Kapan biasanya Anda dan pasangan melakukan hubungan intim? Kebanyakan orang umumnya menjawab, “Kalau kebetulan lagi ingin saja,” atau, “Kalau lagi nggak capek.” Selama ini seks dianggap sebagai suatu aktivitas yang terjadi secara spontan dan tidak bisa diatur. Masalahnya, banyak pasutri yang menunda-nunda sesi bercinta karena seringkali terbentur segala macam kesibukan di luar kamar tidur.

Makanya, Anda berdua harus menjadwalkan sesi bercinta yang rutin di kalender dan menyepakatinya. Jika terus ditunda-tunda menunggu waktu yang tepat, pada akhirnya Anda berdua justru absen terus sehingga urusan ranjang makin terbengkalai. Tidak heran banyak pasutri yang hanya melakukan hubungan intim hanya 1-2 kali dalam setahun. Padahal, seks merupakan salah satu kunci utama keharmonisan rumah tangga

Kenapa melakukan hubungan intim itu harus dijadwalkan rutin

Anggapan bahwa berhubungan intim selalu bersifat spontan adalah mitos. Jika Anda menginginkan rumah tangga yang intim dan selalu bergairah, Anda harus menyisihkan waktu untuk menyesuaikan diri dan menantikannya.

Menjadwalkan hubungan intim bisa diibaratkan seperti sedang merencanakan liburan. Anda harus memikirkan apa yang mau dibeli atau dibawa dalam koper. Anda juga harus terlebih dulu memutuskan ke mana destinasi liburan Anda, kapan waktu yang tepat untuk berangkat, menjadwalkan cuti kantor, dan tidak lupa untuk pesan tiket pesawat serta kamar hotel. Jika Anda mau menyempatkan waktu untuk menyusun rencana liburan, kenapa tidak dengan seks?

Menjadwalkan waktu untuk bercinta justru menjadi cara terbaik untuk membuat momen berduaan Anda jadi lebih romantis dan menyenangkan tanpa beban. Sama seperti membuat jadwal meeting kantor dengan klien, menjadwalkan seks di kalender secara langsung akan membuat Anda untuk mengosongkan waktu dan menjadikannya sebagai prioritas yang sudah disepakati bersama.

Menjadwalkan hubungan intim juga akan membuat Anda berdua meluangkan waktu untuk membicarakan tentang seks yang dinanti-nanti, misalnya untuk berdiskusi tentang kapan hari yang pas, ingin melakukan hubungan intim di mana, apa yang sebelumnya mau Anda berdua lakukan (makan malam romantis atau nonton bioskop), hingga merancang skenario untuk mewujudkan fantasi seks Anda berdua. Pada akhirnya, rutinitas ini dapat membantu memperkuat ikatan Anda sebagai suami istri.

Terlebih, Anda jadi semakin dipenuhi rasa penantian yang mendebarkan untuk (akhirnya) bisa menghabiskan waktu berdua dengan pasangan. Selama menghitung mundur sampai tibanya hari-H, Anda bisa memulai foreplay untuk terus membangun gairah seks. Misalnya, dengan merencanakan lingerie seksi mana yang ingin Anda pakai, membeli (dan mencoba) sex toys, membuat kejutan romantis, atau dengan saling berkirim pesan seks. Sehingga ketika waktunya tiba, sesi bercinta Anda bisa menjadi suatu pengalaman yang tidak terlupakan.

Selain itu, penjadwalan juga membantu kita untuk mengatur waktu dan energi. Contohnya, jika memang sudah ditentukan pada tanggal tertentu, jangan menghabiskan waktu seharian untuk memasak atau lembur di kantor. Dengan demikian ketika waktunya tiba, Anda tidak keburu kelelahan dan akhirnya mangkir dari “tanggung jawab”.

seks dengan ADHD

Bagaimana cara menjadwalkan untuk berhubungan intim?

Tentukan berapa sering Anda dan pasangan akan melakukan hubungan intim

Meskipun ini tidak mudah, namun coba untuk sepakati dan ambillah jalan tengah jika Anda dan pasangan memiliki ekspektasi yang berbeda.

Tentukan waktu

Pilihlah hari di mana Anda dan pasangan sama-sama tidak terlalu sibuk. Jika semua penuh, berembuklah untuk berdiskusi membuat prioritas. Mungkin ada yang rencana yang harus dibatalkan atau dipindahkan. Namun sebaiknya, jadwalkan sedemikian rupa agar tidak bertabrakan. Tandai hari yang sudah disepakati dalam kalender.

Tandai di kalender

Gunakan kalender yang dapat diakses bersama oleh pasangan Anda, baik itu kalender yang digantung di kamar atau kalender elektronik. Yang penting Anda dan pasangan bisa mengakses jadwalnya dan memang kalender itu yang dilihat setiap harinya.

Jaga janji Anda

Rencana tidak akan terwujud, jika salah satu dari Anda tidak mematuhi janji yang sudah sama-sama disepakati sebelumnya. Jika Anda melanggar janji dengan pasangan Anda, ini artinya Anda menganggap si dia tidak penting dalam hidup Anda. Hal ini merupakan langkah awal yang salah dan perlu diperbaiki segera.

Pada akhirnya, menjadwalkan untuk melakukan hubungan intim dapat meningkatkan keinginan untuk melakukan seks secara spontan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca