Apa Artinya Jika Ada Epitel Dalam Tes Urin? Apakah Berbahaya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Urine adalah hasil buangan dari seluruh proses metabolisme di tubuh. Semua zat yang sudah tidak terpakai akan dikeluarkan tubuh melalui urine agar tidak menumpuk racun. Nah, jika Anda baru saja menjalani tes urin, mungkin akan melihat ‘sel epitel positif’. Bila ini terjadi, apa artinya? Apakah ada sel epitel dalam urin berbahaya? Simak di bawah ini.

Ada sel epitel dalam urin, apa artinya?

Sel epitel adalah sel yang berasal dari permukaan tubuh, seperti dari kulit, pembuluh darah, saluran kemih, atau organ-organ tubuh. Sel ini berfungsi sebagai penghalang antara bagian dalam dan luar tubuh. Peran utama yang paling penting dari sel epitel adalah melindungi bagian dalam tubuh dari virus.

Sebenarnya, bila dalam hasil tes urin tertera positif sel epitel, tandanya dalam urin Anda memang ada sejumlah sel epitel. Namun hal ini termasuk normal dan wajar jika jumlah sel epitelnya tidak terlalu banyak.

Namun, ketika jumlah sel epitel dalam urin tersebut banyak, kemungkinan ada suatu masalah yang terjadi. Hasil ini bisa menandakan bahwa Anda mengalami infeksi, penyakit ginjal, atau kondisi medis lainnya.

Dokter akan menyarankan untuk memeriksa jumlah sel epitel dalam urin jika tes urin secara visual atau tes urin kimia Anda menunjukan hasil yang tidak normal.

Anda mungkin juga memerlukan tes ini jika memiliki gejala gangguan saluran kemih atau ginjal. Gejala-gejalanya seperti sering buang air kecil (anyang-anyangan), saat buang air kecil terasa nyeri, sakit perut, dan sakit punggung.

Bagaimana mengartikan hasil tes urin yang telah dilakukan?

Dilansir dalam laman Healthline, hasil tes urin setelah dianalisis secara mikroskopik akan ada 3 kemungkinan hasil:

  • Ditemukan sel epitel sedikit
  • Ditemukan sel epitel sedang
  • Ditemukan sel epitel banyak

Ketika dalam hasil ditemukan 1-5 sel epitel per HPF (satuan penukuran jumlah sel epitel) jenis squamous , ini masih dalam kategori normal sebab sangat mungkin sel epitel mengelupas dari tubuh secara alamiah. Namun ketika hasil menunjukan sedang dan banyak, kemungkinannya beberapa kondisi ini bisa terjadi:

  • Terjadinya infeksi saluran kemih
  • Terjadinya penyakit ginjal atau hati
  • Terjadinya jenis kanker tertentu
  • Terjadi infeksi jamur

Selain jumlahnya, jenis sel epitel juga dapat menandakan kondisi tertentu. Misalnya, sel epitel Anda setelah dianalisis ternyata mengandung hemoglobin dalam jumlah besar atau ada partikel darah, ini dapat mengindikasikan bahwa urine Anda baru-baru ini mengandung sel darah merah bahkan sebelum terlihat pada pemeriksaan visual atau kimia,

Selain itu, lebih dari 15 sel epitel per HPF jenis tubular ginjal dapat mengindikasikan bahwa ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik.

Siapa saja yang berisiko memiliki sel epitel dalam urin?

Tentu tak semua orang akan diminta untuk melakukan tes urin dan dilihat apakah ada sel epitel di dalamnya. Beberapa orang yang berisiko punya sel epitel saja yang biasanya akan disarankan untuk melakukan tes urin, yaitu:

  • Orang yang memiliki batu ginjal
  • Mengalami penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh
  • Mengalami diabetes
  • Mengalami tekanan darah tinggi
  • Memiliki riwayat penyakit penyakit ginjal kronik
  • Mengalami pembesaran kelenjar prostat
  • Orang yang sedang hamil

Setelah ditemukan sel epitel dalam urin, pengobatan apa yang akan dilakukan?

Penanganan medis akan diberikan berdasarkan penyebab yang terjadi.

Jika ditemukan sel epitel ini karena terjadinya infeksi saluran kemih maka akan diberi penanganan dengan antibiotik atau antivirus dan disarankan untuk mengonsumsi banyak air untuk mempercepat proses penyembuhan.

Sementara bila disebabkan oleh kondisi diabetes melitus maka akan dilakukan perawatan khusus untuk penyakit diabetesnya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca