5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Antiseptik cair merupakan produk pembunuh kuman yang bermanfaat. Selain terkenal digunakan untuk menjaga kebersihan tubuh, cairan antiseptik juga berguna untuk membersihkan lingkungan rumah dan tujuan medis. Lalu, apa saja fungsi antiseptik cair selain untuk mandi?

Apa itu antiseptik?

Antiseptik adalah jenis dari disinfektan yang mampu membunuh atau menghambat perkembangan kuman pada jaringan hidup. Antiseptik juga dikenal dengan istilah disinfektan kulit. Mengutip dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penggunaan antiseptik umumnya tidak berbahaya untuk kulit dan jaringan tubuh.

Akan tetapi, antiseptik tidak sama dengan disinfektan. Walaupun sama-sama berfungsi untuk melawan kuman, penggunaan disinfektan hanya untuk permukaan benda karena kandungan biosida pada disinfektan. Ini tidak ditujukan untuk kulit, karena kandungan biosida pada disinfektan lebih tinggi daripada yang ada di cairan antiseptik.

Jenis-jenis antiseptik

Antiseptik dapat dibagi menurut bahan yang digunakan. Jenis-jenis antiseptik cair umumnya terbuat dari:

  • Halofenol
  • Alkohol
  • Chlorexidine (klorheksidin)
  • Antibacterial dye
  • Peroksida dan permanganat

Jenis-jenis antiseptik juga memiliki tujuan penggunaannya tersendiri. Contohnya, suatu kandungan efektif untuk membersihkan kulit. Lalu kandungan lainnya lebih dianjurkan untuk mengobati luka ringan.

Fungsi antiseptik cair selain mandi

Sebagai larutan yang aman untuk tubuh dan juga dapat digunakan untuk permukaan benda mati, ada banyak manfaat cairan antiseptik untuk kehidupan sehari-hari.

Larutan untuk mencuci tangan

Keefektifan antiseptik dalam mencuci tangan bahkan turut digunakan dengan tujuan medis. Apabila Anda atau anggota keluarga sedang merawat seseorang dengan luka atau luka bakar, Anda dapat menggunakan cairan antiseptik sebelum merawat lukanya. Hal ini untuk meminimalisasi luka terkena infeksi jika disentuh tangan yang tidak steril.

Kemudian, cairan pembunuh kuman ini juga dapat digunakan sebagai disinfektan area tubuh yang akan dioperasi.

Cairan antiseptik melindungi tubuh dari kuman

Kuman dapat hidup di mana pun, seperti di tubuh, udara, makanan, tumbuhan, dan permukaan benda. Untungnya, manusia memiliki sistem kekebalan tubuh yang melindungi manusia dari kuman. Namun, terkadang kuman yang ada di sekitar tetap dapat menyerang tubuh dan menimbulkan gejala-gejala penyakit.

Salah satu cara terbaik dalam melindungi tubuh dari kuman adalah dengan menggunakan antiseptik. Seperti dijelaskan oleh Mayo Clinic, membersihkan permukaan benda yang sering disentuh merupakan cara mudah untuk menjauhkan diri dari penyakit. Untuk membersihkan permukaan benda mati, Anda dapat menggunakan cairan antiseptik.

Menyembuhkan luka ringan dengan cepat

Menurut DermNet NZ, penggunaan antiseptik dapat mengobati luka dan luka bakar ringan yang telah terinfeksi. Dengan begitu, antiseptik dapat digunakan pada kulit yang terluka akibat:

  • Lecet
  • Gigitan atau sengatan serangga
  • Luka bakar ringan

Fungsi antiseptik cair dapat meminimalisasi risiko infeksi dengan memusnahkan organisme atau mencegahnya masuk ke bagian yang terluka.

Pastikan jenis antiseptik yang digunakan sesuai dengan tujuan atau petunjuk penggunaan.

Membunuh kuman dari pakaian kotor

Sebagai jenis dari disinfektan, yang merupakan cairan untuk membunuh kuman penyakit, antiseptik cair dapat digunakan untuk mencuci pakaian.

Langkah ekstra dalam mencuci pakaian kotor adalah dengan mencampurkan antiseptik cair pada air yang digunakan untuk mencuci pakaian.

Produk antiseptik mengandung bahan kimia yang diambil dari halofenol kerap ditemukan pada jenis antiseptik yang dapat digunakan untuk membunuh kuman pada permukaan benda.

Membersihkan lantai

Produk antiseptik yang Anda punya juga dapat digunakan untuk membersihkan lantai di rumah. Menggunakan antiseptik cair pada untuk membersihkan permukaan lantai rumah memberikan perlindungan tambahan bagi Anda dan keluarga. Kandungan yang terdapat di antiseptik dapat membunuh kuman di lantai.

Catatan menggunakan antiseptik cair

Cairan antiseptik telah terbukti efektif dalam melawan kuman. Sebelum menggunakannya, perhatikan petunjuk penggunaan untuk memastikan fungsi antiseptik cair milik Anda. Pastikan produk antiseptik yang digunakan cocok dengan tujuan pemakaian. Larutan antiseptik sebaiknya hanya digunakan untuk kegunaan di luar tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
bahaya rokok, bahaya merokok bagi kesehatan, dampak rokok, efek rokok, berhenti merokok

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit