Luka Tertusuk

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

1. Definisi

Apa itu luka tertusuk?

Kulit bisa terluka karena tertusuk oleh benda yang kecil dan tajam. Luka tusukan yang paling sering terjadi biasanya karena menginjak paku. Luka yang dihasilkan memang tidak cukup lebar namun tetap membutuhkan jahitan. Karena luka tusukan biasanya lebih cepat tertutup dan tidak sempat ada pembersihan lewat keluarnya darah, luka jenis ini sering menimbulkan infeksi. Luka tusukan di kelopak mata atas misalnya karena tertusuk pensil sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan abses otak. Infeksi yang dalam pada kaki biasanya dimulai dengan pembengkakan pada bagian atas kaki di 1 sampai 2 minggu setelah tusukan terjadi. Tetanus dapat terjadi jika anak Anda mengalami luka saat belum mendapat diimunisasi.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Luka tusukan dapat menyebabkan rasa sakit dan perdarahan ringan di area tusukan. Perdarahan biasanya cukup jelas jika seseorang mendapat luka robek. Selain itu, potongan kaca kecil juga dapat menyebabkan luka tusukan karena orang yang tertusuk mungkin tidak melihat potongan kaca yang terlalu kecil. Infeksi dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, luka bernanah, atau keluarnya cairan dari luka tusukan yang tidak disadari atau tidak ditangani dengan baik.

2. Cara menanganinya

Apa yang harus saya lakukan?

Rendam luka dalam air hangat dan sabun selama 15 menit. Gosok luka dengan kain lap untuk menghilangkan kotoran. Jika luka berdarah sedikit, Anda tak perlu khawatir karena perdarahan kecil dapat membantu menghilangkan kuman.

Gunting kulit yang terlepas atau terkelupas agar tidak menutupi luka. Gunakan gunting yang bersih setelah membersihkan luka dengan alkohol.

Oleskan salep antibiotik dan perban untuk mengurangi risiko infeksi. Ulangi proses pembersihan luka dan oleskan kembali salep antibiotik setiap 12 jam.

Minum acetaminophen atau ibuprofen untuk meredakan rasa sakit.

Kapan saya harus ke dokter?

Hubungi dokter segera jika:

  • Luka tusukan disebabkan benda kotor
  • Kulit sedang kotor saat korban tertusuk
  • Setelah luka dibersihkan, Anda masih dapat melihat kotoran atau partikel-partikel kecil di dalam luka
  • Ujung benda patah dan berpotensi masuk ke dalam luka
  • Tusukan terjadi di kepala, dada, perut, atau sendi
  • Korban tidak pernah mendapat vaksin tetanus

Meski tidak sedarurat gejala di atas, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter jika:

  • Korban belum mendapat suntik tetanus selama lebih dari 5 tahun
  • Luka nampak terinfeksi
  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak bertambah setelah 48 jam

3. Pencegahan

Jauhkan pisau, gunting, senjata api, dan barang-barang yang rapuh dari jangkauan anak-anak. Ketika anak-anak sudah cukup besar, ajarkan mereka bagaimana menggunakan pisau dan gunting dengan aman.

Pastikan Anda dan anak Anda selalu rutin mendapatkan imunisasi. Imunisasi tetanus umumnya direkomendasikan dilakukan setiap 10 tahun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Laktosa pada Susu Pertumbuhan Anak & Takaran Konsumsi yang Aman

Mengapa laktosa sering ditemukan dalam susu formula anak? Ini dia manfaat laktosa bagi tumbuh kembang anak yang perlu Anda ketahui.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
laktosa untuk anak
Anak 1-5 Tahun, Parenting 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pertolongan Pertama Ketika Telinga Kemasukan Serangga

Salah satu benda asing yang paling sering masuk ke dalam telinga adalah serangga. Lantas, bagaimana pertolongan pertama saat telinga kemasukan serangga?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Social Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan Sosial)

Berbeda dengan pemalu atau gugup, penderita social anxiety disorder bisa terserang panik dan rasa takut saat bersosialisasi. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 25 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
anak cengeng

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
mata kelilipan

Tidak Boleh Sembarangan, Ini Cara Mengatasi Mata Kelilipan yang Benar

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Mitos Keliru Tentang Orang Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit