Cara Mengatasi Gigitan Agas, Serangga Kecil di Perairan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda apa itu agas? Serangga satu ini memang masih jarang terdengar. Agas adalah salah satu serangga yang mirip dengan nyamuk. Agas berukuran sangat kecil, sehingga banyak orang yang tidak menyadari akan kehadiran agas. Gigitan agas juga sering tidak terasa, tapi setelah itu area gigitan akan menimbulkan bercak merah. Lantas, apa yang harus dilakukan?

Di mana agas biasanya ditemukan?

Agas biasanya ditemukan di perairan seperti sungai dan tepi pantai karena agas bertelur di tempat yang berair. Tidak seperti nyamuk, beberapa spesies agas membutuhkan darah hewan berdarah panas untuk bertahan hidup.

Serangga ini dapat masuk melalui rambut atau pakaian kemudian hinggap di tempat-tempat seperti pergelangan kaki dan pinggang.

Biasanya Anda tidak menyadari ketika agas menggigit bagian tubuh Anda. Namun, segera setelah digigit agas, area di sekitar gigitan akan mulai membengkak. Mungkin ada sedikit darah yang berasal dari gigitan. Bekas gigitan agas akan terasa sangat gatal dan sakit.

Apa yang harus dilakukan jika terkena gigitan agas?

1. Segera cuci bekas gigitan

Jika Anda digigit oleh agas, cucilah gigitannya dengan sabun dan air. Agas dapat menyebarkan bakteri yang didapatkan dari makanan busuk atau hewan mati. Anda juga bisa mengoleskan bekas gigitan agas dengan antiseptik.

2. Oleskan obat antigatal

Saat digigit agas, kulit Anda akan terasa gatal. Untuk menguranginya Anda bisa mengoleskan krim atau salep antigatal yang dijual bebas. Jangan mencoba menggaruknya, meski sangat gatal. Jika gigitan agas terasa sangat sakit, Anda bisa minum obat penghilang rasa sakit.

3. Kompres es

Setelah digigit agas, kulit Anda juga akan memerah dan membengkak. Untuk mengurangi pembengkakan, Anda bisa mengompres bekas gigitan dengan es batu. Bungkus es batu dengan handuk bersih, lalu kompres bagian yang terkena gigitan selama beberapa menit.

Periksa ke dokter jika…

Jika bekas gigitan agas semakin parah, segera kunjungi dokter. Biasanya dokter akan meresepkan krim atau obat minum khusus untuk Anda. Jika bekas gigitan menjadi infeksi, dokter juga mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi.

Kasus reaksi alergi terhadap gigitan agas sangat jarang ditemukan. Namun, jika Anda merasa sulit bernapas, gatal-gatal semakin parah, dan bercak merah yang sangat menyengat, segera hubungi dokter.

Tips terhindar dari gigitan agas

Untuk menghindari gigitan agas, gunakan obat antiserangga yang ampuh dan nyaman di kulit Anda. Obat antiserangga biasanya tersedia dalam bentuk losion atau spray. Oleskan obat tersebut ke kulit Anda langsung. Pilihlah obat yang mengandung bahan aktif seperti DEET, Picaridin (KBR3023, Bayrepel, dan icaridin), minyak eucalyptus lemon (OLE) atau para-menthane-diol (PMD), IR3535, atau 2-undecanone.

Meskipun, Anda sudah mengolesi kulit dengan obat antiserangga, Anda juga disarankan menggunakan pakaian yang menutupi kulit. Pakailah pakaian yang berlengan panjang dan celana panjang bila mau ke tempat-tempat yang rawan serangga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dermatitis Venenata, Penyakit Kulit Akibat Gigitan Tomcat

Dermatitis venenata adalah reaksi iritasi kulit akibat kontak langsung antara kulit dengan serangga. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Langkah Tepat Mengatasi Sensasi Terbakar dan Nyeri Akibat Gigitan Semut Api

Gigitan serangga, terutama semut adalah hal yang cukup mengganggu. Oleh karena itu, berikut ini beberapa cara dan obat ketika digigit oleh semut api.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 21 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit

7 Hal yang Bikin Seseorang Lebih Sering Digigit Nyamuk

Tahukah Anda bahwa orang dengan golongan darah O lebih rentan digigit nyamuk? Cari tahu faktor lain yang membuat Anda jadi mangsa favorit nyamuk.

Ditulis oleh: Monika Nanda
Penyakit Infeksi, Demam Berdarah 7 November 2018 . Waktu baca 4 menit

Cara-cara Ampuh Menghilangkan Bentol Merah Bekas Gigitan Nyamuk

Selain gatal, bentol merah bekas gigitan nyamuk tidak sedap dipandang mata. Bagaimana cara menghilangkannya dengan cepat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit Infeksi, Infeksi Akibat Serangga 7 Oktober 2018 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kutu kasur

Kutu Busuk

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
obat malaria

Obat-obatan untuk Mengatasi Penyakit Malaria, Mulai dari Medis hingga Alami

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit
gigitan tomcat

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Gigitan Tomcat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit