Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

7 Manfaat Buah Carica, Salah Satu Sumber Vitamin C Terbaik

7 Manfaat Buah Carica, Salah Satu Sumber Vitamin C Terbaik

Setiap wilayah dengan berbagai tipe iklim memiliki buah-buahan khas. Di dataran tinggi Indonesia, salah satu buah khas yang bisa Anda temukan adalah buah carica (Vasconcellea pubescens). Berkat kandungan gizinya, buah ini memiliki berbagai potensi untuk kesehatan.

Kandungan buah carica

Carica adalah nama buah khas Pegunungan Dieng yang berasal dari provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Wonosobo.

Sebelum mengetahui manfaat carica, tentu Anda perlu memahami kandungan gizinya. Pasalnya, seluruh khasiat carica tentu didapat dari kandungannya.

Mengutip situs Data Komposisi Pangan Indonesia, inilah kandungan gizi buah carica seberat 100 gram.

  • Vitamin B1: 0,32 miligram (mg).
  • Vitamin C: 85 mg.
  • Karoten: 1.000 mikrogram (mcg).
  • Kalsium: 51 mg.
  • Fosfor: 33 mg.
  • Zat besi: 1,9 mg.
  • Serat: 1 gram.
  • Air: 93,4 gram.
  • Karbohidrat: 3,7 gram.

Selain itu, buah carica mengandung senyawa khas tanaman atau fitonutrien, yakni quercetin glycosides, rutin, dan manghaslin.

Pada ukuran yang sama, kalori buah carica matang pun relatif rendah, yakni hanya sebesar 32 kkal.

Manfaat buah carica

manfaat buah carica

Dari zat gizi yang terkandung, berikut manfaat carica yang bisa Anda dapatkan.

1. Menjaga kekuatan tulang

Ada berbagai mineral yang berkaitan dengan kesehatan tulang, seperti kalsium, fosfor, dan zat besi. Tiga mineral ini bisa ditemukan pada buah carica.

Nah, kalsium dan fosfor merupakan mineral penyusun tulang. Konsumsi asupan dengan kedua gizi tersebut nantinya membuat tulang semakin kuat.

Sementara itu, zat besi dan vitamin C merangsang produksi kolagen yang diperlukan untuk membentuk tulang.

2. Melancarkan BAB

Bila Anda memiliki sembelit, mengonsumsi buah carica bisa membantu Anda karena kandungan serat dan airnya. Sebagai buah kaya air, buah carica tersusun atas 90% air.

Serat membantu melancarkan proses pencernaan makanan sehingga feses bisa keluar lebih mudah dari dalam usus.

Air pun membantu melembutkan feses sehingga Anda tidak perlu mengejan untuk mengeluarkannya. Air juga menjaga dinding otot usus besar agar tetap fleksibel.

Jadi, usus besar bisa bekerja dengan baik untuk mengeluarkan feses.

3. Menjaga kesehatan mata

Buah dengan nama lain pepaya gunung ini kaya akan beta-karoten. Senyawa ini disebut juga provitamin A yang nantinya bisa diubah menjadi vitamin A oleh tubuh.

Beta-karoten ini bermanfaat menjaga kesehatan mata. Setelah diubah menjadi vitamin A, buah ini menjaga sel-sel retina agar bisa melihat dengan baik pada malam hari.

Oleh karena itu, vitamin A membantu mencegah rabun senja. Selain itu, vitamin A merupakan zat gizi untuk mencegah mata kering. Jadi, Anda pun tidak mudah terkena infeksi mata.

4. Menjaga kecantikan kulit

Konsumsi buah-buahan baik untuk menunjang kesehatan kulit. Manfaat ini berasal dari kandungan vitamin C dan beta-karoten.

Mengutip studi terbitan Antioxidants (2019), vitamin C dan beta-karoten ini bersifat antioksidan.

Nantinya, kedua vitamin ini membantu menangkal dan “memungut” radikal bebas yang berasal dari polusi hingga sinar ultraviolet.

Cara kerja inilah yang nantinya akan melindungi kulit dari kerusakan, seperti kerutan, kulit mengendur, maupun tanda-tanda penuaan kulit lainnya.

Jika Anda ingin mengonsumsi makanan sumber antioksidan, Anda bisa memilih buah carica.

5. Memperkuat kekebalan tubuh

Manfaat carica yang tak kalah penting adalah menjaga sistem imun. Manfaat ini didapat dari kandungan beta-karoten dan vitamin C.

Beta-karoten diketahui meningkatkan jumlah sel-sel kekebalan tubuh sekaligus membuatnya lebih aktif. Jadi, tubuh bisa menyerang patogen penyebab penyakit dengan lebih baik.

Selain itu, vitamin C meningkatkan lapisan pelindung pada organ tubuh sehingga tubuh tidak rentan terpapar bakteri, virus, dan patogen lainnya.

Vitamin C juga berkumpul di dalam sel kekebalan tubuh yang bisa membantu membunuh mikroba.

6. Menurunkan risiko penyakit jantung

Siapa sangka bila manfaat carica bisa menjaga kesehatan jantung? Ya, lagi-lagi manfaat ini berasal dari kandungan yang bersifat antioksidan, yakni vitamin C dan senyawa bernama rutin.

Antioksidan melindungi kerusakan sel-sel yang memicu naiknya kadar kolesterol jahat (LDL) yang menyumbat pembuluh darah.

Jadi, asupan zat gizi yang bersifat antioksidan dari buah carica mengurangi risiko penyempitan dan pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis.

Vitamin C juga berguna untuk meningkatkan senyawa nitrit oksida yang bisa meningkatkan pelebaran pembuluh darah. Jadi, aliran darah pun lancar dan tekanan darah menurun.

Kandungan serat pada buah carica pun mengurangi penyerapan kolesterol di dalam darah dan membuangnya melalui feses.

Jadi, kadar kolesterol pun berkurang dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum makan buah carica

manisan buah carica

Memang, buah pepaya gunung ini memiliki kandungan yang bermanfaat untuk tubuh. Meski demikian, buah ini tidak bisa dikonsumsi jika mentah atau sehabis dipetik dari pohon.

Dengan kata lain, buah ini hanya dikonsumsi dalam bentuk manisan. Sayangnya, manisan mengandung gula yang tinggi dan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Terlebih, proses perebusan buah sebelum dijadikan manisan pun ternyata mengurangi kadar vitamin A, vitamin C, fosfor, zat besi, dan kalsium.

Jadi, jika Anda ingin mengonsumsi manisan buah carica, cari produk dengan kadar gula terendah. Agar tidak menambah asupan gula harian, hindari meminum air manisan.

Rangkuman

  • Buah carica mengandung berbagai mineral, vitamin C, dan karoten.
  • Sebagian besar manfaat didapat dari antioksidan.
  • Buah carica hanya bisa dikonsumsi dalam bentuk manisan sehingga potensi manfaatnya mungkin berkurang.
health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda. (2022). Retrieved 13 June 2022, from http://panganku.org/id-ID/view

Letelier, L., Gaete-Eastman, C., Peñailillo, P., Moya-León, M., & Herrera, R. (2020). Southern Species From the Biodiversity Hotspot of Central Chile: A Source of Color, Aroma, and Metabolites for Global Agriculture and Food Industry in a Scenario of Climate Change. Frontiers in Plant Science, 11. doi: 10.3389/fpls.2020.01002

Vitamin A beneficial for eyes, just not for preventing myopia. (2020). Retrieved 13 June 2022, from https://www.aoa.org/news/clinical-eye-care/health-and-wellness/vitamin-a-good-for-the-eyes?sso=y

Can Vitamins Help Dry Eyes?. (2021). Retrieved 13 June 2022, from https://www.optometrists.org/general-practice-optometry/guide-to-eye-conditions/dry-eye/natural-remedies-for-dry-eyes/can-vitamins-help-dry-eyes/

How to add more fiber to your diet. (2022). Retrieved 13 June 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983

What Vitamin E Does for Your Skin’s Health. (2022). Retrieved 13 June 2022, from https://health.clevelandclinic.org/vitamin-e-for-skin-health/

Poljšak, B., & Dahmane, R. (2012). Free Radicals and Extrinsic Skin Aging. Dermatology Research and Practice, 2012, 1-4. doi: 10.1155/2012/135206

Balić, & Mokos. (2019). Do We Utilize Our Knowledge of the Skin Protective Effects of Carotenoids Enough?. Antioxidants, 8(8), 259. doi: 10.3390/antiox8080259

Moser, M., & Chun, O. (2016). Vitamin C and Heart Health: A Review Based on Findings from Epidemiologic Studies. International Journal of Molecular Sciences, 17(8), 1328. doi: 10.3390/ijms17081328

Niki, E. (2010). Do free radicals play causal role in atherosclerosis? Low density lipoprotein oxidation and vitamin E revisited. Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, 48(1), 3-7. doi: 10.3164/jcbn.11-007fr

Enogieru, A., Haylett, W., Hiss, D., Bardien, S., & Ekpo, O. (2018). Rutin as a Potent Antioxidant: Implications for Neurodegenerative Disorders. Oxidative Medicine and Cellular Longevity, 2018, 1-17. doi: 10.1155/2018/6241017

Can eating certain foods help improve your cholesterol levels?. (2022). Retrieved 13 June 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/cholesterol/art-20045192

Foods To Boost the Immune System. (2022). Retrieved 13 June 2022, from https://www.pcrm.org/news/blog/foods-boost-immune-system

Beta-Carotene. (2022). Retrieved 13 June 2022, from https://wa.kaiserpermanente.org/kbase/topic.jhtml?docId=hn-2804006

Carr, A., & Maggini, S. (2017). Vitamin C and Immune Function. Nutrients, 9(11), 1211. doi: 10.3390/nu9111211

Vitamins for Bone Health – American Bone Health. (2016). Retrieved 13 June 2022, from https://americanbonehealth.org/nutrition/vitamins-for-bone-health/

Minerals for Bone Health – American Bone Health. (2016). Retrieved 13 June 2022, from https://americanbonehealth.org/nutrition/minerals-for-bone-health/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari Diperbarui Jun 27
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Next article: