Sperma Suami yang Tak Sehat Bisa Sebabkan Istri Keguguran

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 November 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sel sperma memiliki peran penting untuk kehamilan yang sehat. Namun, sperma juga dapat menjadi penyebab keguguran. Tanpa disadari, beberapa kasus keguguran bisa disebabkan oleh kualitas sperma tidak sehat. Meskipun belum diketahui seberapa sering itu terjadi, hal ini perlu diwaspadai.

Seperti apa, sih, sperma yang sehat itu?

Ada beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan sperma. Di antaranya adalah jumlah sel sperma, pergerakan sperma, serta struktur (morfologi) sperma. Nah, gangguan pada jumlah, pergerakan, atau struktur sperma akan membuat kualitasnya menurun.

Pada banyak kasus struktur sperma yang tidak normal, ada kromosom (penentu genetik) yang rusak. Hal ini dapat memicu gangguan perkembangan pada kehamilan dan keguguran awal (ketika sel telur yang baru saja dibuahi mengalami kerusakan atau gagal berkembang jadi janin). Selain itu, kerusakan pada bagian kepala sperma karena radikal bebas juga membuat kualitas sperma tidak sehat.

Jadi, meskipun sperma bisa mencapai sel telur dan melakukan pembuahan, bukan berarti sel sperma tersebut dijamin sehat. Masih ada kemungkinan bahwa sel sperma yang berhasil membuahi sel telur adalah sel sperma dengan kualitas yang tidak sehat.

Untuk menentukan kualitas sperma Anda, Anda memang harus periksa ke dokter dan melakukan serangkaian tes. Baru kemudian sel sperma Anda diuji kualitasnya di laboratorium.

Panas Merusak Sperma

Bagaimana sperma tidak sehat menyebabkan keguguran?

Selama ini, kebanyakan penelitian terlalu fokus pada kualitas sel telur dan kesehatan ibu hamil sebagai penyebab keguguran. Padahal, salah satu alasan ibu hamil mengalami keguguran mungkin disebabkan oleh suami dengan sperma tidak sehat.

Beberapa penelitian belakangan ini menunjukkan bahwa ada hal lain yang menyebabkan keguguran. Tidak hanya dari wanita, pria juga bisa berperan. Kualitas sperma yang buruk dapat menjadi salah satu penyebabnya. Hal ini bisa terjadi jika seorang pria memiliki kelainan kromosom dalam spermanya dan kelainan sperma lainnya seperti jumlah sperma, bentuk sperma, dan pergerakan sperma.

Belum ada angka yang pasti untuk mengukur seberapa sering sperma menjadi faktor keguguran pada ibu hamil. Namun, hal ini masih mungkin terjadi, terutama pada pria yang memiliki bentuk sperma tidak normal atau pria yang memang memiliki tingkat kesuburan yang rendah.

Dalam kebanyakan kasus, diduga bahwa sistem kekebalan tubuh ibu hamil mengenali adanya masalah pada gen bayi yang sedang berkembang. Dari situ, tubuh secara otomatis mengakhiri kehamilan.

Teori lain yang cukup kuat adalah bahwa bayi yang sedang berkembang akhirnya mencapai titik di mana masalah genetik yang dibawa oleh sperma menyebabkan bayi berhenti tumbuh. Selain itu, kemungkinan hilangnya gen tertentu untuk pengembangan lanjutan dapat menyebabkan bayi atau plasenta tumbuh dengan tidak semestinya. Hal ini yang menyebabkan terjadinya beberapa jenis kelainan kromosom dan akhirnya menyebabkan keguguran.

sperma bertahan hidup

Bagaimana cara menjaga kualitas sperma?

Sebenarnya prinsip untuk menjaga kesehatan sperma itu sederhana. Bila Anda menjalani gaya hidup sehat, kualitas sel sperma Anda akan baik pula. Jadi, mulai sekarang mulai hidup sehat dengan cara menjaga pola makan bernutrisi seimbang, tidur yang cukup, rutin berolahraga, membatasi konsumsi alkohol, berhenti merokok.

Selain itu, untuk kesehatan sperma dan alat reproduksi pria, hindari paparan udara yang panas terlalu lama. Ini karena suhu panas, misalnya dari laptop yang Anda pangku atau berendam di air panas, bisa merusak kualitas sperma.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Alergi sperma bukan sekadar mitos. Menurut penelitian ada 12% wanita di dunia ini yang mengalami kondisi ini. Apakah bisa disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi

Berapa kali Anda menonton pornografi dalam seminggu? Hati-hati, lho. Para ahli menguak kalau kecanduan pornografi berdampak pada risiko disfungsi ereksi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 11 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Makan Taoge Bikin Pria Lebih Subur, Fakta atau Mitos?

Ingin lebih subur? Taoge banyak dipercaya mampu meningkatkan kesuburan pria. Apakah benar taoge bisa bikin lebih subur, atau hanya mitos?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat, Tips Sehat 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit