Kulit Terbakar Diobati dengan Lidah Buaya, Adakah Manfaatnya?

Kulit Terbakar Diobati dengan Lidah Buaya, Adakah Manfaatnya?

Bukan cuma bikin gelap, kulit terbakar matahari alias sunburn juga membuat kulit Anda terasa perih, memerah, bahkan melepuh. Setelahnya, Anda mungkin berpikir untuk mengoleskan gel lidah buaya pada kulit. Namun tunggu dulu, benarkah ada manfaat lidah buaya untuk mengatasi kulit terbakar matahari? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Manfaat lidah buaya untuk mengatasi kulit terbakar matahari

lidah buaya untuk kulit terbakar matahari

Terpapar sinar matahari yang terlalu lama bisa membakar kulit. Apalagi bagi Anda yang punya kulit sensitif, maka kulit Anda akan lebih rentan memerah dan terasa sakit saat terbakar matahari.

Sebetulnya, ada banyak bahan alami yang bisa Anda manfaatkan untuk mengatasi kulit terbakar matahari. Salah satunya lidah buaya.

Lidah buaya diketahui aman serta memiliki efek samping yang minim bila digunakan pada kulit yang terbakar. Bahkan, hal ini sudah disetujui oleh para ahli dari American Academy of Dermatology.

Ketika ekstrak lidah buaya atau aloe vera dioleskan pada kulit, sensasi dinginnya akan membantu menenangkan kulit yang panas akibat sengatan matahari.

Bukan cuma itu, bahan alami ini juga bisa membantu menjaga kelembapan dan kekenyalan kulit secara alami.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Molecules pada 2018, lidah buaya memiliki sifat melembapkan serta antiradang yang dapat menenangkan kulit yang iritasi.

Bila dioleskan pada area kulit yang terbakar matahari, maka kulit Anda akan terasa lebih dingin dan lembap.

Lidah buaya tidak dapat menyembuhkan kulit yang terbakar

Meski penggunaannya memberikan manfaat, lidah buaya atau aloe vera tidak dapat menyembuhkan maupun mencegah kulit yang terbakar.

Aloe vera juga tidak terbukti lebih efektif dalam mengobati luka sengatan matahari daripada beberapa bahan alami lainnya.

Jadi, meski bahan alami ini memberikan efek yang menenangkan di luka bakar Anda, aloe vera tetaplah bukan obat untuk kulit Anda yang terbakar.

Luka bakar Anda pun tidak akan lebih cepat sembuh jika menggunakan aloe vera. Anda hanya bisa menggunakannya sebagai perawatan pendamping untuk menenangkan serta mengurangi rasa sakit akibat sengatan matahari.

Sementara cara terbaik untuk menyembuhkan kulit yang terbakar yaitu waktu. Sengatan matahari ringan biasanya akan sembuh sendiri dalam beberapa hari.

Sementara sengatan matahari parah yang disertai dengan lepuh mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk sembuh.

Cara memanfaatkan lidah buaya untuk kulit terbakar

aloe vera untuk kulit terbakar

Sekarang ini, sudah banyak produk kecantikan berbahan dasar lidah buaya yang beredar di pasaran.

Ini artinya, Anda sebetulnya tak perlu repot lagi untuk meracik lidah buaya guna mengatasi kulit terbakar matahari.

Meski begitu, Anda tetap perlu hati-hati dengan kandungan dalam produk yang Anda beli. Pasalnya, ada bahan-bahan tertentu di dalam produk yang dapat memperparah gejala kulit terbakar karena matahari.

Lantas, apa yang mesti dihindari? Perhatikan label kemasan produk yang Anda beli dan hindari kandungan benzocaine atau lidocaine.

Alih-alih mendinginkan kulit, American Academy of Dermatology mengungkapkan bahwa kedua bahan tersebut justru mengiritasi kulit atau menyebabkan reaksi alergi.

Agar aman, sebaiknya Anda memilih produk berbahan gel yang bertuliskan 100% lidah buaya murni. Oleskan gel lidah buaya tersebut ke area kulit yang terbakar dan ulangi sesuai kebutuhan.

Sementara itu, meski tidak sepenuhnya berbahaya, losion yang mengandung 70% aloe vera pun tidak begitu memberikan manfaat untuk mengatasi kulit terbakar matahari.

Jadi, produk aloe vera berbentuk losion pun bukan pilihan yang tepat untuk mengatasi jenis luka ini.

Tips bikin ekstrak lidah buaya sendiri

Supaya lebih aman, tidak ada salahnya untuk membuat ekstrak lidah buaya sendiri di rumah. Anda hanya perlu menanam tanaman lidah buaya di rumah, kemudian pilih salah satu dari tiga cara di bawah ini untuk memperoleh khasiatnya.

  1. Mengoleskan gel lidah buaya segar langsung, yang diambil dari salah satu daunnya, ke area kulit yang terbakar.
  2. Potong-potong daging lidah buaya, kemudian masukkan ke kulkas selama beberapa menit sebelum dioleskan ke kulit.
  3. Campur gel lidah buaya dengan minyak kelapa atau minyak esensial, seperti peppermint, lavender, chamomile, atau tea tree, sebelum dioleskan ke kulit.

Semua cara tersebut dapat membantu meringankan gejala akibat sengatan matahari.

Namun bila gejala kulit terbakar tak kunjung sembuh atau justru memburuk, segera konsultasikan ke dokter kulit terdekat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui kemarin

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan