Otot Rahang Terasa Kaku? Ini 4 Penyebab dan Tips Mengatasinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pernahkah Anda merasakan ketegangan dan kekakuan di sekitar leher Anda? Ternyata, kondisi tersebut diakibatkan oleh rahang yang tegang karena berbagai hal. Lantaran penyebabnya banyak dan berbeda-beda, cara mengatasinya pun berbeda. Mari simak apa saja cara mengatasi rahang yang kaku berdasarkan faktor pemicunya. 

Cara mengatasi rahang yang kaku berdasarkan penyebabnya

Rahang yang kaku dan tegang tentu membuat Anda merasa tidak nyaman. Kondisi ini kadang menyebabkan rasa sakit dengan jenis yang berbeda-beda, seperti pegal, leher yang berdenyut, hingga nyeri yang datang saat mengunyah dan menguap. 

Untuk mengatasinya Anda tak bisa sembarangan, mengingat penyebabnya pun berbeda-beda. Berikut adalah beberapa penyebab dan cara mengatasi rahang kaku. 

1. Gangguan TMJ (sendi rahang)

Cara mengobati rahang sakit retrognathia

TMJ atau Temporomandibular joint merupakan sendi rahang yang berfungsi untuk membuka dan menutup mulut Anda. Sendi yang bekerja sama dengan otot ligamen ini bekerja agar mulut Anda bisa mengunyah, berbicara, dan menelan. 

Apabila terdapat gangguan TMJ, masalah tersebut akan menyebabkan rasa sakit. Rasa nyeri tersebut dapat terasa di telinga, rahang, dan wajah, sehingga ketika digerakkan Anda dapat merasakan sakit dan menghasilkan suara ‘klik’. 

Tips mengatasi gangguan TMJ:

Normalnya, gangguan ini bersifat sementara dan hanya membutuhkan perawatan di rumah. Akan tetapi, jika rahang yang kaku akibat TMJ ini sampai mengganggu aktivitas Anda, terdapat beberapa pengobatan untuk mengatasi kondisi tersebut. 

  • Obat penghilang rasa nyeri dan anti-peradangan, seperti ibuprofen. 
  • Obat antidepresan trisiklik yang termasuk dalam obat-obatan depresi. Walaupun demikian, dalam dosis yang rendah dan anjuran dokter, Anda bisa menggunakannya untuk mengontrol rasa sakit. 
  • Relaksan otot yang biasanya digunakan selama beberapa hari atau minggu agar rasa sakit yang disebabkan oleh TMJ dapat berkurang. 

2. Stres

Ternyata, mengalami stres juga dapat memengaruhi sendi dan otot sekitar rahang Anda. Hal tersebut dikarenakan ketika Anda stres, secara tidak sadar membuat rahang menjadi tegang. 

Tips mengatasi rahang kaku akibat stres:

manfaat meditasi untuk kesehatan yoga

Untuk mengatasi rahang kaku akibat stres, caranya tentu saja dengan melakukan hal-hal yang dapat mengurangi stres yang Anda miliki, seperti:

  • Meditasi yang membantu pikiran Anda jadi lebih tenang. 
  • Menulis apa yang dirasakan pun bisa menjadi cara untuk mengelola stres. 
  • Beristirahat dan bila perlu berlibur serta mengambil jatah cuti untuk sementara waktu.
  • Mulai rutin berolahraga dan mengubah pola makan menjadi lebih sehat
  • Membicarakan masalah yang membuat Anda stres kepada mereka yang mau mendengarkan Anda, seperti sahabat dan keluarga. 

Walaupun cara-cara di atas terlihat tidak begitu berhubungan dengan rahang kaku, mengelola stres ternyata bisa mengurangi ketegangan pada sendi dan otot sekitar leher. 

3. Bruxism (menggeretakkan gigi)

Bruxism atau gigi yang gemeretak merupakan salah satu kondisi yang dihasilkan ketika Anda stres. Selain itu, posisi gigi atas dan gigi bawah yang tidak normal pun dapat menyebabkan kondisi ini. 

Bruxism terjadi tanpa disadari, seperti saat tidur atau berjalan. Akibatnya, muncul beberapa gejala yang mengganggu sendi dan otot rahang Anda, seperti:

  • Rahang yang kaku dan tegang
  • Telinga, kepala, dan leher terasa sakit
  • Rahang terkunci dan sulit membuka atau menutup mulut dengan sempurna

Tips mengatasi rahang kaku akibat bruxism

Sumber: Sekhon Dentistry

Jika hal ini terjadi pada Anda karena sering menggemeretakkan gigi, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rahang kaku akibat bruxism, yaitu:

  • Menggunakan pelindung gigi yang dirancang untuk menjaga gigi dari kerusakan akibat teru-terusan menggemeretakkannya. Biasanya, pelindung ini dibuat dari akrilik keras atau lunak yang cocok dengan ukuran gigi atas dan bawah Anda. 
  • Mengurangi konsumsi permen karet karena membuat Anda terbiasa menggeretakkan gigi
  • Konsumsi obat relaksan otot untuk mengurangi ketegangan otot pada rahang Anda. 

4. Tetanus

Salah satu penyebab rahang kaku adalah tetanus. Tetanus merupakan kondisi ketika terdapat kerusakan sistem saraf akibat infeksi bakteri Clostridium tetani yang juga dapat menyebabkan kontraksi otot pada leher dan rahang. 

Tips mengatasi rahang kaku akibat tetanus:

alkohol untuk luka

Tetanus biasanya terjadi akibat tidak membersihkan luka dengan benar. Oleh karena itu, ketika kulit Anda terbuka akibat luka, segera bersihkan dengan benar.

Jika sudah terlambat, segera datangi rumah sakit terdekat dan konsultasikan masalah ini dengan dokter Anda. 

Ada beberapa cara yang mungkin dapat membantu Anda mengatasi rahang yang kaku akibat tetanus, seperti:

  • Mencuci luka dengan sabun dan air, bila perlu, gunakan antiseptik agar lebih bersih.
  • Konsultasikan dengan dokter 

Cara lain untuk mengatasi rahang kaku

bahagia senang senyum wanita sehat

1. Latihan membuka rahang

Agar rahang tak lagi kaku, Anda dapat mencoba latihan ini. Lakukanlah gerakan membuka dan menutup mulut sebagai pemanasan.

Setelahnya, letakkan jari-jari Anda pada bawah bagian depan. Cobalah untuk menarik rahang Anda dengan pelan sampai Anda merasa tidak nyaman. Tahan posisi tersebut selama 30 detik dan lepaskan pegangan jari-jari Anda. Lakukan gerakan ini sebanyak tiga kali. 

2. Latihan senyum

Ternyata, peregangan mulut dengan emmbentuk senyuman dapat mengurangi stres pada otot wajah, rahang atas dan bawah, serta leher. 

Anda bisa melakukan latihan ini dengan tersenyum sebisa mungkin yang tak menyebabkan rasa sakit atau nyeri di wajah. Secara bersamaan, buka rahang Anda selebar 5 cm, tarik napas melalui mulut Anda, dan buang sembari tersenyum. Lakukan gerakan ini sebanyak 10 kali. 

3. Makan makanan yang lembut

Pada saat otot rahang terasa tegang, mungkin Anda merasa lebih sulit untuk mengunyah. Oleh karena itu, untuk sementara waktu, biasakan mengonsumsi makanan yang lembut untuk mempermudah proses mengunyah di mulut, seperti:

  • Tahu
  • Yoghurt
  • Bubur
  • Jus dan smoothies

Sebenarnya, ada banyak cara untuk mengatasi rahang yang kaku. Akan tetapi, ketika Anda merasa kondisi ini memengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan, ada baiknya jika Anda berkonsultasi dulu ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 25, 2019 | Terakhir Diedit: September 19, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca