel ini akan beri tahu Anda bagaimana caranya.

Menghilangkan bekas luka menggunakan vitamin E

Untuk mendapatkan tubuh yang mulus, seseorang dapat melakukan beragam cara untuk menghilangkan bekas luka. Baik dengan menggunakan krim yang dipercaya dapat menghilangkan bekas luka, menggunakan bahan-bahan alami, hingga melalui prosedur medis.

Salah satu yang dipercaya dapat menghilangkan bekas luka adalah vitamin E. Vitamin E juga dikenal baik untuk kulit. Tapi, benarkah ampuh? Sebuah studi menunjukkan bahwa menggunakan vitamin E sebelum dan sesudah operasi dapat mempercepat proses penyembuhan dan mencegah munculnya keloid.

Anda bisa menggunakan krim, salep, atau suplemen yang mengandung vitamin E. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung cukup vitamin E seperti biji-bijian, kacang, dan sayuran hijau. Meski begitu, penggunaan vitamin E sebagai sarana menghilangkan bekas luka masih memerlukan lebih banyak penelitian.

Cara menghilangkan bekas luka membandel dengan cara medis

Cara menghilangkan bekas luka bisa berbeda-beda, hal ini disesuaikan dengan jenis luka dan lokasinya. Jika Anda sudah menggunakan krim, salep, atau suplemen yang mengandung vitamin E, namun bekas luka tidak kunjung hilang, Anda bisa menggunakan beberapa cara di bawah ini.

1. Dermabrasi

Jika bekas luka yang Anda miliki berbentuk seperti menggumpal atau lebih tinggi dari kulit sekitarnya, Anda dapat menggunakan cara ini. Dermabrasi dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang akan mengikis bagian permukaan kulit bekas luka. Hasilnya lapisan kulit yang baru akan terlihat lebih halus.

2. Mikrodermabrasi

Proses ini biasanya dilakukan kepada bagian luka yang lebih kecil atau dangkal, seperti luka bekas jerawat yang ringan, garis halus, bintik penuaan, dan kekusaman. Baik dermabrasi dan mikrodermabrasi dapat dilakukan di dokter kecantikan atau dermatologis.

3. Suntikan steroid

Bagi Anda yang memiliki luka hypertrophic atau luka keloid juga dapat diatasi dengan menggunakan cara yang satu ini. Suntikan steroid dapat membantu dalam melunakkan tampilan bekas luka jenis tersebut. Steroid akan disuntikan ke dalam bekas luka berulang kali dalam jangka waktu cukup panjang guna meratakan bekas luka tersebut.

4. Laser resurfacing

Perawatan ini memiliki prosedur yang hampir sama dengan dermabrasi, dan tidak seperti perawatan laser sebelumnya yang membutuhkan waktu pemulihan lebih lama. Penggunaan laser jenis terbaru dalam perawatan ini dapat memberikan hasil yang lebih halus karena bekerja pada jaringan kolagen dalam dermis tanpa menghilangkan lapisan atas kulit.

5. Balut tekan bersilikon

Jika Anda mengalami luka bekas cangkok kulit atau luka bakar besar, Anda dapat menggunakan balut ini. Dengan menggunakan balut ini, bekas luka akan lebih merata dan lembut. Balut ini terbuat dari bahan yang elastis dan dapat dikombinasikan dengan lembar gel silikon. Balut tekan bisa dikenakan di atas bekas luka selama 24 jam sehari, selama 6–12 bulan.

Yang perlu diingat

Selain beberapa cara menghilangkan bekas luka di atas, Anda juga bisa menghilangkan luka dengan cara operasi. Namun, cara ini cenderung akan menimbulkan luka baru dan yang perlu diingat, semua metode diatas tidak dapat secara instan menghilangkan bekas luka. Butuh beberapa kali perawatan hingga didapatkan hasil yang maksimal.  Metode medis apa pun yang Anda pilih untuk menghilangkan bekas luka, pastikan Anda melakukan konsultasi mendalam dengan dokter sebelumnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menghilangkan Bekas Luka Gores dengan Cepat

Saat tergores atau terbentur, luka akan sembuh sendiri. Namun jika tidak ingin berbekas, segera lakukan perawatan bekas luka gores dengan benar.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/01/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Perawatan Kulit yang Ampuh Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Timbul bopeng bekas jerawat di wajah memang mengganggu penampilan. Tapi tenang, berikut cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Jerawat, Health Centers 12/11/2019 . Waktu baca 5 menit

4 Daftar Vitamin yang Membantu Menjaga Kesehatan Sistem Pernapasan

Menjaga sistem pernapasan tetap sehat bisa Anda lakukan dengan mencukupi asupan vitamin. Apa saja vitamin yang sehat untuk pernapasan? Beriku jawabannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 01/11/2019 . Waktu baca 4 menit

5 Jenis Perawatan Anti Aging yang Disarankan untuk Pria

Perawatan kulit biasanya identik dengan kaum hawa. Padahal, pria juga memerlukan perawatan anti aging untuk menunda penuaan dini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Pria, Hidup Sehat 13/10/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cedera olahraga

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 11/06/2020 . Waktu baca 8 menit
tanda luka terinfeksi

Hati-hati, Kenali Tanda Luka Anda Telah Terinfeksi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19/04/2020 . Waktu baca 4 menit
penanganan luka sesuai jenis

Jenis-jenis Luka dan Penanganan Pertama yang Sesuai

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19/04/2020 . Waktu baca 5 menit
vitamin untuk anak balita

Kebutuhan Vitamin untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020 . Waktu baca 8 menit