4 Alasan Kesehatan Mengapa Anda Harus Sering Kelonan Dengan Pasangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Cuddling atau biasa juga disebut kelonan, merupakan sebuah hal yang sering dilakukan oleh pasangan dengan posisi saling memeluk, mencium, atau membelai lembut satu sama lain. Posisi kelonan ini biasanya dilakukan saat satu pasangan menyamping dan pasangan lainnya ikut memeluk dari belakang.

Tapi, sebetulnya adakah manfaat dari melakukan cuddling ini? Jelas ada, dan sangat bermanfaat untuk kedua pasangan. Baiknya, simak beberapa manfaat kelonan yang bisa Anda dapatkan pada penjelasan di bawah ini.

Manfaat kelonan yang bisa Anda dapatkan

Kelonan banyak disukai karena memang posisi ini dapat membuat kedua pasangan merasa rileks dan semakin intim. Para pasangan, juga merasakan kedekatan ketika tubuh mereka saling menyentuh dan ketika dilanjutkan dengan hubungan seks pun, hal ini akan menjadi sangat mengesankan.

Berikut ini merupakan manfaat yang bisa Anda dapat dari cuddling atau kelonan:

1. Anda akan merasa lebih baik

Salah satu manfaat kelonan yaitu dapat melepaskan hormon oksitosin di dalam tubuh. Seperti yang diketahui, hormon oksitosin ini dikenal sebagai hormon yang bisa membuat perasaan Anda jadi lebih baik. Hormon oksitosin juga bisa meningkatkan kebahagiaan hidup Anda secara keseluruhan.

Dengan gerakan cuddling yang termasuk memeluk dengan penuh rasa cinta, tubuh akan melepaskan zat kimia seperti zat endorfin. Zat ini sama efeknya ketika Anda berolahraga atau makan coklat, yaitu mendapatkan kenikmatan untuk diri sendiri secara emosional.

2. Mengurangi risiko stress dan tekanan darah tinggi

Catherine A. Connors, seorang terapis masalah stress mengatakan kalau kontak fisik pada orang lain seperti kelonan, dapat membantu mengurangi gejala stress. Kontak fisik seperti mencium, memeluk, mengelus lembut pasangan akan meningkatkan kadar oksitosin tubuh. Ketika kadar oksitosin tubuh meningkat keluar, reaksi kimia tubuh ini dapat membantu mengurangi tekanan darah, yang efeknya bisa mencegah risiko penyakit jantung. Dan yang paling penting, tubuh jadi tidak gampang stress dan cemas berlebihan.

3.  Keintiman dengan pasangan jadi meningkat

Telah banyak diketahui efeknya, kalau oksitosin dikenal sebagai hormon yang akan meningkatkan rasa intim dan keterikatan pada seseorang. Dengan kelonan, rasa keterikatan yang muncul sama halnya dengan efek menyusui ibu dan bayi.

Sebuah studi baru-baru ini menyatakan bahwa oksitosin memiliki peran biologis dalam ikatan antara ibu dan bayi. Studi dari Baylor College of Medicine tersebut juga mengatakan bahwa kelonan dapat memunculkan zona nyaman antara Anda dan pasangan. Dengan begitu, Anda bisa menemukan keseimbangan antara zona kenyamanan dan rasa saling mengikat yang muncul dengan pasangan saat memadu kasih.

4. Sebagai cara berkomunikasi lewat sentuhan

David Klow, seorang terapis pernikahan di Chicago, mengingatkan akan satu manfaat besar dari kelonan ini. Sebagian besar klien dari David Klow mengeluh akan masalah komunikasi dalam perkawinan mereka. Kebanyakan orang ingin dimengerti dan sayangnya hanya komunikasilah yang bisa menyampaikannya.

Bagi orang yang susah menyampaikan dengan lisan pasti akan sangat sulit, maka dari itu komunikasi lewat gestur atau sentuhan saat kelonan bisa menjadi cara ampuh untuk menyatakan pada pasangannya. Kelonan pun didapuk dapat menjadi perantara keinginan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata pada pasangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit