Baru Mulai Pakai Skincare Anti-Aging di Usia Lanjut, Apakah Ada Efeknya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30/09/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak pakar kesehatan kulit dan ahli kecantikan sepakat merekomendasikan mulai pakai produk antiaging di usia 20-30an. Perawatan antiaging memang disarankan dimulai sedini mungkin untuk mencegah kemunculan garis halus, keriput, flek hitam, dan masalah kulit lainnya di usia tua. Lantas, bagaimana jika baru mulai pakai produk anti-aging di usia 50 tahun ke atas? Apakah efeknya akan sama, alias keriput dan garis halus yang sudah terlanjur ada bakal menghilang? Cari tahu faktanya di sini.

Apa efeknya jika baru pakai skincare antiaging di usia 50 tahun?

Semakin tua, garis dan kerutan halus di wajah akan menjadi lebih terlihat jelas karena kulit kita cenderung lebih kering, lebih tipis, dan lebih sensitif. Kulit mungkin juga terlihat longgar karena mulai kehilangan kolagen dan elastin.

Ditambah lagi, paparan sinar matahari langsung pada kulit selama bertahun-tahun akan menampakkan wujudnya dalam bentuk flek-flek hitam dan warna kulit yang tidak merata. Nah, apakah semua ini bisa “disembuhkan” dengan memakai skincare antiaging baru di usia 50 tahun ke atas?

Sampai saat ini memang belum ada penelitian yang bisa membuktikan pakai skincare antiaging di usia senja bisa membatalkan efek penuaan yang sudah terlanjur terjadi. Dengan kata lain, menggunakan produk antiaging di usia 50 tahun ke atas tidak akan serta-merta membuat kulit Anda kembali ke kondisi primanya di usia remaja.

Namun, sebetulnya tidak ada kata terlambat untuk mulai memakai skincare di usia 50 tahun ke atas. Anda hanya perlu mengubah tujuan awalnya; sudah bukan lagi untuk mencegah penuaan, tapi untuk merawat dan menyediakan nutrisi bagi kulit tua Anda.

Artinya, kemunculan keriput dan garis halus mungkin akan tetap berlangsung di usia ini, namun kondisi kulit Anda secara keseluruhan masih bisa dijaga agar tampak lebih sehat.

Skincare yang dibutuhkan untuk orang-orang usia 50 tahun ke atas

Di usia 50-an, wajah mungkin sudah memiliki banyak keriput, kerutan, dan garis-garis halus. Meski demikian, bukan berarti kulit yang sudah tua tidak perlu lagi dirawat. 

Berikut adalah produk skincare pokok yang dibutuhkan mulai di usia 50 tahun:

1. Sabun pembersih wajah

Pilih sabun pembersih wajah yang bekerja menghilangkan kotoran sekaligus melembapkan kulit. Ada baiknya juga menggunakan sabun muka yang mengandung eksfoliator alami untuk membantu membersihkan jerawat menopause dan merangsang produksi kolagen di dalam kulit. Dengan begitu, kulit Anda tetap beregenerasi meski usia Anda sudah menginjak 50 tahun ke atas.

2. Pelembap

Banyak orang tua yang memiliki “zona” kulit kering kasar bersisik hanya di area tubuh tertentu, seringnya pada siku, lengan bawah, lutut, dan betis. Nah untuk mengatasi dan mencegahnya balik lagi di kemudian hari, Anda perlu rajin pakai pelembap.

Memakai pelembap adalah langkah perawatan kulit yang paling mendasar dan harus dilakukan oleh siapa pun di usia berapa pun. Semua jenis kulit membutuhkan pelembap, termasuk kulit orang-orang paruh baya dan lansia.

Pelembap berfungsi membuat kulit tetap lembap, lembut, dan tidak kering. Bila kulit terus kering, penampakan kerut dan garis halus di wajah akan lebih mudah terlihat jelas. 

Untuk kulit yang menua, pilihlah krim pelembap yang berbahan dasar minyak alami seperti minyak jojoba atau minyak biji jarak (castor seed oil), sekaligus juga mengandung agen pengental seperti gliserin dan asam hialuronat yang dapat menarik air kembali ke kulit Anda.

Pastikan juga pelembap anda mengandung vitamin C untuk melindungi kulit dari radikal bebas dan  kerusakan akibat sinar radiasi matahari, serta mengandung Alpha Hidroxy Acid (AHA). Kandungan AHA  berguna untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan kulit baru yang lebih halus dan sehat sehingga akan lebih optimal menyerap produk skincare selanjutnya.

3. Tabir surya (sunscreen)

Tetap penting memasukkan tabir surya ke dalam rejime perawatan kulit antiaging di usia 50 tahun ke atas.

Penggunaan tabir surya setiap hari dapat membantu melindungi kulit dari terpaan radiasi sinar matahari, sehingga kulit tetap terjaga dan terawat meski sudah masuk usia lanjut. 

4. Krim malam mengandung retinoid

Selain pelembap biasa untuk dipakai di pagi dan siang hari, perlu juga menambahkan pakai krim malam (night cream) setiap kali mau tidur.

Pilih cream yang mengandung retinoid. Retinoid adalah bahan turunan dari vitamin A yang bekerja meningkatkan produksi kolagen agar kulit tampak lebih muda. Retinoid juga dapat menyamarkan efek penuaan di wajah yang berupa keriput, garis-garis halus, serta flek cokelat kehitaman.

5. Exfoliator

Kulit yang tampak kusam serta rona warna dan tekstur kulit yang tidak rata adalah sekian dari beberapa keluhan terkait efek penuaan di usia 50 tahun-an.

Sebagai cara menjaga dan merawat kulit, mulailah gunakan produk eksfoliator yang mengandung AHA. 

AHA adalah zat asam yang berfungsi membantu mengelupaskan lapisan kulit mati dan merangsang pergantian kulit baru yang lebih sehat, sehingga tampilan dan warna kulit Anda akan lebih terlihat merata. Kulit juga akan tampak lebih halus karena keriput dan garis halus lebih tersamarkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sarang nyamuk

4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit