Luka Tertusuk

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18/09/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

1. Definisi

Apa itu luka tertusuk?

Kulit bisa terluka karena tertusuk oleh benda yang kecil dan tajam. Luka tusukan yang paling sering terjadi biasanya karena menginjak paku. Luka yang dihasilkan memang tidak cukup lebar namun tetap membutuhkan jahitan. Karena luka tusukan biasanya lebih cepat tertutup dan tidak sempat ada pembersihan lewat keluarnya darah, luka jenis ini sering menimbulkan infeksi. Luka tusukan di kelopak mata atas misalnya karena tertusuk pensil sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan abses otak. Infeksi yang dalam pada kaki biasanya dimulai dengan pembengkakan pada bagian atas kaki di 1 sampai 2 minggu setelah tusukan terjadi. Tetanus dapat terjadi jika anak Anda mengalami luka saat belum mendapat diimunisasi.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Luka tusukan dapat menyebabkan rasa sakit dan perdarahan ringan di area tusukan. Perdarahan biasanya cukup jelas jika seseorang mendapat luka robek. Selain itu, potongan kaca kecil juga dapat menyebabkan luka tusukan karena orang yang tertusuk mungkin tidak melihat potongan kaca yang terlalu kecil. Infeksi dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, luka bernanah, atau keluarnya cairan dari luka tusukan yang tidak disadari atau tidak ditangani dengan baik.

2. Cara menanganinya

Apa yang harus saya lakukan?

Rendam luka dalam air hangat dan sabun selama 15 menit. Gosok luka dengan kain lap untuk menghilangkan kotoran. Jika luka berdarah sedikit, Anda tak perlu khawatir karena perdarahan kecil dapat membantu menghilangkan kuman.

Gunting kulit yang terlepas atau terkelupas agar tidak menutupi luka. Gunakan gunting yang bersih setelah membersihkan luka dengan alkohol.

Oleskan salep antibiotik dan perban untuk mengurangi risiko infeksi. Ulangi proses pembersihan luka dan oleskan kembali salep antibiotik setiap 12 jam.

Minum acetaminophen atau ibuprofen untuk meredakan rasa sakit.

Kapan saya harus ke dokter?

Hubungi dokter segera jika:

  • Luka tusukan disebabkan benda kotor
  • Kulit sedang kotor saat korban tertusuk
  • Setelah luka dibersihkan, Anda masih dapat melihat kotoran atau partikel-partikel kecil di dalam luka
  • Ujung benda patah dan berpotensi masuk ke dalam luka
  • Tusukan terjadi di kepala, dada, perut, atau sendi
  • Korban tidak pernah mendapat vaksin tetanus

Meski tidak sedarurat gejala di atas, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter jika:

  • Korban belum mendapat suntik tetanus selama lebih dari 5 tahun
  • Luka nampak terinfeksi
  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak bertambah setelah 48 jam

3. Pencegahan

Jauhkan pisau, gunting, senjata api, dan barang-barang yang rapuh dari jangkauan anak-anak. Ketika anak-anak sudah cukup besar, ajarkan mereka bagaimana menggunakan pisau dan gunting dengan aman.

Pastikan Anda dan anak Anda selalu rutin mendapatkan imunisasi. Imunisasi tetanus umumnya direkomendasikan dilakukan setiap 10 tahun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

    Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Parenting, Nutrisi Anak 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

    Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Parenting, Nutrisi Anak 14/04/2020 . Waktu baca 7 menit

    Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

    Bila Anda sedang menjalin hubungan dengan seorang single parent, tentu harus mendekatkan diri dengan anaknya. Berikut cara dekat dengan anak pasangan.

    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/03/2020 . Waktu baca 3 menit

    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Dicakar kucing tidak hanya menimbulkan lecet, tapi juga bisa berisiko menimbulkan infeksi pada anak. Lantas, bila si kecil terinfeksi, apakah akan menular?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 22/02/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab cantengan; kuku cantengan

    Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit