Berapa Lama Masa Pakai Menstrual Cup?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menggunakan menstrual cup sebagai alternatif pembalut sekali pakai memang bisa menghemat biaya dan ramah lingkungan. Pasalnya, alat penampung darah ini bisa digunakan untuk jangka panjang. Namun, berapa lama masa pakai menstrual cup? Kapan waktu yang tepat untuk mengganti menstrual cup dengan yang baru?

Masa pakai menstrual cup yang disarankan

Menstrual cup merupakan alat berbentuk corong yang digunakan wanita saat haid atau menstruasi. Alat ini berukuran kecil dan umumnya terbuat dari silikon atau karet lateks serta bersifat fleksibel. Tidak seperti pembalut atau tampon, menstrual cup bekerja dengan menangkap dan mengumpulkan darah langsung di dalam vagina.

Salah satu kelebihan menstrual cup adalah umurnya yang panjang. Tidak seperti pembalut atau tampon yang sekali pakai, menstrual cup bisa dibersihkan untuk digunakan kembali pada waktu berikutnya. Oleh karena itu, menstrual cup dinilai lebih hemat biaya dan ramah lingkungan.

Healthline dan WebMD menyebut, masa pakai penggunaan menstrual cup yaitu sekitar 6 bulan – 10 tahun dengan perawatan yang tepat. Namun, beberapa merk merekomendasikan untuk mengganti menstrual cup setidaknya satu atau dua tahun sekali.

Selain memerhatikan masa pakai, penting juga untuk memperhatikan kondisi menstrual cup tersebut. Bila menstrual cup tampak rusak atau terdapat lubang di permukaannya, ada baiknya Anda segera menggantinya dengan yang baru.

Petunjuk menggunakan menstrual cup

Untuk memakai menstrual cup, Anda perlu melipat bagian atasnya dan memasukkannya ke dalam vagina. Anda pun mungkin perlu melumas menstrual cup terlebih dahulu dengan air agar mudah masuk ke vagina. Setelah 6-12 jam pemakaian, Anda harus melepaskannya dan membersihkan menstrual cup tersebut untuk dapat digunakan pada waktu berikutnya.

Oleh karena itu, menstrual cup disebut sebagai alat yang ramah lingkungan dan hemat biaya karena penggunaannya yang bisa untuk jangka waktu panjang. Tidak seperti pembalut atau tampon yang sekali pakai, yang mengeluarkan lebih banyak biaya dan menghasilkan sampah.

Meski bentuknya fleksibel, Anda tidak bisa sembarangan memilih menstrual cup yang akan digunakan. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebelum memilih menstrual cup yang tepat sesuai dengan diri Anda. Sebagai contoh usia, ukuran dan bentuk vagina, ukuran menstrual cup, bahan menstrual cup, apakah aliran darah Anda saat haid deras atau tidak, atau apakah Anda pernah melahirkan secara normal.

Dampak pemakaian menstrual cup yang tidak tepat

Menstrual cup memang sudah diakui aman secara medis. Namun, penggunaan menstrual cup yang tidak tepat dapat memberikan efek samping bagi para pemakainya. Dikutip dari Healthline, berikut dampak yang mungkin terjadi bila menggunakan menstrual cup secara tidak tepat.

  • Iritasi

Iritasi pada vagina dapat terjadi karena berbagai faktor. Salah satunya, yaitu tidak melumasi menstrual cup terlebih dahulu dengan air sehingga menjadi sedikit perih dan tidak nyaman saat dimasukkan. Iritasi juga dapat terjadi ketika menstrual cup yang digunakan tidak sesuai ukuran atau tidak dibersihkan dengan benar sebelum digunakan.

  • Infeksi

Infeksi pada vagina  bisa terjadi ketika tangan Anda tidak bersih saat memasukkan menstrual cup. Bakteri yang ada di tangan Anda dapat berpindah ke menstrual cup sehingga kemudian dapat menginfeksi vagina Anda. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan tangan dan menstrual cup Anda dengan air dan sabun antibakteri sebelum digunakan.

  • Toxic shock syndrome atau TSS

Toxic Shock Syndrom (TSS) merupakan komplikasi yang disebabkan oleh infeksi bakteri staphylococcus atau streptococcus. TSS dapat terjadi bila ada goresan di dalam vagina akibat penggunaan tampon atau menstrual cup dan kemudian terinfeksi bakteri. Meski jarang terjadi, Anda tetap perlu menjaga kebersihan tangan dan menstrual cup untuk mencegah terjadinya TSS.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Kista Ovarium Dianggap Bahaya dan Harus Dioperasi?

Kista sebenarnya bukan masalah serius karena dapat hilang sendiri. Tapi, ada juga kista yang perlu perawatan khusus. Kapan kista ovarium harus dioperasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Para perempuan tentu akan panik saat melihat adanya bercak darah padahal ia tidak sedang haid. Berikut arti dari bercak darah saat tidak sedang haid ini.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 14 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit

Menstrual Cup: Seperti Ini Cara Membersihkan dan Menyimpannya

Membersihkan menstrual cup penting untuk diperhatikan. Begini caranya menjaga kebersihan menstrual cup perlu dibersihkan saat dan sesudah menstruasi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 9 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit

Jangan Salah Beli, Perhatikan 3 Hal Ini Saat Memilih Menstrual Cup

Tertarik menggunakan menstrual cup? Tak bisa asal pilih, memilih menstrual cup yang tepat dapat memastikan keamanan pemakaiannya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 8 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makan timun saat haid

Apa Benar Wanita Tidak Boleh Makan Timun Saat Sedang Haid?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
obat haid tidak lancar

4 Cara Alami Atasi Haid Tidak Lancar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 November 2020 . Waktu baca 3 menit
obat pelancar haid

6 Obat Pelancar Haid untuk Anda yang Sering Telat Datang Bulan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 November 2020 . Waktu baca 7 menit
pubertas atau masa puber

Ciri-Ciri Pubertas pada Remaja Perempuan dan Laki-laki

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 September 2020 . Waktu baca 12 menit