Apakah Benar Daun Sirih Ampuh Mengobati Mimisan?

    Apakah Benar Daun Sirih Ampuh Mengobati Mimisan?

    Mimisan dapat terjadi akibat berbagai hal, seperti cedera pada hidung, alergi, atau kadar trombosit yang menurun. Perdarahan saat mimisan harus segera dihentikan dengan beberapa cara pertolongan pertama. Cara tradisional yang dipercaya dapat mengobati mimisan adalah dengan memanfaatkan daun sirih. Pertanyaannya, bagaimana daun sirih bisa menjadi obat mimisan alami?

    Daun sirih untuk mengobati mimisan, apakah efektif?

    Mimisan terjadi saat hidung mengeluarkan darah karena pecahnya pembuluh darah di hidung.

    Pertolongan pertama mimisan bertujuan untuk menghentikan perdarahan yang berlangsung.

    Supaya bisa menghentikan perdarahan karena mimisan, Anda bisa duduk tegak dan menekan bagian hidung yang mengeluarkan darah.

    Sebagai cara mengobati mimisan, Anda mungkin sudah tidak asing dengan daun sirih. Ya, banyak orang Indonesia yang memakai daun sirih sebagai cara mengobati mimisan dengan alami.

    Alasannya karena daun sirih bisa membantu penyembuhan luka yang mengakibatkan perdarahan di hidung.

    Beberapa penelitian memang menyebutkan bahwa daun sirih memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan pada luka sehingga membantu luka terbuka menutup lebih cepat.

    Manfaat daun sirih ini disebutkan dalam studi yang dirilis oleh jurnal Burns & Trauma.

    Peneliti menjelaskan bahwa daun sirih mengandung zat aktif, yaitu tanin, yang dapat mempercepat penyembuhan luka bakar pada tikus.

    Namun, untuk mengetahui fungsi zat tanin dalam daun sirih untuk menyembuhkan luka mimisan memang membutuhkan riset lebih lanjut.

    Peran daun sirih dalam penyembuhan luka

    daun sirih untuk mata

    Mimisan yang terjadi akibat cedera adalah salah satu bentuk perdarahan karena adanya luka. Daun sirih dapat memengaruhi respons tubuh dalam menyembuhkan luka.

    Pada dasarnya, ketika ada luka hingga keluar perdarahan, tubuh akan melakukan respons untuk menghentikan perdarahan tersebut.

    Meski begitu, kecepatan respons tubuh bisa berbeda-beda pada setiap individu. Respons tubuh tersebut dapat membuat darah di sekitar luka mengental dan mengendap.

    Pada akhirnya, luka menutup kemudian perdarahan luar pun berhenti.

    Cara mengobati mimisan dengan daun sirih bermanfaat karena kandungan tanin di dalamnya dapat mempercepat respons tubuh tersebut.

    Akibatnya, perdarahan pada hidung akan berhenti dalam waktu yang lebih cepat.

    Tak hanya itu, dalam sebuah penelitian yang dilaporkan oleh Phyto Journal, disebutkan bahwa daun sirih juga memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

    Terkait hal ini, semakin kuat sistem kekebalan tubuh Anda, maka akan semakin cepat luka ataupun peradangan yang terjadi di dalam tubuh untuk sembuh.

    Manfaat daun sirih lainnya untuk luka

    Tak hanya memengaruhi pengendapan serta pengentalan darah, daun sirih juga terbukti memiliki sifat antibakteri, anti-peradangan, serta dapat mengurangi rasa sakit (analgesik).

    Jadi, daun sirih dapat melindungi luka Anda dari infeksi bakteri atau zat asing lainnya yang mungkin menyerang.

    Selain itu, sifat anti-peradangan dari daun sirih dapat membuat luka Anda lebih cepat membaik.

    Bahkan, beberapa penelitian telah membuktikan berbagai kandungan alami dari ekstrak daun sirih juga bersifat antidiabetik.

    Manfaat daun sirih lainnya untuk tubuh adalah melindungi kesehatan hati, mencegah risiko hipertensi, serta mengandung antioksidan yang tinggi.

    Antioksidan sangat dibutuhkan tubuh untuk menangkal serangan radikal bebas yang dapat menyebabkan tubuh mengalami bermacam-macam penyakit kronis.

    Cara menggunakan daun sirih untuk mengobati mimisan

    Obat stroke alami

    Tidak sulit mencoba cara mengobati mimisan dengan daun sirih.

    Anda hanya perlu ambil satu atau dua helai daun sirih, lalu bersihkan daun terlebih dulu dengan air mengalir dan sabun.

    Setelah itu, lakukanlah langkah-langkah seperti di bawah ini.

    1. Potong tulang daun yang tajam, pastikan tidak ada bagian daun yang lancip sehingga bisa melukai bagian dalam hidung atau memperparah perdarahan.
    2. Gulunglah daun sirih dan masukkan ke dalam hidung yang berdarah.
    3. Hindari menegakkan kepala saat mimisan karena bisa menyebabkan darah jatuh ke saluran pernapasan.
    4. Selama menempelkan daun sirih pada bagian dalam hidung, usahakan untuk duduk tegak dan condongkan kepala ke depan.
    5. Tekan bagian dalam hidung yang mimisian secara perlahan. Jangan sampai Anda menekannya terlalu keras karena akan memperburuk kondisi hidung Anda.

    Tunggu beberapa saat dan darah pun akan berkurang secara perlahan. Luka pada bagian dalam hidung pun perlahan akan tertutup.

    Penting juga diperhatikan, pada beberapa orang paparan daun sirih bisa menyebabkan alergi.

    Oleh karena itu, coba tempelkan daun sirih terlebih dahulu pada kulit Anda dan lihat apakah timbul reaksi alergi, seperti kemerahan dan gatal.

    Itulah manfaat yang bisa Anda dapatkan saat mencoba cara mengobati mimisan dengan daun sirih.

    Jika perdarahan pada hidung tidak juga berhenti, segera pergi instansi gawat darurat untuk mendapatkan pertolongan medis.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Paranjpe, R., Gundala, S., Lakshminarayana, N., Sagwal, A., Asif, G., Pandey, A. and Aneja, R. (2013). Piper betel leaf extract: anticancer benefits and bio-guided fractionation to identify active principles for prostate cancer management . Carcinogenesis, 34(7), pp.1558-1566. https://doi.org/10.1093/carcin/bgt066

    Lien, L., Tho, N., Ha, D., Hang, P., Nghia, P. and Thang, N. (2015). Influence of phytochemicals in piper betle linn leaf extract on wound healing. Burns & Trauma, 3(1). https://dx.doi.org/10.1186%2Fs41038-015-0023-7

    Toprani, R. and Patel, D. (2013). Betel leaf: Revisiting the benefits of an ancient Indian herb. South Asian Journal of Cancer, 2(3), p.140.https://dx.doi.org/10.4103%2F2278-330X.114120

    Pradhan, D. Suri, K, A. Bawasroy, P. (2013). Golden Heart of the Nature: Piper betle L. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry. 1(6). http://dx.doi.org/10.20884/1.jm.2017.12.1.264

    Tedjasulaksana, R. Nahak, M, M. Larasati, R. (2017). Betel leaf (Piper Betle L.) gel extract effectively shortening bleeding time after deciduous tooth extraction. Bali Medical Journal. 6 (1).https://www.balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/viewFile/374/pdf_201

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui Jul 07, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.