Tidak Punya Otot, Bagaimana Jari Bisa Bergerak dan Menahan Beban?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda melihat bagian lengan orang mungkin Anda pernah melihat ototnya. Nah, bagaimana dengan jemari? Apakah Anda pernah melihat jari orang memiliki otot? Jangan-jangan jari tidak punya otot? Lalu bagaimana bisa jari bekerja mengangkat segala macam barang jika tidak memiliki otot? Simak ulasannya di sini.

Apa benar jari tidak punya otot?

Otot adalah alat gerak aktif manusia. Tanpa otot, maka manusia tidak bisa menggerakan tulang tangan, kaki, dan bagian lainnya secara dengan leluasa. Namun, bagaimana dengan jari? Ternyata benar, jari tidak punya otot meskipun bisa bergerak.

Meskipun tidak ada otot, tetapi jari tetap bisa bekerja dengan baik. Itu semua karena meskipun tidak ada otot di jari, ada 34 otot di telapak tangan dan di bagian lengan bawah (dari sekitar siku sampai pergelangan tangan) yang membuat jari bisa bekerja dengan baik.

Otot-otot di sanalah yang membuat jari bisa melakukan berbagai macam hal. Misalnya membuka pintu, bertepuk tangan, menunjuk dengan jari, berjabat tangan, memegang tas, main HP, dan lainnya.

Jari dan telapak tangan memiliki struktur yang yang sangat rumit. Masing-masing tangan memiliki 27 tulang dan sejumlah sendi. Total seluruh jumlah tulang di tangan membentuk hampir seperempat dari jumlah tulang tubuh manusia.

Bagaimana jari bergerak?

Bagaimana manusia bisa mengetik, bermain piano, dan melakukan berbagai hal dengan jemari? Semua berpusat pada otak. Otot di telapak tangan dan lengan bawah akan bekerja hanya saat otak menyuruh mereka melakukannya. Memang begitu banyak hal penting yang harus dilakukan dengan tangan. Bahkan, sekitar seperempat bagian otak memiliki tugas untuk mengontrol perpindahan otot-otot di tangan untuk menggerakan jari.

Otak yang mengirim pesan ke saraf yang terhubung ke otot telapak tangan dan lengan bawah. Pesan tersebut memberi tahu otot tertentu untuk dikencangkan dan otot lainnya untuk rileks. Sehingga gerakan yang diinginkan pun akan terjadi.

Otot-otot di telapak tangan dan lengan bawah terubung dengan tendon. Tendon ini yang akan menghubungkan setiap otot ke tulang tertentu di jemari. Tendon merupakan jaringan ikat yang kuat menjadi pengikat antara otot dan tulang. Tendon ini yang akhirnya menggerakan jari seperti yang Anda perintahkan.

Ketika otot berkontraksi, otot menarik tendon, yang kemudian menarik tulang dan menggerakannya. Jadi, secara sederhana otak memerintahkan saraf telapak tangan untuk menggerakkan tendon dan tulang jari.

Saraf apa saja yang terhubung ke tangan agar bisa menggerakan jari?

Ada dua saraf utama (pada gambar di bawah berwarna kuning) untuk menggerakan jari, yakni saraf median dan saraf ulnar. Saraf median yang akan mengarah ke jempol, jari telunjuk, jari tengah dan sebagian jari manis. Sedangkan saraf ulnar adalah bagian saraf yang membawa pesan dari otak untuk menggerakan jari bagian kelingking, dan setengah jari manis. Berikut ini gambar bagian jari beserta saraf yang bertanggung jawab mengantarkan pesannya.

Sumber: muscleandjoint.ca

Contohnya untuk menggerakan jari kelingking, otak akan mengirimkan pesan ke saraf ulnar, lalu saraf ulnar akan membuat otot di telapak tangan berkontraksi sehingga menggerakan tendon bagian jari kelingking. Hingga akhirnya jari kelingking akan bergerak.

Tiap jari memiliki sendi yang bisa digerakkan juga

Tiap satu jari juga memiliki kemampuan untuk bisa digerakan meskipun tidak bergerak luas ke segala arah. Setiap jari memiliki 3 tulang, kecuali ibu jari yang hanya memiliki 2 tulang.

Di antara tulang-tulang tersebut terdapat sendi. Sendi inilah yang membuat jari juga bisa digerak-gerakan. Sendi antar tulang jari ini hanya bisa dipindahkan dengan satu cara yakni fleksi dan ekstensi atau menekuk dan meluruskan. Ini artinya, jari hanya bisa bergerak menekuk lalu diluruskan lagi.

Jika Anda gerakkan jari, Anda hanya bisa menekuknya satu arah dan mengembalikannya lurus lagi, bukan? Nah, itu yang dimaksud dengan menekuk dan meluruskan.

Khusus untuk jempol, selain melakukan fleksi dan ekstensi, sendinya juga bisa digerakan lebih leluasa dibandingkan jari lainnya.

Coba rasakan keberadaan otot saat jari Anda bergerak

Luruskan tangan Anda ke depan dengan telapak tangan menghadap ke bawah dan jari terulur lemas ke bawah. Lalu, tetap jaga posisi tangan Anda dengan posisi lurus ke depan sambil mengepalkan tangan. Apakah Anda merasakan ada pergerakan otot seperti tertarik di bagian lengan bawah Anda menjadi tegang? Nah, ini adalah salah satu tanda bahwa jari digerakan oleh otot yang berada di luar jari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit