5 Cara Menghilangkan Bekas Luka yang Membandel

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bekas luka, baik bekas cacar, bekas jerawat, lecet atau luka karena terjatuh atau teriris benda tajam, baik di badan maupun di wajah, bisa sangat memengaruhi kepercayaan diri seseorang. Jika Anda pernah terjatuh dan punya bekas luka yang tak kunjung hilang, Anda pasti ingin mencari cara menghilangkan bekas luka. Artikel ini akan beri tahu Anda bagaimana caranya.

Menghilangkan bekas luka menggunakan vitamin E

Untuk mendapatkan tubuh yang mulus, seseorang dapat melakukan beragam cara untuk menghilangkan bekas luka. Baik dengan menggunakan krim yang dipercaya dapat menghilangkan bekas luka, menggunakan bahan-bahan alami, hingga melalui prosedur medis.

Salah satu yang dipercaya dapat menghilangkan bekas luka adalah vitamin E. Vitamin E juga dikenal baik untuk kulit. Tapi, benarkah ampuh? Sebuah studi menunjukkan bahwa menggunakan vitamin E sebelum dan sesudah operasi dapat mempercepat proses penyembuhan dan mencegah munculnya keloid.

Anda bisa menggunakan krim, salep, atau suplemen yang mengandung vitamin E. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung cukup vitamin E seperti biji-bijian, kacang, dan sayuran hijau. Meski begitu, penggunaan vitamin E sebagai sarana menghilangkan bekas luka masih memerlukan lebih banyak penelitian.

Cara menghilangkan bekas luka membandel dengan cara medis

Cara menghilangkan bekas luka bisa berbeda-beda, hal ini disesuaikan dengan jenis luka dan lokasinya. Jika Anda sudah menggunakan krim, salep, atau suplemen yang mengandung vitamin E, namun bekas luka tidak kunjung hilang, Anda bisa menggunakan beberapa cara di bawah ini.

1. Dermabrasi

Jika bekas luka yang Anda miliki berbentuk seperti menggumpal atau lebih tinggi dari kulit sekitarnya, Anda dapat menggunakan cara ini. Dermabrasi dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang akan mengikis bagian permukaan kulit bekas luka. Hasilnya lapisan kulit yang baru akan terlihat lebih halus.

2. Mikrodermabrasi

Proses ini biasanya dilakukan kepada bagian luka yang lebih kecil atau dangkal, seperti luka bekas jerawat yang ringan, garis halus, bintik penuaan, dan kekusaman. Baik dermabrasi dan mikrodermabrasi dapat dilakukan di dokter kecantikan atau dermatologis.

3. Suntikan steroid

Bagi Anda yang memiliki luka hypertrophic atau luka keloid juga dapat diatasi dengan menggunakan cara yang satu ini. Suntikan steroid dapat membantu dalam melunakkan tampilan bekas luka jenis tersebut. Steroid akan disuntikan ke dalam bekas luka berulang kali dalam jangka waktu cukup panjang guna meratakan bekas luka tersebut.

4. Laser resurfacing

Perawatan ini memiliki prosedur yang hampir sama dengan dermabrasi, dan tidak seperti perawatan laser sebelumnya yang membutuhkan waktu pemulihan lebih lama. Penggunaan laser jenis terbaru dalam perawatan ini dapat memberikan hasil yang lebih halus karena bekerja pada jaringan kolagen dalam dermis tanpa menghilangkan lapisan atas kulit.

5. Balut tekan bersilikon

Jika Anda mengalami luka bekas cangkok kulit atau luka bakar besar, Anda dapat menggunakan balut ini. Dengan menggunakan balut ini, bekas luka akan lebih merata dan lembut. Balut ini terbuat dari bahan yang elastis dan dapat dikombinasikan dengan lembar gel silikon. Balut tekan bisa dikenakan di atas bekas luka selama 24 jam sehari, selama 6–12 bulan.

Yang perlu diingat

Selain beberapa cara menghilangkan bekas luka di atas, Anda juga bisa menghilangkan luka dengan cara operasi. Namun, cara ini cenderung akan menimbulkan luka baru dan yang perlu diingat, semua metode diatas tidak dapat secara instan menghilangkan bekas luka. Butuh beberapa kali perawatan hingga didapatkan hasil yang maksimal.  Metode medis apa pun yang Anda pilih untuk menghilangkan bekas luka, pastikan Anda melakukan konsultasi mendalam dengan dokter sebelumnya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca