5 Cara Cepat Mengobati Memar yang Terasa Nyeri

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Pernahkah Anda mengalami lebam atau luka memar? Biasanya memar tampak kebiruan, ungu, atau hijau pada permukaan kulit. Memar bisa membuat Anda kurang percaya diri, apalagi kalau letaknya cukup jelas terlihat. Tenang saja, berikut adalah tips-tips mengobati memar dengan cepat yang bisa Anda coba.

Kenapa bisa muncul luka memar?

Memar biasa disebabkan karena kecelakaan, benturan, atau hantaman yang terjadi pada bagian tubuh tertentu. Benturan tersebut mengakibatkan pecahnya pembuluh darah di bawah kulit. Darah kemudian akan keluar dari pembuluh darah dan menyebabkan perubahan warna, pembengkakan, dan nyeri. Secara kasat mata Anda akan melihat warna kehitaman dan kebiruan pada kulit Anda. Kemudian memar akan berubah warna menjadi keunguan sampai hijau dan kuning sehingga menganggu penampilan Anda.

Cara cepat mengobati memar

Normalnya, memar akan hilang dalam waktu 10-14 hari tanpa pengobatan. Meskipun memar dapat hilang dengan sendirinya, Anda dapat melakukan berbagai cara untuk mempercepat penyembuhan memar tersebut. Simak berbagai tips mengobati memar dan mengurangi nyeri berikut ini.

1. Kompres es

Kompres dengan es sesegera mungkin. Jika Anda kompres pembuluh darah di sekitar daerah memar, maka darah yang keluar ke jaringan sekitar akan sedikit. Cukup gunakan kain yang sudah direndam dalam air dingin dan tempelkan pada daerah memar selama kurang lebih 10 menit.

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah gunakan kantong berisi sayuran beku atau es batu, lalu bungkus dalam handuk. Tempelkan pada bagian lebam selama 10 menit, kemudian lepaskan. Kompres lagi kira-kira 20 menit kemudian.

2. Kompres hangat

Setelah mengobati memar dengan kompres es, hari berikutnya Anda perlu mengompres hangat untuk melancarkan sirkulasi darah pada area memar dan membantu membersihkan darah yang tersendat. Tempelkan kantong pemanas (electric heating pad) selama 20 menit. Ulangi beberapa kali dalam sehari. Pastikan untuk mengikuti instruksi dari heating pad.

Jangan khawatir kalau Anda tidak punya kantong pemanas listrik, Anda bisa pakai botol yang diisi air panas untuk mengobati memar tersebut. Kompres hangat tentunya membuat Anda menjadi sangat nyaman karena dapat mengurangi bengkak, meredakan nyeri, dan mempercepat regenerasi sel.

3. Oleskan salep arnica

Arnica merupakan tanaman herbal yang direkomendasikan untuk mengurangi lebam. Arnica mengandung zat alami yang dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan. Oles salep atau gel arnica pada area yang lebam setiap hari.

Akan tetapi, pilih salep atau gel yang sudah mendapat izin edar dari Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) serta telah mengantongi sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia). Pasalnya, saat ini banyak beredar obat herbal yang berbahaya jika Anda tidak hati-hati memilih.

4. Pakai daun peterseli (parsley)

Selain arnica, daun peterseli atau parsley juga baik untuk mengobati memar. Oleskan daun peterseli yang sudah ditumbuk halus di sekitar lebam. Kemudian bungkus area lebam ini dengan perban atau kain yang lembut. Beberapa penelitian menemukan bahwa parsley dapat mengurangi peradangan, nyeri, dan membuat lebam hilang lebih cepat.

5. Vitamin K

Obat-obatan lain yang ampuh adalah krim vitamin K. Krim vitamin K dapat membantu pembekuan darah. Oleskan krim ini dua kali sehari pada area lebam untuk mencegah perdarahan lebih lanjut. Sekali lagi, perhatikan kemasan produk sebelum membeli krim di toko atau apotek. Pastikan produk tersebut sudah mengantongi izin edar BPOM dan sertifikat SNI.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 10, 2017 | Terakhir Diedit: September 27, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca