Dibanding Susu Rendah Lemak, Susu Murni Lebih Ampuh Mencegah Obesitas pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Susu rendah lemak selama ini dianggap sebagai jenis susu terbaik bagi anak karena bisa memberikan manfaat sebesar susu murni dengan kandungan lemak yang lebih sedikit. Akan tetapi, penelitian terbaru justru menemukan bahwa susu murni atau whole milk berpotensi mencegah obesitas pada anak usia 2 tahun ke atas yang rutin mengonsumsinya.

Alih-alih menyebabkan kegemukan, lemak yang terkandung pada susu murni malah memberikan sejumlah manfaat bagi anak usia 2 tahun ke atas dalam masa tumbuh-kembangnya. Mengapa bisa demikian? Berikut ulasan selengkapnya.

Perbedaan nutrisi susu murni dan susu rendah lemak

prebiotik pada susu organik

Berdasarkan kandungan lemaknya, susu dibedakan menjadi susu murni (whole milk), susu rendah lemak (low-fat milk), dan susu skim. Di antara ketiganya, susu murni memiliki kandungan lemak tertinggi, yakni sebanyak 3,25 persen dari total bobot susu.

Susu rendah lemak mengandung 1 persen lemak, sementara susu skim mengandung kurang dari 0,5 persen lemak. Oleh karena kandungan lemak yang rendah inilah, susu rendah lemak dinilai lebih ampuh mencegah obesitas dibandingkan susu murni.

Jika dilihat dari segi nutrisi yang lain, susu murni sekilas memang terkesan kalah unggul dibandingkan susu rendah lemak dan susu skim. Susu murni lebih tinggi kalori, lemak, dan karbohidrat. Kandungan proteinnya pun agak lebih rendah dibandingkan keduanya.

Walau demikian, tidak seluruh kandungan lemak pada susu murni berasal dari lemak jahat. Susu murni mengandung 183 miligram lemak baik berupa asam lemak omega-3, jauh lebih banyak dibandingkan susu rendah lemak yang hanya sebanyak 9,8 miligram.

Benarkah susu murni lebih baik dari susu rendah lemak?

susu organik untuk daya tahan tubuh

Sejumlah peneliti menganalisis hasil 28 studi terdahulu mengenai konsumsi susu sapi dan risiko obesitas pada anak usia di atas 2 tahun. Penelitian yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition ini menemukan bahwa susu murni berpotensi mencegah obesitas.

Dalam studi tersebut, risiko obesitas pada anak-anak usia di atas 2 tahun yang meminum susu murni lebih rendah 39 persen dibandingkan anak-anak yang tidak meminumnya. Susu murni yang dimaksud adalah whole milk yang mengandung 3,3 persen lemak.

Dr. Jonathon Maguire, pimpinan studi tersebut sekaligus dokter anak di St. Michael’s Hospital, juga menyatakan bahwa susu low-fat tidak terbukti membuat tubuh anak yang meminumnya menjadi lebih ramping dibanding anak yang mengonsumsi susu murni.

Beragam temuan dalam studi tersebut membuahkan kesimpulan bahwa susu murni lebih berpotensi mencegah obesitas dibandingkan susu rendah lemak. Meski demikian, hal ini masih perlu dipastikan dengan penelitian lebih lanjut.

Mengapa susu murni lebih baik?

susu organik untuk anak

Sejak lama, susu murni dianggap kurang baik karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi. Lemak jenuh adalah lemak yang banyak terdapat pada daging merah, unggas, minyak kelapa, serta susu tinggi lemak dan berbagai produknya.

Lemak jenuh sering dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Pasalnya, lemak jenuh memang terbukti meningkatkan LDL (low-density lipoprotein). LDL adalah kolesterol yang dapat memicu pembentukan plak pada pembuluh darah.

Meski begitu, konsumsi susu murni justru bisa mencegah obesitas karena lemak jenuh juga meningkatkan HDL. HDL (high-density lipoprotein) adalah kolesterol baik yang melindungi pembuluh darah serta menurunkan risiko obesitas dan penyakit jantung.

Selain itu, tidak semua jenis LDL berbahaya bagi tubuh. LDL yang berbahaya adalah yang bermolekul kecil. Sementara itu, lemak jenuh dapat mengubah molekul LDL kecil menjadi molekul besar yang tidak terlalu berbahaya bagi jantung dan pembuluh darah.

Berbeda dengan anggapan yang sudah-sudah, susu murni sebetulnya memberikan beragam manfaat. Lemak yang selama ini identik dengan berat badan berlebih dan obesitas justru dapat membantu menjaga berat badan anak-anak.

Mungkin ada beberapa situasi yang membuat orangtua perlu memberikan susu skim, susu rendah lemak, atau susu rendah laktosa pada si kecil terutama yang berusia di atas 2 tahun. Namun, jika tujuan Anda adalah mencegah obesitas, susu murni bisa menjadi pilihan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Obat Kuat Bisa Mengganggu Penglihatan Bila Diminum Sembarangan

Obat kuat bisa memicu efek samping beragam, mulai dari sakit kepala, sakit perut, hingga mengganggu penglihatan dan membuat Anda melihat warna kebiruan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 24/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Virus Baru Ditemukan di Brasil, Dipastikan Tidak Menginfeksi Manusia

Beberapa ilmuwan di Brasil telah mengidentifikasi yaravirus yang disebut-sebut menjadi temuan baru dalam dunia sains. Apakah virus ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Berita Luar Negeri, Berita 13/02/2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Mendiagnosis COVID-19 pada Tubuh Manusia

Novel coronavirus (COVID-19) dari China kian menyita perhatian dunia. Bagaimana cara tenaga medis melakukan diagnosis terhadap novel coronavirus?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 22/01/2020 . Waktu baca 6 menit

Obesitas Pada Anak Bisa Memengaruhi Perkembangan Otaknya

Obesitas bisa menimbulkan berbagai dampak jangka panjang bagi kesehatan, termasuk memengaruhi perkembangan otak anak. Apakah ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Anak, Parenting 22/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Cara Memilih Susu Soya yang Tepat untuk Kebutuhan Anak

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020 . Waktu baca 6 menit
wangi mengingatkan kenangan

Wangi Tertentu Ternyata Dapat Mengembalikan Ingatan Masa Lalu, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 4 menit
pewarna rambut kanker payudara

Pewarna Rambut Permanen Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat kedekatan ibu dan anak

Manfaat Kedekatan Ibu dan Anak: Bisa Terhindar dari Risiko Kekerasan Hubungan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25/02/2020 . Waktu baca 4 menit