Vaksin untuk Cegah Infeksi Saluran Kemih, Apakah Terbukti Efektif?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/04/2020
Bagikan sekarang

Infeksi saluran kemih atau disebut juga dengan infeksi saluran kencing (ISK) merupakan salah satu penyakit yang lebih berisiko menyerang wanita ketimbang pria. Penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi berbahaya jika tidak ditangani dengan tepat. Menurut para ahli, vaksin menjadi salah satu cara mencegah infeksi saluran kemih. Namun, apakah vaksin ini cukup efektif?

Sekilas tentang infeksi saluran kemih

penyebab infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang bisa muncul di sistem perkemihan, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra.

Namun, biasanya kondisi ini menyerang saluran kemih bagian bawah, yaitu kandung kemih dan uretra. Dibandingkan dengan pria, wanita lebih berisiko terkena penyakit yang satu ini.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kencing melalui uretra. Jika dibiarkan, bakteri lama-lama berkembang biak di kandung kemih dan menimbulkan infeksi.

Salah satu gejala ISK yang paling umum pada wanita adalah nyeri panggul. Akan tetapi, ada beberapa gejala lain yang mungkin dirasakan, seperti:

  • Terus-terusan ingin buang air kecil
  • Rasa terbakar saat kencing
  • Urine berwarna keruh
  • Warna kemerahan pada urine
  • Urine berbau tajam

Apakah vaksin ampuh mencegah infeksi saluran kemih?

vaksin suntik

Antibiotik menjadi salah satu obat yang digunakan dalam menyembuhkan infeksi saluran kemih. Sayangnya, banyak data menyebutkan bahwa banyak bakteri penyebab ISK yang ternyata resisten alias tak lagi mempan terhadap antibiotik.

Akibatnya, infeksi ini dapat dengan mudah menyebar dari kandung kemih ke ginjal. Bahkan, infeksi bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan sepsis (infeksi keracunan darah).

Atas dasar inilah, Sequoia Sciences, sebuah perusahaan farmasi yang berfokus pada penemuan dan pengembangan obat-obatan untuk infeksi bakteri dan kanker melakukan sebuah penelitian khusus.

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan vaksin yang bertugas untuk mencegah dan mengurangi kekambuhan infeksi saluran kencing yang berulang pada wanita.

Vaksin FIMCH, merupakan vaksin antigen spesifik yang terdiri dari protein adhesi bakteri FimH. Protein ini diperlukan untuk memberantas bakteri Escherichia coli di saluran kemih.

Perusahaan tersebut telah menyelesaikan uji klinis pertama yang melibatkan 67 wanita dengan 30 di antaranya memiliki riwayat ISK berulang. Hasilnya menunjukan respons positif pada penggunaan vaksin. 

Sayangnya kemanjuran dan keamanan vaksin ini belum bisa ditetapkan. Sebab, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk membuat kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Selama penelitian lanjutan belum dilakukan dan FDA (Badan POM Amerika Serikat) belum menyetujuinya, vaksin ini tidak tersedia secara komersial.

Cara lain mencegah infeksi saluran kemih

sering kencing di malam hari

Sembari menunggu vaksin untuk infeksi saluran kemih benar-benar disetujui dan dirilis, Anda juga bisa mencegah penyakit ini dengan berbagai cara sederhana, seperti:

Membersihkan vagina sebelum dan sesudah berhubungan seks

Untuk mencegah infeksi saluran kemih, bersihkan vagina Anda dengan air hangat dan sabun tanpa pewangi. Lakukan hal ini sebelum dan setelah berhubungan seks.

Jangan sekali-kali menggunakan sabun dengan bahan yang keras dan pewangi yang kuat karena bisa menyebabkan radang uretra.

Setelah membersihkannya, seka vagina dari depan ke belakang dengan menggunakan air. Setelah itu, ambil tisu kering untuk membersihkan anus dimulai dari ruang antara vagina dan anus kemudian arahkan ke bokong.

Keringkanlah dengan arah dari depan ke belakang. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya bakteri di anus ke vagina.

Buang air kecil setelah seks

Setelah berhubungan seks, ada baiknya untuk minum banyak air. Cara ini bertujuan untuk menjaga kandung kemih tetap sehat dan merangsang Anda untuk kencing.

Buang air kecil membantu mengeluarkan bakteri dan mikroba lain yang masuk saat berhubungan seks.

Gunakan celana dalam katun

Gunakan celana dalam katun agar vagina bisa bernapas dan memiliki sirkulasi yang baik. Jangan biarkan vagina dan celana dalam keadaan lembap karena bisa merangsang bakteri untuk tumbuh dan berkembang.

Hal ini dilakukan tentu saja untuk mencegah risiko terserangnya infeksi saluran kemih.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tidak Dianjurkan untuk Digunakan Setiap Hari, Kapan Sebaiknya Pakai Pantyliner?

Katanya, pantyliner tidak boleh digunakan rutin setiap hari karena menyimpan berbagai bahaya. Lantas, kapan waktu yang tepat pakai pantyliner?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

4 Penyebab Vagina Sakit Saat Kencing yang Tidak Boleh Disepelekan (Plus Cara Mengatasinya)

Jangan anggap sepele ketika vagina terasa sakit saat kencing. Segera periksakan ke dokter karena ada banyak penyakit yang menyebabkan kondisi ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Panduan Aman Menjalankan Puasa Bebas ISK (Infeksi Saluran Kencing)

Puasa diketahui meningakatkan risiko terkena ISK (infeksi saluran kemih). Lantas, bagaimana cara mencegah ISK saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 13/05/2019

Hasil Tes Urine Menunjukkan Adanya Sel Darah Putih pada Urine, Apa Artinya?

Pada hasil tes urine, Anda mungkin mendapati adanya sel darah putih di urine Anda. Keempat kondisi berikut bisa jadi adalah penyebabnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi saluran kemih saat hamil

5 Cara Efektif Mencegah Infeksi Saluran Kemih Saat Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020
cara mencegah infeksi saluran kemih

5 Cara Jitu Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 05/11/2019
bahaya infeksi saluran kemih

Apa Bahayanya Jika ISK Tidak Diobati Sampai Tuntas?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019
mengatasi anyang-anyangan

Kenapa Minum Air Putih Belum Cukup untuk Mengatasi Anyang-anyangan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 01/11/2019