home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tidak Punya Otot, Bagaimana Jari Bisa Bergerak dan Menahan Beban?

Tidak Punya Otot, Bagaimana Jari Bisa Bergerak dan Menahan Beban?

Jika Anda melihat bagian lengan orang mungkin Anda pernah melihat ototnya. Nah, bagaimana dengan jemari? Apakah Anda pernah melihat jari orang memiliki otot? Jangan-jangan jari tidak punya otot? Lalu bagaimana bisa jari bekerja mengangkat segala macam barang jika tidak memiliki otot? Simak ulasannya di sini.

Apa benar jari tidak punya otot?

Otot adalah alat gerak aktif manusia. Tanpa otot, maka manusia tidak bisa menggerakan tulang tangan, kaki, dan bagian lainnya secara dengan leluasa. Namun, bagaimana dengan jari? Ternyata benar, jari tidak punya otot meskipun bisa bergerak.

Meskipun tidak ada otot, tetapi jari tetap bisa bekerja dengan baik. Itu semua karena meskipun tidak ada otot di jari, ada 34 otot di telapak tangan dan di bagian lengan bawah (dari sekitar siku sampai pergelangan tangan) yang membuat jari bisa bekerja dengan baik.

Otot-otot di sanalah yang membuat jari bisa melakukan berbagai macam hal. Misalnya membuka pintu, bertepuk tangan, menunjuk dengan jari, berjabat tangan, memegang tas, main HP, dan lainnya.

Jari dan telapak tangan memiliki struktur yang yang sangat rumit. Masing-masing tangan memiliki 27 tulang dan sejumlah sendi. Total seluruh jumlah tulang di tangan membentuk hampir seperempat dari jumlah tulang tubuh manusia.

Bagaimana jari bergerak?

Bagaimana manusia bisa menggunakan jari untuk mengetik, bermain piano, dan melakukan berbagai hal? Semua berpusat pada otak. Otot di telapak tangan dan lengan bawah akan bekerja hanya saat otak menyuruh mereka melakukannya. Memang begitu banyak hal penting yang harus dilakukan dengan tangan. Bahkan, sekitar seperempat bagian otak memiliki tugas untuk mengontrol perpindahan otot-otot di tangan untuk menggerakan jari.

Otak yang mengirim pesan ke saraf yang terhubung ke otot telapak tangan dan lengan bawah. Pesan tersebut memberi tahu otot tertentu untuk dikencangkan dan otot lainnya untuk rileks. Sehingga gerakan yang diinginkan pun akan terjadi.

Otot-otot di telapak tangan dan lengan bawah terubung dengan tendon. Tendon ini yang akan menghubungkan setiap otot ke tulang tertentu di jemari. Tendon merupakan jaringan ikat yang kuat menjadi pengikat antara otot dan tulang, yang menggerakan jari seperti yang Anda perintahkan.

Ketika otot berkontraksi, otot menarik tendon, yang kemudian menarik tulang dan menggerakannya. Jadi, secara sederhana otak memerintahkan saraf telapak tangan untuk menggerakkan tendon dan tulang jari.

Saraf apa saja yang terhubung ke tangan agar bisa menggerakan jari?

Ada dua saraf utama (pada gambar di bawah berwarna kuning) untuk menggerakan jari, yakni saraf median dan saraf ulnar.

Saraf median yang akan mengarah ke jempol, jari telunjuk, jari tengah dan sebagian jari manis. Sedangkan saraf ulnar adalah bagian saraf yang membawa pesan dari otak untuk menggerakan jari bagian kelingking, dan setengah jari manis.

Berikut ini gambar bagian jari beserta saraf yang bertanggung jawab mengantarkan pesannya.

Sumber: muscleandjoint.ca

Contohnya untuk menggerakan jari kelingking, otak akan mengirimkan pesan ke saraf ulnar, lalu saraf ulnar akan membuat otot di telapak tangan berkontraksi sehingga menggerakan tendon bagian jari kelingking. Hingga akhirnya jari kelingking akan bergerak.

Tiap jari memiliki sendi yang bisa digerakkan juga

Tiap satu jari juga memiliki kemampuan untuk bisa digerakan meskipun tidak bergerak luas ke segala arah. Setiap jari memiliki 3 tulang, kecuali ibu jari yang hanya memiliki 2 tulang.

Di antara tulang-tulang tersebut terdapat sendi. Sendi inilah yang membuat jari juga bisa digerak-gerakan. Sendi antar tulang jari ini hanya bisa dipindahkan dengan satu cara yakni fleksi dan ekstensi atau menekuk dan meluruskan. Ini artinya, jari hanya bisa bergerak menekuk lalu diluruskan lagi.

Jika Anda gerakkan jari, Anda hanya bisa menekuknya satu arah dan mengembalikannya lurus lagi, bukan? Nah, itu yang dimaksud dengan menekuk dan meluruskan.

Khusus untuk jempol atau ibu jari, selain melakukan fleksi dan ekstensi, sendinya juga bisa digerakan lebih leluasa dibandingkan jari lainnya.

Coba rasakan keberadaan otot saat jari Anda bergerak

Luruskan tangan Anda ke depan dengan telapak tangan menghadap ke bawah dan jari terulur lemas ke bawah. Lalu, tetap jaga posisi tangan Anda dengan posisi lurus ke depan sambil mengepalkan tangan. Apakah Anda merasakan ada pergerakan otot seperti tertarik di bagian lengan bawah Anda menjadi tegang? Nah, ini adalah salah satu tanda bahwa jari digerakan oleh otot yang berada di luar jari.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Institute for Quality and Efficiency in Health Care. 2010. How Does the Hand Work. [Online] Tersedia pada: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279362/ (Diakses 6 febuari 2018)

Komaroff Anthony. 2015. Do We Have Muscles in Our Fingers?. [Online] Tersedia pada: https://www.askdoctork.com/do-we-have-muscles-in-our-fingers-201504047640 (Diakses 6 febuari 2018)

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 2 minggu lalu
x