6 Obat Memar Paling Efektif yang Bisa Anda Temukan di Rumah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Memar itu menyebalkan. Bagaimana tidak? Memar bisa tiba-tiba muncul tak diundang, tanpa Anda tahu apa sebabnya. Hanya sakitlah yang dirasa. Belum lagi bentuk dan warnanya yang mengganggu penampilan kulit. Untungnya memar bisa diobati di rumah tanpa harus repot-repot pergi ke dokter. Tapi, obat memar seperti apa yang paling efektif?

Macam-macam pilihan obat memar

Anda mungkin tidak selalu bisa mencegah terjadinya memar, namun Anda dapat mempercepat penyembuhan memar di rumah dengan berbagai cara di bawah ini.

1. Teknik RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation)

Sesegera mungkin setelah memar muncul, hilangkan rasa sakit dan pembengkakannya dengan teknik RICE — Istirahat, Kompres, Tekan, dan Angkat. Teknik ini juga sekaligus mempercepat penyembuhan memar.

  • Istirahat: Istirahat dan lindungi area yang terluka atau sakit. Berhentilah, ubah, atau rehat sejenak dari aktivitas apa pun yang mungkin menyebabkan memar atau rasa sakit Anda. Jika memar besar, batasi aktivitas pada hari pertama.
  • Kompres: Sensasi dinginnya akan mengurangi rasa sakit dan bengkak. Segera tempelkan kompres dingin begitu memar muncul untuk mencegah atau meminimalisir pembengkakan. Kompres dingin selama 10 sampai 20 menit 3 kali sehari. Setelah 48-72 jam, barulah Anda kompres air hangat ke area yang sakit jika pembengkakannya sudah hilang. Jangan tempelkan batu es atau air panas langsung ke kulit. Balut handuk di atas es atau sumber panas sebelum mengaplikasikannya ke kulit.
  • Tekan: Tekan atau bungkus daerah yang memar dengan perban elastis. Ini akan membantu mengurangi pembengkakan. Jangan membungkusnya terlalu kencang, karena ini bisa menyebabkan bengkak semakin menjadi-jadi di bawah area yang bermasalah. Kendurkan perban jika terlalu kencang.
  • Angkat: Terutama jika memar muncul di kaki atau tangan, tinggikan daerah yang terluka atau sakit pada bantal saat mengoleskan es dan kapan pun Anda duduk atau berbaring. Cobalah untuk menjaga area memar tetap setinggi jantung atau di atasnya untuk membantu meminimalisir pembengkakan.

2. Masker daun peterseli

Ambil segenggam daun peterseli segar, hancurkan, dan oleskan di atas memar. Bungkus daerah memar dengan perban elastis. Beberapa ahli mengklaim bahwa peterseli mampu meredakan peradangan, mengurangi rasa sakit, dan bisa membuat memar memudar lebih cepat.

3. Kompres cuka

Cuka yang dicampur dengan air hangat akan membantu proses penyembuhan memar. Cuka meningkatkan aliran darah di dekat permukaan kulit, sehingga bisa membantu meredakan darah yang telah terkumpul di daerah memar. Campur air dan cuka dalam mangkuk dan basahkan waslap bersih dengan larutan tersebut. Tempelkan di daerah memar selama 10-15, ulangi jika diperlukan.

4. Obat penghilang rasa sakit

Pertimbangkan minum paracetamol (Panadol, Biogesic, Tempra, Termorex, Omegrip) untuk meredakan sakit, atau ibuprofen (Proris, Midol, Bodrex Extra, Motrin IB) untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi pembengkakan memar. Jangan gunakan aspirin, terutama untuk anak-anak dan balita.

5. Jangan merokok

Jangan merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya saat memar masih ada. Merokok memperlambat penyembuhan karena menurunkan suplai darah dan menunda perbaikan jaringan.

6. Oleskan salep

Oleskan salep/gel yang mengandung heparin sodium pada memar. Obat memar topikal ini dapat dibeli bebas di apotek. Alternatifnya, oleskan krim vitamin K pada memar.

Selalu hati-hati saat mengonsumsi obat-obatan. Baca dan ikuti semua petunjuk pada label obat memar Anda. Bila rasa sakit dan nyerinya hilang, Anda mulai peregangan dengan perlahan, dan terus tingkatkan intensitasnya seiring waktu. Jangan lupa juga untuk memperbanyak minum air putih dan konsumsi buah dan sayuran untuk mempercepat proses regenerasi jaringan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca