Sendi Rahang Sakit? Cari Tahu Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Nyeri sendi dapat terjadi pada bagian tubuh mana pun, termasuk rahang. Masalah ini tentu bisa mengganggu aktivitas harian Anda, seperti berbicara dan makan. Cari tahu apa penyebab, gejala, dan cara mengatasi sakit sendi rahang lewat artikel di bawah ini.

Penyebab sendi rahang sakit

Persendian rahang bekerja seperti engsel geser untuk membuka dan menutup mulut. Kerja persendian ini juga melibatkan otot, ligamen, dan tulang rahang.

Dikutip dari Healthline, kebanyakan penyebab sakit rahang muncul akibat cedera pada otot rahang Anda. Namun, nyeri rahang juga dapat disebabkan oleh masalah atau gangguan yang spesifik menyerang sendi penyokongnya. Berikut beberapa penyebab yang membuat rahang sakit:

1. Temporomandibular joint disorder (TMD)

Persendian rahang memiliki nama lain yaitu sendi temporomandibular (TMJ). Persendian ini merupakan engsel yang menghubungkan rahang dengan tulang temporal yang berada di tengkorak dekat dengan telinga.

Sendi temporomandibularlah yang membuat Anda mampu membuka mulut dengan menggerakkan rahang ke atas, bawah, dan sisi lainnya.

Gangguan pada sendi rahang ini disebut dengan Temporomandibular Joint Disorder (TMD). Hal yang paling umum menyebabkan sendi rahang temporomandibular sakit adalah:

  • Cedera fisik (benturan, jatuh, cedera olahraga) yang mengenai gigi atau rahang.
  • Stimulasi berlebih pada sendi rahang, misalnya akibat kebiasaan menggeretakkan gigi (bruxism) atau mengeatupkan rahang kencang-kencang
  • Alur gigi yang tidak rata atau posisi rahang atas dan bawah yang tidak sejajar
  • Stress
  • Arthritis (radang sendi).

2. Osteoarthritis

Osteoarthritis adalah jenis arthritis yang menyebabkan pengapuran pada persendian terdampak. Akibatnya, sendi menjadi nyeri dan kaku sehingga sulit digerakkan. Anda kemungkinan menjadi kesulitan membuka mulut lebar-lebar.

Selain menyebabkan sendi rahang sakit, osteoarthritis juga membuat rahang berbunyi berderak “krek-krek” saat digerakkan.

Kondisi ini umumnya terjadi saat tulang rawan yang seharusnya melindungi bagian ujung tulang rahang aus dan mengalami kerusakan akibat peradangan secara bertahap.

Osteoarthritis pada rahang paling sering hanya menyerang satu sisi wajah.

3. Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis (RA) alias rematik adalah jenis arthritis yang menyebabkan persendian terasa nyeri, bengkak, dan kaku. Rematik seringnya dialami oleh orang lanjut usia (lansia), tapi juga bisa dialami oleh orang dewasa muda, remaja, dan anak-anak.

Saat rematik menyerang sendi rahang, Anda akan merasakan nyeri saat mengunyah dan juga menjadi kaku. Pada tahap lanjut, ada kemungkinan persendian rahang juga akan mengeluarkan bunyi saat digerakkan.

Tidak seperti OA yang hanya memengaruhi satu sisi wajah, peradangan rematik memengaruhi sendi secara simetris. Gejala nyeri sendi rahang akibat rematik dapat Anda rasakan pada kedua sisi wajah.

Gejala sendi rahang sakit

Gejala nyeri sendi rahang yang paling umum adalah rasa sakit yang terasa pada area sekitar wajah bawah. Gejala lain yang biasanya timbul adalah:

  • Nyeri ringan sampai parah.
  • Rasa sakit pada bagian dalam dan sekitar telinga.
  • Telinga menjadi sakit juga berdenging
  • Kesulitan mengunyah atau tidak nyaman saat mengunyah.
  • Nyeri saat menggigit.
  • Sendi kaku atau terkunci sehingga sulit untuk membuka atau menutup mulut.
  • Nyeri pada bagian wajah sampai ke bagian rahang.
  • Ada bunyi “klik” atau “krek” saat membuka dan menutup rahang.
  • Pembengkakan di bagian wajah.
  • Wajah menjadi lebih sensitif, yang meliputi rahang, leher, serta telinga.
  • Wajah yang terlihat lelah.

Namun, perlu diingat kembali jika gejala yang dialami setiap orang dapat bervariasi tergantung dengan penyebabnya. Maka itu, baiknya konsultasikan ke dokter jika Anda merasa sendi rahang sakit tapi tidak yakin apa yang menyebabkannya.

Cara mengatasi sendi rahang sakit

Sebagian besar kasus nyeri sendi rahang, terutama yang taraf ringan, bisa hilang dengan sendirinya. Apabila sendi rahang masih terasa sakit, sebaiknya Anda segera melakukan sesuatu untuk meredakan nyeri itu. Apalagi jika nyeri jstru bertambah buruk.

Berikut cara mengatasi rahang sakit yang bisa Anda lakukan:

1. Gunakan kompres panas atau dingin

Rendam handuk atau waslap tipis dalam air hangat, peras kelebihan airnya, dan tempelkan pada bagian rahang yang terasa sakit selama 10-15 menit. Anda juga bisa membuat bantal pemanas (heating pad) sendiri di rumah.

Suhu hangat membantu melebarkan pembuluh sehingga aliran darah lebih lancar menuju lokasi sakit. Hal ini dapat membantu meredakan nyeri dan mengendurkan otot serta sendi rahang yang terlalu aktif.

Sementara jika rahang tampak bengkak, kompres dengan air dingin selama 10-15 menit. Suhu dingin membantu menghambat produksi zat pemicu radang dan mengempiskan bengkak.

Berikan jeda sekitar 20 menit sebelum Anda mengompres ulang jika merasa perlu.

2. Konsumsi obat pereda nyeri

Agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, ada berbagai pilihan obat pereda nyeri yang bisa Anda konsumsi.

Apabila Anda memilih obat minum, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan pemberian obat bisa bergantung dengan area yang sakit serta tingkat keparahan. Beberapa pilihat obat pereda rahang sakit yang dapat dibeli di apotek tanpa resep adalah:

Jika rasa sakit pada sendi rahang termasuk berat, dokter dapat meresepkan pereda nyeri golongan opioid kuat seperti kodein, fentanyl, dan oksikodon.

3. Pijat

Pijat wajah menjadi cara yang cukup ampuh untuk mengatasi nyeri sendi rahang taraf ringan. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Gunakan jari telunjuk dan jari tengah.
  • Tekan bagian yang sakit dengan jari tersebut pada bagian rahang Anda.
  • Lakukan gerakan memutar selama 5 sampai 10 kali rotasi.
  • Pijat juga otot-otot di sisi leher juga untuk meredakan ketegangan yang menyebabkan sendi rahang sakit.
  • Setelah itu, coba buka mulut Anda dan ulangi kembali.

Agar manfaatnya lebih optimal tanpa efek samping lanjutan, ada baiknya untuk berkonsultasi lebih dulu kepada terapis terpercaya.

4. Terapi fisik

Terapi fisik merupakan salah satu komponen terpenting dalam perawatan nyeri sendi rahang

Tujuan utamanya adalah untuk mengembalikan gerakan rahang menjadi normal kembali dan meredakan rasa sakit. Latihan untuk nyeri sendi rahang dapat membantu:

  • Menguatkan otot rahang.
  • Meregangkan rahang.
  • Merileksasikan rahan.
  • Meningkatkan pergerakan rahang.
  • Mendukung penyembuhan rahang sakit.

Pencegahan untuk sendi rahang yang sakit

Apabila Anda pernah mengalami nyeri sendi rahang, coba untuk melakukan beberapa tindakan pencegahan di bawah ini agar tidak terulang lagi:

  • Pilih makanan yang lembut atau makanan berkuah.
  • Hindari makanan yang terlalu lengket, kenyal, dan sulit untuk dikunyah.
  • Saat menguap, coba sokong rahang bawah dengan bantuan tangan.
  • Kurangi stres dengan melakukan olahraga atau meditasi.
  • Perhatikan postur tubuh yang juga dapat berpengaruh pada posisi rahang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Jahe untuk Mengurangi Nyeri Otot dan Sendi

Manfaat jahe tidak hanya bisa Anda nikmati sebagai minuman penghangat saat cuaca dingin. Tanaman herbal satu ini bisa untuk mengurangi nyeri otot dan sendi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 29 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pseudogout

Pseudogout adalah semacam arthritis yang ditandai dengan sakit tiba-tiba, pembengkakan pada sendi yang menimbulkan rasa sakit. Simak Info selengkapnya hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Babesiosis

Babesiosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kutu. Cari tahu obat diare, penyebab, gejala, cara mengatasi, dan makanan untuk babesiosis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Rubella (Campak Jerman)

Rubella atau campak Jerman adalah penyakit menular yang disebabkan virus. Apa gejala dan penyebabnya? Bagaimana mencegah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fakta soal lutut manusia

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
toksoplasmosis atau toxoplasma

Toxoplasmosis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit
terapi air kolam hangat

Cara Meredakan Nyeri Sendi dengan Terapi Air

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
fisioterapi

10 Gangguan Kesehatan yang Bisa Disembuhkan dengan Fisioterapi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit