Daftar Makanan Sehat Tinggi Flavonoid, Antioksidan Penangkal Berbagai Macam Penyakit

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/01/2018
Bagikan sekarang

Flavonoid adalah salah satu jenis antioksidan yang banyak terkandung dalam cokelat. Antioksidan itu sendiri bekerja menangkal radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas ditengarai sebagai penyebab berbagai penyakit kronis. Penasaran apa saja manfaat flavonoid, dan dari mana saja Anda bisa mendapatkan antioksidan ini? Berikut ulasannya.

Segudang manfaat flavonoid untuk kesehatan tubuh

Seperti yang telah dijelaskan di atas, flavonoid adalah bagian dari antioksidan yang ditemukan dalam makanan. Jika terus dibiarkan menumpuk, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada DNA dan sel-sel yang sehat sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan dalam tubuh.

Kerusakan inilah yang kemudian dapat memicu timbulnya berbagai penyakit. Mulai dari radang sendipenyakit jantungaterosklerosisstrokehipertensitukak lambungpenyakit Alzheimerpenyakit Parkinson, kanker, sampai menyebabkan penuaan dini. Antioksidan bekerja menetralisir sifat perusak radikal bebas sehingga dapat mencegah penyakit-penyakit tersebut,

Selain beragam keuntungan di atas, ada segudang manfaat flavonoid lain yang sama luar biasanya untuk tubuh Anda, di antaranya:

  • Membantu tubuh menyerap vitamin C dengan lebih baik
  • Membantu mencegah dan/atau mengobati alergi, infeksi virus, arthritis, dan kondisi peradangan tertentu.
  • Dapat memperbaiki sel yang rusak akibat radikal bebas.
  • Mampu meningkatkan gejolak suasana hati yang diakibatkan oleh gangguan mood hingga depresi.
  • Menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, namun hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Daftar makanan yang mengandung flavonoid

Buah-buahan dan sayuran merupakan sumber makanan tinggi flavonoid yang baik untuk Anda. Lalu, sumber makanan apa saja yang banyak mengandung senyawa flavonoid?

  • Rosella. Ekstrak rosella dipercaya baik untuk mengobati kolesterol tinggi, hipertensi, dan diabetes tipe 2
  • Apel. Di dalam apel terkandung flavonoid bernama quercetin yang dapat mencegah serangan jantung, mencegah katarak, mengendalikan asma, dan mempercepat pemulihan kenaikan asam lambung.
  • Red wine kaya akan kandungan flavonoid yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Jika Anda tidak minum alkohol, manfaat flavonoid yang sama dapat Anda raih dari mengonsumsi anggur ungu segar. Kandungan flavonoid ini terdapat pada kulit anggur.
  • Sirsak. Buah sirsak kaya akan fenol (sejenis flavonoid), potasium, vitamin C, dan E yang dikatakan berkhasiat untuk mengobati beberapa penyakit seperti kanker dan hipertensi. Antioksidan pada sirsak juga dapat membantu menangkal radikal bebas.
  • Belimbing wuluh tinggi Vitamin C, asam oksalat, tannin, asam amino, dan flavonoid yang dipercaya bermanfaat mengobati hipertensi, kolesterol tinggi, kanker, dan diabetes. Namun hati-hati jangan kebanyakan belimbing wuluh karena buah ini mengandung banyak asam oksalat yang dapat memicu batu ginjal atau memperparah konsisi gagal ginjal akut jika dikonsumsi kebanyakan.
  • Kacang kedelai. Salah satu sumber flavonoid yang tinggi terdapat pada kacang kedelai. Beberapa penelitian menyatakan bahwa kacang kedelai diduga bermanfaat mencegah kanker payudara, membantu menurunkan kadar gula darah tinggi, mengurangi kolesterol, dan membantu meredakan gejala menopause. Namun manfaat flavonoid yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Selain itu, flavonoid juga banyak ditemukan pada sumber makanan atau minuman lain seperti teh hijau, jeruk, pare, rempah, dan biji-bijian.

Lebih baik mengonsumsi flavonoid dari makanan segar daripada lewat suplemen obat

Manfaat flavonoid akan lebih besar pengaruhnya jika dikonsumsi dalam bentuk alaminya, bukan dikonsumsi dalam bentuk suplemen. Belum ada cukup bukti medis kuat yang dapat mendukung bahwa suplemen flavonoid benar bermanfaat.

Terlebih, dosis flavonoid yang lumayan tinggi pada kebanyakan produk suplemen justru dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi ibu hamil dan menyusui serta anak-anak. Kadar flavonoid yang di luar batas wajar dapat masuk ke dalam plasenta yang dapat berbalik berdampak negatif pada tumbuh kembang janin dalam kandungan. Agar lebih amannya, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mencoba-coba konsumsi suplemen apapun selama kehamilan.

Meski begitu, terlepas dari bentuk flavonoid apa yang Anda dapatkan (entah bentuk alami dari makanan atau dari suplemen), Anda tetap perlu berhati-hati ketika sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Senyawa flavonoid dapat berinteraksi dengan beberapa obat. Misalnya saja, kandungan flavonoid naringenin dalam jeruk bali terbukti dapat mengganggu kinerja obat.

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan saran terbaik.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Minyak Bunga Kamboja, Minyak Esensial dengan Wangi yang Menenangkan

Minyak bunga kamboja mungkin tidak sepopuler minyak esensial lainnya. Padahal, minyak bunga kamboja memiliki beragam manfaat. Berikut contohnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

10 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

Anda bisa mencegah penyakit diabetes. Namun, apa saja tindakan pencegahan diabetes yang bisa Anda lakukan? Baca lebih jelasnya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Lalu Bagaimana Cara Mengontrolnya?

Meski cara mengontrol diabetes kedengarannya sulit, sebenarnya ada langkah-langkah sederhana yang bisa Anda ikuti. Cari tahu di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Segudang Manfaat yang Ditawarkan oleh Madu Hitam

Sama seperti madu pada umumnya, madu hitam juga memiliki manfaat yang cukup besar bagi kesehatan tubuh manusia. Apa saja ya keistimewaan dari madu ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk mencegah diabetes

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020

5 Manfaat Quercetin, Pigmen Tumbuhan yang Baik untuk Tubuh

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/02/2020
manfaat labu air

Tak Hanya Kaya Vitamin, Ini 5 Manfaat Labu Air Bagi Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 21/02/2020
cara membersihkan paru-paru perokok

5 Cara Mudah dan Efektif untuk Membersihkan Paru-Paru Perokok

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24/01/2020