Trauma Pada Jari

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

  1. Definisi

Apa itu trauma pada jari?

Panduan ini mencakup luka pada jari tangan dan kaki. Biasanya dampak tersebut menyebabkan memar dan bengkak pada jaringan lembut yang menutup tulang (seperti saat benda berat menimpa jari kaki atau ketika tangan menonjok dinding). Namun, jika yang terkena pukulan atau hantaman adalah ujung jari, energi akan diserap oleh permukaan sendi dan cedera akan muncul pada bagian sendir di jari yang terhantam.

Untuk jari yang terhantam, selalu periksa dengan hati-hati apakah jari masih bisa diluruskan. Dalam cedera hantaman (karena terhantam mobil atau pintu), biasanya ujung jari akan mengalami sedikit luka. Terkadang kuku akan rusak dan, meski jarang terjadi, mungkin ada patah tulang kecil.

Apa saja tanda-tanda dan gejalanya?

Selain luka goresan dan memar, trauma pada jari dapat memunculkan tanda-tanda berikut:

  • Ujung jari terluka (biasanya karena terjepit di pintu): ujung jari tergores atau berdarah. Terkadang kuku juga rusak.
  • Cedera pada kuku: jika pangkal kuku terluka, Anda membutuhkan jahitan untuk mencegah kecacatan kuku. Namun ini tidak begitu diperlukan jika terjadi di kuku kaki.
  • Ada gumpalan darah di bawah kuku: biasanya disebabkan hantaman benda berat pada jari saat jari sedang berada pada permukaan yang rata.
  • Terkadang terasa sangat sakit.
  • Mungkin terjadi retakan tulang atau dislokasi.
  1. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Jari Tangan atau Kaki Memar:

Rendam di air dingin selama 20 menit. Minum acetaminophen atau ibuprofen sesuai kebutuhan untuk menangani rasa sakit. Kemudian hubungi dokter jika rasa sakit tak kunjung hilang setelah 3 hari atau jika jari tidak bisa digunakan dengan normal setelah satu minggu.

Jari Terjepit:

Rendam tangan di air dingin selama 20 menit. Minum acetaminophen atau ibuprofen sesuai kebutuhan untuk menangani rasa sakit. Jari akan sangat sensitif untuk satu minggu ke depan, jadi lindungi jari dengan membalutnya rapat dengan jari di sebelahnya.

Hubungi dokter jika rasa sakit tak kunjung hilang setelah 3 hari atau jika jari tidak bisa digunakan jari dengan normal setelah dua minggu.  Jika masalah ini kambuh, balut jari yang terluka (sehingga sendi yang sakit tidak akan patah berlebihan) sebelum berolahraga untuk 3 sampai 4 minggu.

Ujung Jari Terhantam atau Teremukkan:

Sebelum menjalani perawatan mandiri, cek kembali panduan mengenai kapan harus berkonsultasi dengan dokter. Rendam tangan di air dingin selama 20 menit. Minum acetaminophen atau ibuprofen sesuai kebutuhan untuk menangani rasa sait. Bersihkan jari dengan cairan sabun ketika direndam. Potong bagian kecil dari kulit yang robek dengan gunting steril. Jika ada kemungkinan luka menjadi kotor, tutup dengan perban. Ganti perban setiap 24 jam.

Area yang terluka akan sangat sensitif untuk beberapa minggu ke depan, lindungi dari kemungkinan terluka kembali. Hubungi dokter jika rasa sakit tidak hilang setelah 3 hari, jika terasa tanda-tanda infeksi apapun, jika jari tidak dapat digunakan jarinya dengan normal setelah 1 minggu.

Kuku Robek:

Rekomendasi berikut diterapkan pada kuku yang robek karena terjepit atau lainnya. Jika kuku robek karena cedera hantaman, anak Anda perlu dibawa ke dokter. Jika kuku patah tetapi tidak meninggalkan ujung yang kasar, biarkan saja. Jika kuku robek cukup parah atau hampir terlepas, gunakan gunting steril atau gunting kuku untuk memotong bagian yang robek atau terlepas. Kuku terlepas yang dibiarkan dapat tersangkut benda lain.

Rendam jari selama 20 menit di air dingin, oleskan salep antibiotik dan tutup luka dengan perban. Setiap hari, lepaskan perban dan rendam selama 20 menit sekali sehari. Di hari ke tujuh, bantalan kuku seharusnya ditutupi oleh kulit baru, sehingga perendaman dan pemerbanan dapat dihentikan. Kuku baru akan tumbuh satu sampai 2 bulan ke depan. Hubungi dokter Anda jika terdapat tanda-tanda infeksi.

Luka Luar:

Bersihkan luka dengan hati-hati menggunakan air dan sabun. Kemudian tekan perlahan selama 10 menit dengan perban steril untuk menghentikan perdarahan.

Buku-buku Jari Terkelupas:

Bersihkan luka dengan hati-hati menggunakan air dan sabun. Menggosok dengan perban steril mungkin diperlukan untuk mengeluarkan kotoran. Kulit yang terkelupas (terutama jika kotor) harus dipotong dengan gunting steril atau gunting kuku. Setelah dibersihkan, beri tekanan selama 10 menit dengan perban steril untuk menghentikan perdarahan. Gunakan salep antibiotik dan tutup dengan perban. Lepaskan perban dan bersihkan luka setiap hari. Hubungi dokter jika terdapat tanda-tanda infeksi.

Cincin Tersangkut di Jari yang Bengkak:

Segera hubungi dokter jika jari membiru atau lebam. Dalam kebanyakan kasus, utamakan untuk melepaskan cincin. Kunci untuk melepaskan cincin adalah dengan mengurangi pembengkakan jari. Pendekatan ini membutuhkan kesabaran.

Dalam selang waktu 5 menit, rendam tangan di air dingin, kemudian genggam dan kepalkan jari di udara. Setelah 30 menit (setelah tangan diangkat untuk ketiga kalinya), olesi jari dengan minyak mineral atau minyak goreng. Ketika tangan diangkat, tekanan ke atas dapat diberikan sampai cincin terlepas. Jika cincin tak kunjung terlepas, hubungi dokter sebelum pembengkakan memburuk.

Pembengkakan Jari Tangan atau Kaki Pada Bayi:  

Pembengkakan jari tangan atau kaki yang tidak wajar membutuhkan perhatian medis. Rambut tipis atau benang tipis dapat dengan tidak sengaja terbalut di sekitar jari kaki (terkadang pada jari tangan atau penis). Seiring dengan bayi Anda tumbuh besar dan rambut tidak menggores kulit, pasokan darah dari jari kaki akan berkurang secara perlahan. Lekukan tajam yang membatasi jari yang membengkak akan menjadi temuan utama. Anda memerlukan pertolongan medis untuk memindahkan rambut ini.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter anak jika:

  • Kulit terbuka lebar dan kemungkinan membutuhkan jahitan
  • Perdarahan tidak dapat dihentikan setelah 10 menit penekanan
  • Rasa sakit yang parah
  • Darah terkumpul di bawah kuku dan menjadi sangat sakit
  • Kuku jari rusak diikuti dengan cedera remuk
  • Sendi jari tidak bisa terbuka (kaku) dan tertutup sempurna (bengkok)
  • Anda merasa hal tersebut adalah cedera serius
  • Jari tangan atau kaki membengkak
  1. Pencegahan

Kurangi kecepatan dan tenaga dari aktivitas yang memerlukan gerakan berulang seperti memalu, mengetik, merajut, memotong, menyapu, menggaruk, memainkan oleh raga raket, atau mendayung.

Pertimbangkan untuk menggunakan sarung tangan yang melindungi pergelangan tangan dan menyerap getaran dengan bantalan saat bekerja dengan alat yang bergetar.

Gunakan peralatan yang aman, seperti sarung tangan, dan ikuti instruksi mengenai penggunaan peralatan tangan dan daya yang tepat.

Hindari masalah dengan mengenakan sepatu yang baik. Gunakan sepatu yang nyaman dan dapat melindungi kaki Anda.

Jangan berjalan dengan kaki telanjang di area seperti jalan dan taman yang dapat meningkatkan risiko Anda menginjak benda asing.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Parafimosis

DefinisiApa itu parafimosis? Parafimosis adalah kondisi saat kulup penis tidak dapat ditarik kembali ke kepala penis. Dapat menyebabkan kulup penis membengkak dan tersangkut, sehingga mencegah peredaran darah terjadi ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Trauma Gigi

Trauma gigi atau cedera pada gigi sering ditandai dengan keluarnya darah dari gusi. Jika kasusnya ringan, cedera bisa Anda tangani sendiri di rumah.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Luka Gores

Biasanya, luka akibat goresan benda tajam hanya menimbulkan bekas sayatan. Namun, mengobati luka gores juga tidak boleh sembarangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Luka Lecet

Luka lecet tidak hanya terasa perih dan menyakitkan, tapi juga bisa mengganggu penampilan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
membersihkan luka diabetes dengan sabun

Luka Tertusuk

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit campak pada bayi

Campak

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit