Aturan Pakai dan Dosis Obat Cefixime untuk Anak

Oleh

Cefixime untuk anak biasanya dipakai untuk mengobati berbagai penyakit infeksi akibat bakteri, karena obat ini merupakan jenis obat antibiotik. Obat ini digunakan untuk penyakit seperti infeksi saluran kencing, infeksi telinga, dan radang amandel. Apakah Anda pernah diresepkan dokter cefixime untuk mengobati penyakit anak Anda? Apakah Anda sudah mengetahui pasti bagaimana penggunaan serta dosisnya? Berikut adalah informasi tentang aturan pakai serta dosis yang harus diberikan pada anak.

Bagaimana aturan pakai obat cefixime untuk anak?

Jika Anda diresepkan dokter cefixime untuk anak Anda, maka berikut adalah langkah penggunaan obat tersebut:

  • Berikanlah cefixime secara rutin, sesuai dengan anjuran dari dokter atau apoteker yang memberikan Anda resep. Tetap berikan obat ini pada anak Anda jika memang masih dianjurkan oleh dokter, walaupun memang kondisi Anda mulai membaik. Penggunaan obat antibiotik seperti cefixime harus sesuai dengan anjuran dokter, jika tidak bakteri penyakit malah akan kebal terhadap obat yang diberikan.
  • Berikan cefixime untuk anak setelah ia makan, karena khawatir akan membuat lambungnya bermasalah.
  • Biasanya dokter memberikan cefixime dalam bentuk sirup, sehingga jika Anda memberikan obat ini pada anak Anda, pastikan untuk mengocok botol obatnya dulu.
  • Kemudian berikan obat sirup tersebut menggunakan sendok ukur, sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter.

Berapa dosis cefixime untuk anak?

Jika anak diberikan obat cefixime dari dokter, biasanya Anda sudah diberitahukan bagaimana cara penggunaan serta dosisnya, karena dosis cefixime tergantung dengan jenis penyakit yang diderita, umur, serta berat badan anak. Untuk beberapa penyakit yang diderita anak seperti, infeksi telinga bagian tengah, infeksi saluran kencing, radang amandel, infeksi saluran pernapasan, maka dosis yang diberikan untuk anak adalah:

  • Bayi di bawah 6 bulan, dosisnya ditentukan oleh dokter
  • 6 bulan – 12 tahun (berat badan 45 kg atau kurang): 8 mg/kg per hari atau 4 mg/kg setiap 12 jam
  • Lebih dari 12 tahun (berat badan > 45 kg): 400mg per hari atau 200 mg per 12 jam (dua kali sehari).

Bagaimana cara menyimpan cefixime yang benar?

Cefixime dapat diberikan dalam bentuk tablet, kapsul, tablet kunyah, serta sirup. Untuk tablet, kapsul, serta tablet kunyah lebih baik disimpan dalam suhu ruangan. Sementara cefixime yang berbentuk sirup, lebih baik disimpan di dalam kulkas. Semua jenis cefixime harus disimpan di tempat yang kering dan hindari sinar matahari langsung.

Apa yang harus saya lakukan jika saya lupa memberikan obat pada anak?

Obat antibiotik seperti cefixime sebenarnya tidak boleh terlewatkan untuk diminum, tetapi jika memang Anda lupa memberikannya pada anak, maka hal ini dapat dilakukan:

  • Berikan obat cefixime untuk anak secepatnya sesaat setelah Anda ingat bahwa telah melewatkan jadwal minum obat yang seharusnya.
  • Jika jadwal minum obat berikutnya terlalu dekat dengan pemberian obat saat itu, maka lewati jadwal obat selanjutnya tersebut.
  • Namun berikan kembali cefixime untuk anak sesuai dosis dan jadwal yang teratur di hari berikutnya
  • Tetap memberikan anak dosis yang sesuai, jangan memberikannya lebih karena Anda lupa jadwal minum obat yang seharusnya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca