5 Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Skoliosis Pada Orang Dewasa

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017
Bagikan sekarang

Skoliosis adalah kelainan di mana seseorang memiliki lekukan tulang belakang yang tidak normal. Hal ini dapat menyebabkan sakit punggung pada orang dewasa sehingga kadang dibutuhkan obat nyeri. Tergantung pada tingkat keparahan lekukan tulang, ada beberapa hal yang sering digunakan sebagai cara mengatasi skoliosis.

Kebanyakan kasus skoliosis bisa diatasi dengan obat-obatan dan cara alami, namun kondisi yang sudah parah biasanya memerlukan operasi.

Pengobatan skoliosis yang bisa dilakukan

1. Obat-obatan

Jika skoliosis menyebabkan rasa nyeri di punggung, Anda bisa meggunakan obat nyeri baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter. Jenis obat yang bisa Anda gunakan adalah obat anti-peradangan seperti ibuprofen atau acetaminophen.

Jika rasa sakit Anda parah dan mungkin ada hubungannya dengan arthritis maupun saraf kejepit, dokter mungkin memberi Anda suntikan steroid secara epidural atau suntikan blok facet yang dapat mengurangi peradangan di punggung dan menghilangkan rasa sakit untuk sementara.

2. Terapi

Beberapa terapi dapat digunakan untuk mengatasi nyeri punggung akibat skoliosis, dan mencegah tulang punggung berbelok lebih jauh. Terapi juga bisa membantu menguatkan tulang belakang dan menjaganya tetap lentur.

Beberapa jenis terapi yang umum digunakan:

  • Terapi fisik: olahraga teratur bisa menguatkan otot, melemaskan jaringan, dan meningkatkan kelenturan. Terapi fisik ini termasuk beberapa gerakan peregangan (stretching) dan latihan kekuatan (strengthening).
  • Terapi air: terapi ini bisa membantu Anda berolahraga dengan lebih nyaman tanpa rasa sakit, sekaligus mengurangi tekanan pada sendi.

3. Menjaga berat badan

Jika Anda kelebihan berat badan, ini dapat memberi tekanan ekstra pada sendi dan tulang belakang Anda. Jadi, penderita skoliosis harus berhati-hati dan selalu menjaga berat badan agar tidak berlebih.

4. Korset penyangga

Penyangga kawat atau brace berbentuk korset bisa dipakai di tubuh Anda untuk mengatasi skoliosis. Pada penderita skoliosis anak-anak dan remaja, korset penyangga ini bisa mencegah lekukan tulang punggung menjadi lebih parah. Namun, pada orang dewasa, tujuan memakai brace adalah mengurangi tekanan pada sendi dan meringankan rasa nyeri di punggung bawah.

5. Operasi

Jika cara-cara di atas tidak berhasil mengatasi masalah akibat skoliosis, atau jika kondisi skoliosis Anda cukup parah, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani skoliosis. Kebanyakan penderita skoliosis tidak butuh operasi, kecuali jika rasa sakitnya sangat mengganggu atau postur tubuh akibat skoliosis membuat Anda kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-haru.

Jika Anda memutuskan untuk operasi, hasilnya bisa mengubah hidup Anda. Terkadang, operasi skoliosis membutuhkan waktu lama (lebih dari 8 jam) sehingga dipisahkan menjadi dua operasi kecil.

Ada 6 jenis operasi skoliosis yang bisa dilakukan:

  • Mikrodekompresi (untuk skoliosis idiopatik) dan dekompresi (untuk skoliosis degeneratif): ini bertujuan mengangkat tekanan para saraf untuk menghilangkan rasa sakit secara permanen. Risikonya, lekukan tulang belakang Anda bisa malah bertambah parah.
  • Stabilisasi: operasi ini menggunakan alat yang dipasang untuk menstabilkan tulang belakang, sehingga lama-lama bisa kembali ke posisi yang benar.
  • Fusion: teknik ini menggunakan tulang pasien atau bisa juga tulang buatan, untuk memperbaiki tulang belakang supaya tetap berada dalam posisi lurus.
  • Osteotomi: dokter akan memotong dan meluruskan tulang belakang Anda.
  • Kolom vertebral: teknik ini digunakan jika osteotomi tidak bisa dilakukan untuk memperbaiki skoliosis.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

2 Posisi yang Dianjurkan Agar Tetap Tidur Nyenyak Meski Punya Skoliosis

Posisi tidur yang salah bisa membuat punggung jadi sakit, apalagi bagi Anda yang mengidap skoliosis. Posisi tidur seperti apa yang bisa mengatasi skoliosis?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Tips Aman dan Beragam Pilihan Olahraga untuk Pasien Skoliosis

Olahraga bisa membantu pasien skoliosis. Namun, tidak semua olahraga bisa dilakukan. Ada beberapa pilihan olahraga yang aman bagi pasien skoliosis.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina

Flu Tulang Alias Chikungunya, Penyakit Apa Itu Sebenarnya?

Pernahkah Anda merasa sakit flu, tapi yang benar-benar sakit justru malah daerah tulang Anda? Mungkin Anda terkena penyakit flu tulang. Apa itu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Takut Suntik? Pompa Insulin Jadi Solusi untuk Penderita Diabetes

Orang dengan diabetes sangat dekat dengan penggunaan jarum suntik. Namun, bagaimana jika mereka fobia? Pompa insulin solusinya. Apa itu pompa insulin?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk osteoporosis

Pilihan Olahraga untuk Pengidap Osteoporosis yang Dianjurkan Ahli

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 14/01/2020
gejala osteoporosis dini

6 Gejala yang Menandakan Osteoporosis Dini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 25/11/2019
risiko operasi skoliosis

5 Risiko Menjalani Operasi Skoliosis yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17/10/2019
gejala kanker paru sutopo

Sutopo Meninggal Akibat Kanker Paru, Ini Daftar Gejala Awal Sampai Menyebar

Ditinjau secara medis oleh: Hello Sehat Medical Review Team
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2019