6 Cara Tetap Sehat Saat Sedang Musim Flu di Kantor

Oleh

Musim telah berganti, sore hari sinar matahari terganti dengan derasnya hujan. Cuaca seperti ini lumrahnya membuat daya tahan tubuh kita melemah. Daya tahan tubuh melemah berarti flu mulai mengancam kita.

Data dari Centers of Desease Control and Prevention menyatakan bahwa flu dapat menular dari berbagai cara, apalagi dengan berdekatan. Penyebaran flu yang paling lumrah adalah dari tetesan atau semburan cairan pengidap flu saat batuk atau bersin. Jadi, bagi Anda yang kesehariannya berada di kantor, waspadalah ditularkan atau menularkan flu.

Untuk ancaman tersebut, sebaiknya Anda sedari sekarang sudah mulai waspada dan mengatur pola hidup dan sikap. Berikut merupakan berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjangkit flu saat di kantor.

1. Rajin cuci tangan

Jika Anda sudah merasa terkena gejala flu, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah membentuk pola hidup yang lebih bersih dan jangan biarkan gejala tersebut menular pada rekan-rekan Anda di ruangan.

Hal yang harus Anda lakukan adalah perbesar intensitas mencuci tangan. Setibanya dari jalanan, sempatkanlah diri Anda ke wastafel untuk mencuci tangan sebelum Anda masuk ruangan dan mulai beraktivitas di kantor. Baiknya, Anda juga membawa hand sanitizer, kandungan alkohol di dalamnya dapat dengan sekejap membunuh bakteri dan virus.

Jika membawa hand sanitizer bukanlah kebiasaan Anda, biasakan gunakan sabun dalam setiap Anda mencuci tangan. Apakah cuci tangan saat datang ke kantor sudah cukup? Tentunya belum. Beberapa jam setelah Anda memulai aktivitas pastinya Anda telah menyentuh banyak barang, dan di situ lah kesempatan bakteri kembali menempel di tangan Anda. Jika ada waktu luang, cuilah kembali tangan Anda.

2. Suplemen

Untuk memperkuat daya tahan tubuh, vitamin bisa cukup membantu. Salah satu upaya mencegah flu yang bisa Anda lakukan adalah mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin C. Namun, tidak semua tubuh cocok untuk mengonsumsi suplemen secara rutin, tentu konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebaiknya dilakukan.

Suplemen tentunya tidak sepenuhnya membantu Anda dalam mencegah flu, sehingga konsumsi suplemen ada baiknya diiringi dengan pola makan yang sehat. Pola makan teratur dan sehat dapat membuat metabolisme tubuh Anda stabil. Stabilitas tersebut akan membuat tubuh Anda selalu lebih sigap dalam membendung bakteri dan virus yang akan hinggap.

3. Makan sehat

Selain pola makan, tentunya gizi dalam makanan Anda juga menentukan kesehatan Anda. Biasakanlah dalam satu hari setidaknya Anda mengonsumsi sayur berkuah dengan bumbu bawang putih, yang paling lumrah ditemui dalam sop.

Penelitian dari University of Nebraska Medical Check Up membenarkan bahwa sop ayam ampuh dalam mencegah flu. Sup ayam dapat menghambat pergerakan neutrofil, sel-sel darah putih yang bekerja merangsang keluarnya lendir atau ingus. Nutrisi yang terkandung dalam semangkuk sop juga dapat mencegah gejala peradangan.

4. Tutup mulut

Batuk dan bersin tidak selalu bisa Anda hindari, saat terjangkit flu ataupun tidak. Di sini lah celah-celah penularan flu saat berada di ruangan tertutup seperti kantor. Hal penting yang sering luput dari reflek Anda adalah menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.

Dalam beraktivitas di kantor, ada baiknya Anda selalu sedia tisu di kantong atau meja kerja Anda. Gunakan tisu untuk menutup bagian mulut dan hidung Anda saat batuk atau bersin. Setelah batuk atau bersin, jangan biasakan menaruh tisu tersebut sembarangan atau bahkan menggunakannya lagi. Buang, dan gunakan tisu baru saat bersin atau batuk lagi.

5. Kontak fisik seperlunya

Bukan dalam rangka menjadi seseorang yang angkuh, namun dalam fase-fase yang diperkirakan sebagai musim flu, Anda bisa menjaga intensitas kontak fisik dengan orang umumnya berjabat tangan. Berjabat tanganlah di saat Anda benar-benar membutuhkannya, misalnya bertemu dengan klien atau atasan yang memang tidak etis jika tidak melakukannya.

Hal ini juga bisa diartikan tidak menyentuh barang-barang miliki teman sekantor Anda seperti umumnya meminjam ponsel, charger, headset, dan lain-lain. Hal tersebut dapat memicu tersebarnya bakteri atau virus penyebab flu.

6. Kurangi alkohol dan rokok

Mengapa merokok berpengaruh terhadap besarnya kemungkinan terjangkit flu? Hasil penelitian dr. Iris Rengganis, SpPD, K-Al, dari Divisi Alergi Imunologi Klinik RSCM menyatakan bahwa merokok mengurangi kinerja bulu-bulu halus pada hidung. Hal tersebut dapat membuat bakteri dan virus lebih leluasa terhisap melalui hidung.

Lalu, Anda juga harus mengurangi konsumsi alkohol. Saat alkohol masuk ke dalam aliran darah, ia akan menurunkan kemampuan sel darah putih untuk melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit seperti flu.

Akan selalu ada manfaat di balik sebuah upaya. Musim hujan mau tidak mau mendorong Anda untuk lebih keras berupaya menjaga ketahanan tubuh Anda. Menghindari penyebaran flu di kantor dapat Anda lakukan  dari diri Anda terlebih dahulu. Utamakan gaya hidup sehat dan berpola, karena stabilitas tubuh Anda akan membuat diri Anda terjaga dari serangan bakteri dan virus pemicu flu.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca