5 Cara Membersihkan Rumah yang Malah Bikin Rumah Tambah Berantakan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Rumah harus rajin dibersihkan agar Anda dan anggota keluarga lainnya bisa selalu nyaman beraktivitas di dalamnya. Rumah yang bersih juga membantu Anda sekeluarga tetap sehat. Tidak ada cara atau khusus untuk membersihkan rumah, tapi ada beberapa kebiasaan sepele yang mungkin sering Anda lakukan tanpa sadar dan justru bikin rumah malah tambah kotor. Waduh! Apa saja, ya?

Cara membersihkan rumah yang salah dan malah bikin tambah kotor

Setiap orang memiliki kebiasaan bersih-bersih rumah yang berbeda. Ada yang mulai dari mengelap pajangan dan furnitur, membersihkan kamar mandi, hingga menyapu dan mengepel lantai.

Namun disadari atau tidak, beberapa hal kecil berikut ini mungkin pernah Anda lakukan saat bersih-bersih rumah. Padahal hal-hal ini justru harusnya dihindari, supaya tidak semakin mengotori rumah.

1. Sedot debu pakai vacuum cleaner kotor

membersihkan ruangan

Menyedot debu pakai vacuum cleaner lebih ringkas dan efektif daripada menyapu lantai pakai sapu ijuk. Namun, yang sering dilakukan orang-orang adalah tidak langsung mengosongkan kantong penyimpan debunya.

Debu yang terkumpul lama-lama bisa menyumbat filter di dalamnya sehingga vacuum Anda jadi tidak efektif untuk menghisap debu yang menempel di rumah.

Selain itu, kotoran yang sudah masuk ke dalam vacuum cleaner juga bisa keluar kembali ke udara jika lama tidak dibersihkan. Akhirnya, justru bikin rumah Anda kotor kembali.

Tipsnya:

Idealnya setiap kali habis pakai vacuum, kotoran yang terkumpul harus selalu langsung dibuang. Kantong penyimpan debu juga harus rutin dibersihkan.

Jika sering dipakai, Anda bisa membersihkan vacuum cleaner seminggu sekali. Bersihkan dua kali sebulan apabila Anda tidak terlalu sering menggunakannya.

Intinya setiap kali akan menyedot debu rumah pakai vacuum, pastikan semua perangkat vacuum cleaner Anda bersih luar-dalam.

2. Pakai satu kain lap untuk mengelap seluruh rumah

aktivitas bersih-bersih rumah membakar kalori

Mungkin karena tidak mau repot bolak-balik ganti kain lap saat bersih-bersih rumah, kebanyakan orang hanya punya satu kain lap untuk membersihkan segala permukaan furnitur.

Namun, mengelap seisi rumah hanya pakai satu kain saja justru akan memindahkan kotoran dan bakteri dari satu perabot ke yang lainnya. Rumah pun makin jadi semakin kotor, meski niat awalnya justru bersih-bersih.

Tipsnya:

Sediakan satu kain lap khusus untuk masing-masing ruangan berbeda. Misalnya, satu untuk di dapur, untuk kamar mandi, di ruang makan, ruang keluarga, serta kamar tidur.

Pilihan cara lainnya, Anda bisa mencuci kain lapnya dulu setiap sebelum mulai lanjut membersihkan area rumah yang lain.

3. Meletakkan sikat toilet di wadahnya dalam keadaan basah

peralatan rumah tangga

Setelah menyikat kamar mandi, Anda mungkin terbiasa langsung meletakkan sikatnya kembali ke wadahnya dalam keadaan lembap atau justru masih basah.

Sikat yang dibiarkan terus basah, ditambah juga selalu disimpan dalam kamar mandi yang lembap, bisa menjadi rumah yang ideal bagi bakteri dan kuman berkembang biak. Padahal nantinya sikat tersebut akan digunakan lagi untuk membersihkan kamar mandi. Cara seperti ini justru akan semakin menyebarkan kuman kotoran ke seluruh permukaan kamar mandi. Hiiyy… !

Tipsnya:

Setiap kali habis dipakai untuk membersihkan kamar mandi, sebaiknya cuci bersih dulu sikat toilet Anda dan keringkan dengan baik sebelum menempatkannya balik ke wadah. Lap bersih dan keringkan juga wadahnya supaya tidak ada genangan air yang terjebak di dalam.

4. Langsung menyemprotkan cairan pembersih ke permukaan benda

membersihkan jamur pemicu asma

Kebanyakan orang terbiasa langsung menyemprotkan sabun pembersih ke permukaan perabot rumah. Padahal, cara membersihkan perabot rumah seperti ini justru akan menjebak cairan tersebut terserap ke dalam perabot. Akibatnya, perabot tersebut jadi lebih lembap. Ini akan semakin memudahkan kotoran dan debu untuk menempel.

Apa yang harus dilakukan?

Semprotkan cairan pembersih pada kain lap terlebih dulu, lalu baru gunakan untuk mengelap seluruh permukaan alat rumah tangga. Dengan begini, permukaan benda tidak jadi lembap dan lebih mudah kering setelah dibersihkan.

5. Membersihkan dari bawah ke atas

pekerjaan rumah tangga

Lagi-lagi, cara membersihkan rumah setiap orang tidak selalu sama. Maka sebenarnya tidak ada cara khusus yang mengatur bagaimana urutan bersih-bersih rumah yang harusnya dilakukan.

Meski begitu, sebaiknya Anda jangan mulai membersihkan rumah dari bagian bawah dulu lalu lanjut ke atas. Misalnya menyapu dan mengepel dulu, baru lap kaca dan jendela serta perabotan rumah.

Cara membersihkan rumah seperti ini justru akan buang-buang waktu dan tenaga. Pasalnya, lantai akan kembali dikotori lagi oleh debu dan kotoran yang jatuh dari benda-benda di atasnya. Alhasil, Anda harus menyapunya lagi.

Tipsnya:

Daripada harus mengulang pekerjaan yang sama dua kali, lebih baik bersihkan area-area yang teratas dan tinggi lebih dulu sehingga semua debu dan kotoran akan jatuh ke bawah. Misalnya, mencopot gorden, lap kaca dan perabotan, lap meja, cuci piring, dan baru diakhiri dengan menyapu dan mengepel lantai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Membersihkan Ruangan untuk Penderita Sakit Paru Kronis

Membersihkan ruangan dapat menjadi hal yang sedikit sulit untuk penderita PPOK. Namun jangan khawatir, berikut tips untuk bantu Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Cara Membersihkan AC yang Benar Supaya Tidak Jadi Sarang Penyakit

AC arus rajin-rajin diberishkan supaya tidak jadi sarang bakteri yang menyebabkan penyakit. Simak ulasan berikut untuk tahu cara membersihkan AC yang benar.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Cuka Ampuh untuk Membersihkan Peralatan Rumah Tangga?

Selain penyedap makanan, cuka juga sering direkomendasikan sebagai bahan pembersih. Namun, ampuhkah cuka untuk membersihkan peralatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 6 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Cegah Polusi di Dalam Ruangan Dengan 5 Cara Ini

Polusi tidak terjadi di luar saja, melainkan juga dalam ruangan. Supaya kesehatan Anda terjaga, cari tahu cara mencegah polusi udara dalam ruangan di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Desember 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

membersihkan rumah sehat

5 Tips Membersihkan Rumah Agar Bebas dari Debu dan Kuman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
cara menjaga kebersihan rumah

Cara Menjaga Kebersihan Rumah Agar Bebas Kuman dan Virus

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 12 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
polusi udara meningkatkan risiko covid-19

Begini Efek Pandemi COVID-19 Terhadap Lingkungan Sekitar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28 April 2020 . Waktu baca 5 menit
anak menjaga kebersihan lingkungan

4 Cara Mengajarkan Anak Menjaga Kebersihan Lingkungan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 11 April 2020 . Waktu baca 4 menit