Penyebab Lansia Gampang Kedinginan, Plus Cara Mencegah dan Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/10/2019
Bagikan sekarang

Sadarkan Anda di usia yang semakin tua ini, badan semakin mudah menggigil dan kedinginan? Padahal mungkin suhu ruangan atau udara di luar justru sedang panas. Ternyata dilansir dari National Institute on Aging, hal ini ada kaitannya dengan efek penuaan tubuh. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai penyebab lansia mudah kedinginan, plus solusinya untuk di rumah.

Kenapa lansia mudah kedinginan?

seks pasangan lansia

Lansia sering kali mengeluh mudah merasa kedinginan, terutama pada kaki dan tangannya. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, yang salah satunya berkaitan dengan penurunan sirkulasi darah dalam tubuh.

Semakin usia bertambah tua, dinding pembuluh darah akan melemas dan menipis karena kehilangan elastisitas alaminya. Aliran darah yang tidak lancar akan membuat kita lebih rentan merasa kedinginan.

Selain itu, sensasi dingin semakin sering kita rasakan di usia tua karena tubuh cukup banyak kehilangan cadangan lemak di bawah kulit. Cadangan lemak inilah yang dulu biasa membantu menjaga tubuh tetap hangat.

Pertambahan usia juga membuat respon metabolisme terhadap rasa dingin menjadi lebih lambat. Tubuh Anda mungkin tidak bisa lagi bereaksi secepat dulu untuk mempersemput pembuluh darah agar suhu inti tubuh tetap hangat.

Kedingingan juga bisa menjadi gejala penyakit di usia senja

pengobatan lansia

Selain karena efek penuaan alami, sensasi dingin dapat kerap muncul sebagai gejala penyakit yang diidap.

Menurut Sharon A. Brangman, dosen kedokteran di SUNY Upstate Medical University, menggigil kedinginan umum menandakan penyakit hipertensi atau diabetes. Kolesterol tinggi dan penyakit tiroid juga bisa mengurangi aliran darah dan mengganggu pengaturan suhu tubuh.

Sementara itu, efek samping dari pengobatan penyakit pun bisa ikut menjadi faktor penyebab lain mengapa lansia mudah kedinginan. Obat seperti beta blocker dan calcium channel blocker, misalnya, umum memberikan efek samping berupa sensasi dingin dari dalam tubuh.

Beta blocker digunakan untuk menurunkan denyut jantung. Akan tetapi dalam waktu yang bersamaan, obat ini juga mengurangi sirkulasi darah ke tangan dan kaki.

Sementara calcium channel blocker yang digunakan untuk mengobati hipertensi bekerja dengan merelaksasi pembuluh darah. Akibatnya, tubuh kehilangan banyak panas yang membuatnya menjadi lebih mudah merasa dingin.

Cara mengatasi rasa dingin pada lansia

tidur pakai kaus kaki

Ketika badan, kaki, dan tangan terasa dingin, segera hangatkan agar lansia tak sampai menggigil dan mengalami hipotermia.

Berikut cara-cara yang bisa dilakukan pada lansia yang mudah kedinginan untuk menghangatkannya:

Pakai pakaian yang hangat

Ketika rasa dingin mulai menyerang, segera ambil topi, sarung tangan, kaus kaki, dan jaket. Intinya, kenakan semua pakaian yang sekiranya membantu menghangatkan tubuh. 

Mengenakan baju dalam heattech juga bisa jadi solusi untuk bantu menghangatkan lansia yang mudah kedinginan. Usahakan untuk tidak mengenakan pakaian ketat karena bisa menambah rasa dingin tubuh.

Sebagai tambahan, lansia juga bisa mengenakan syal atau baju berkerah tinggi (turtle neck). Hal ini dilakukan untuk menjaga area leher tetap hangat.

Menggerak-gerakkan tubuh

Ketika rasa dingin menyerang, arahkan lansia untuk tetap menggerakkan tubuhnya. Menggerak-gerakkan tubuh membantu meningkatkan sirkulasi tubuh. Dengan begitu, suhu meningkat dan lansia pun akan merasa lebih hangat dari sebelumnya.

Jika Anda sedang duduk atau berbaring, beranjaklah dari kursi dan berjalan-jalan sebentar sambil menggerakkan tangan ke depan dan ke belakang.

Memegang sesuatu yang hangat

Saat lansia mulai merasa kedinginan, solusi mudah dan cepat untuk mengatasinya yaitu dengan memegang sesuatu yang hangat. Peganglah permukaan botol atau cangkir gelas yang telah diisi air panas untuk bantu mengalirkan panas ke tangan Anda.

Pijat area yang terasa dingin

Cara mudah lain untuk mengatasi rasa dingin yang menyerang yaitu dengan memijat area yang terasa dingin. Dikarenakan tangan dan kakilah yang paling sering terasa dingin, ada baiknya untuk memijat area ini perlahan untuk kembali menghangatkannya.

Adakah cara untuk mencegah agar lansia tak mudah kedinginan?

tips bersepeda untuk lansia

Jika penyebab rasa dingin adalah obat maupun penyakit yang diderita, akan cukup sulit untuk mencegah hal ini terjadi. Umumnya efek samping ini akan hilang setelah dosis habis, tapi Anda tidak disarankan menghentikan pengobatan tanpa seizin dokter.

Satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak orang tua di rumah aktif bergerak. Bergerak minimal selama 30 menit setiap pagi dapat melancarkan sirkulasi darah untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat. Anda bisa juga mengajak orang tua di rumah untuk berolahraga ringan seperti berjalan kaki di sekitar komplek perumahan, bersepeda, dan senam aerobik.

Sumber foto: mmLearn.org

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Memilih Perawat yang Tepat untuk Lansia

Pastikan orang yang terkasih berada dalam penanganan yang tepat, berikut adalah hal yang harus dipertimbangkan saat memilih perawat lansia.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

Apakah Setiap Lansia Harus Menjalani Rehabilitasi Medik?

Seiring bertambahnya usia, tiap orang menghadapi perubahan fungsi tubuh yang memengaruhi hidupnya. Di sinilah pentingnya rehabilitasi medik bagi lansia.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Duduk terlalu lama memang tidak baik efeknya untuk kesehatan, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama juga meningkatkan risiko penyakit jantung?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

persiapan puasa untuk lansia

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
mengajak orang tua pindah

Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
kebutuhan vitamin dan mineral

Ragam Vitamin dan Mineral yang Baik untuk Sistem Imun Lansia

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
panti jompo untuk lansia

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Panti Jompo untuk Lansia

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020