Apa Artinya Jika Ada Epitel Dalam Tes Urin? Apakah Berbahaya?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019
Bagikan sekarang

Urine adalah hasil buangan dari seluruh proses metabolisme di tubuh. Semua zat yang sudah tidak terpakai akan dikeluarkan tubuh melalui urine agar tidak menumpuk racun. Nah, jika Anda baru saja menjalani tes urin, mungkin akan melihat ‘sel epitel positif’. Bila ini terjadi, apa artinya? Apakah ada sel epitel dalam urin berbahaya? Simak di bawah ini.

Ada sel epitel dalam urin, apa artinya?

Sel epitel adalah sel yang berasal dari permukaan tubuh, seperti dari kulit, pembuluh darah, saluran kemih, atau organ-organ tubuh. Sel ini berfungsi sebagai penghalang antara bagian dalam dan luar tubuh. Peran utama yang paling penting dari sel epitel adalah melindungi bagian dalam tubuh dari virus.

Sebenarnya, bila dalam hasil tes urin tertera positif sel epitel, tandanya dalam urin Anda memang ada sejumlah sel epitel. Namun hal ini termasuk normal dan wajar jika jumlah sel epitelnya tidak terlalu banyak.

Namun, ketika jumlah sel epitel dalam urin tersebut banyak, kemungkinan ada suatu masalah yang terjadi. Hasil ini bisa menandakan bahwa Anda mengalami infeksi, penyakit ginjal, atau kondisi medis lainnya.

Dokter akan menyarankan untuk memeriksa jumlah sel epitel dalam urin jika tes urin secara visual atau tes urin kimia Anda menunjukan hasil yang tidak normal.

Anda mungkin juga memerlukan tes ini jika memiliki gejala gangguan saluran kemih atau ginjal. Gejala-gejalanya seperti sering buang air kecil (anyang-anyangan), saat buang air kecil terasa nyeri, sakit perut, dan sakit punggung.

Bagaimana mengartikan hasil tes urin yang telah dilakukan?

Dilansir dalam laman Healthline, hasil tes urin setelah dianalisis secara mikroskopik akan ada 3 kemungkinan hasil:

  • Ditemukan sel epitel sedikit
  • Ditemukan sel epitel sedang
  • Ditemukan sel epitel banyak

Ketika dalam hasil ditemukan 1-5 sel epitel per HPF (satuan penukuran jumlah sel epitel) jenis squamous , ini masih dalam kategori normal sebab sangat mungkin sel epitel mengelupas dari tubuh secara alamiah. Namun ketika hasil menunjukan sedang dan banyak, kemungkinannya beberapa kondisi ini bisa terjadi:

  • Terjadinya infeksi saluran kemih
  • Terjadinya penyakit ginjal atau hati
  • Terjadinya jenis kanker tertentu
  • Terjadi infeksi jamur

Selain jumlahnya, jenis sel epitel juga dapat menandakan kondisi tertentu. Misalnya, sel epitel Anda setelah dianalisis ternyata mengandung hemoglobin dalam jumlah besar atau ada partikel darah, ini dapat mengindikasikan bahwa urine Anda baru-baru ini mengandung sel darah merah bahkan sebelum terlihat pada pemeriksaan visual atau kimia,

Selain itu, lebih dari 15 sel epitel per HPF jenis tubular ginjal dapat mengindikasikan bahwa ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik.

Siapa saja yang berisiko memiliki sel epitel dalam urin?

Tentu tak semua orang akan diminta untuk melakukan tes urin dan dilihat apakah ada sel epitel di dalamnya. Beberapa orang yang berisiko punya sel epitel saja yang biasanya akan disarankan untuk melakukan tes urin, yaitu:

  • Orang yang memiliki batu ginjal
  • Mengalami penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh
  • Mengalami diabetes
  • Mengalami tekanan darah tinggi
  • Memiliki riwayat penyakit penyakit ginjal kronik
  • Mengalami pembesaran kelenjar prostat
  • Orang yang sedang hamil

Setelah ditemukan sel epitel dalam urin, pengobatan apa yang akan dilakukan?

Penanganan medis akan diberikan berdasarkan penyebab yang terjadi.

Jika ditemukan sel epitel ini karena terjadinya infeksi saluran kemih maka akan diberi penanganan dengan antibiotik atau antivirus dan disarankan untuk mengonsumsi banyak air untuk mempercepat proses penyembuhan.

Sementara bila disebabkan oleh kondisi diabetes melitus maka akan dilakukan perawatan khusus untuk penyakit diabetesnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Vagina Sakit Saat Kencing yang Tidak Boleh Disepelekan (Plus Cara Mengatasinya)

Jangan anggap sepele ketika vagina terasa sakit saat kencing. Segera periksakan ke dokter karena ada banyak penyakit yang menyebabkan kondisi ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Setelah Didiagnosis Mengalami Gagal Hati, Apa Pengobatan yang Harus Dilakukan?

Adanya masalah bisa membuat fungsi organ hati terganggu, bahkan menyebabkan gagal hati. Sebelum memburuk, cari tahu seputar pengobatan gagal hati di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Panduan Aman Menjalankan Puasa Bebas ISK (Infeksi Saluran Kencing)

Puasa diketahui meningakatkan risiko terkena ISK (infeksi saluran kemih). Lantas, bagaimana cara mencegah ISK saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 13/05/2019

Kondisi Kesehatan Apa Saja yang Bisa Diketahui dari Tes pH Urine?

Salah satu pemeriksaan kesehatan yang umum adalah tes pH urine alias menguji tingkat keasaman dari air seni. Kondisi apa saja yang bisa ditunjukkan tes ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala jenis gejala hantavirus

Mengenal Jenis-Jenis Hantavirus, Virus dari Tikus yang Dapat Mematikan

Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19/03/2020
auto-brewery syndrome adalah

Merasa Mabuk tapi Tidak Minum Alkohol? Mungkin Anda Punya Auto-Brewery Syndrome

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 03/03/2020
gejala diabetes insipidus

3 Gejala Paling Khas Diabetes Insipidus yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26/08/2019
penyebab ginjal bengkak atau hidronefrosis

Beberapa Penyebab yang Membuat Ginjal Anda Bengkak (Hidronefrosis)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2019