Mencairkan Makanan Beku Tidak Boleh Sembarangan! Begini Caranya yang Benar

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Buat orang-orang yang super sibuk, menyimpan berbagai pilihan makanan beku di kulkas dirasa lebih praktis daripada harus memasak dari nol setiap kali ingin makan. Makanan beku memang praktis. Namun banyak yang tidak mengetahui cara mengolah makanan beku dengan benar. Untuk mencairkan makanan beku ternyata butuh proses yang tepat sesuai dengan jenis makanannya agar kualitas bahan tetap terjaga.

Jika proses mencairkannya tidak benar, rasa makanan bisa saja berubah. Tak menutup kemungkinan juga bahwa cara mencairkan makanan beku yang salah dapat membuat makanan olahan tersebut malah terpapar bakteri. 

Jangan ditinggal di suhu ruangan

Mendiamkan makanan beku di suhu ruang selama berjam-jam merupakan cara mencairkan makanan beku yang paling populer. Rasanya hampir setiap orang pernah melakukan hal ini. Namun tahukah Anda bahwa cara ini sebenarnya keliru?

Ketika makanan yang tadinya beku telah melunak dan mencapai suhu yang lebih hangat dari 4,4 derajat Celcius, bakteri yang mungkin ada sebelum pembekuan dapat bertambah banyak. Semakin lama makanan tersebut terpapar suhu lingkungan, bakteri akan berkembang biak dengan cepat. Pada intinya, makanan beku tidak boleh ditinggalkan pada suhu ruangan selama lebih dari dua jam. Makanan yang mudah rusak pun tidak boleh dicairkan dengan air panas.

Jika tidak boleh didiamkan dalam suhu ruangan, bagaimana cara yang tepat untuk mencairkan makanan beku?

Berikut adalah beberapa cara mencairkan makanan beku yang aman agar makanan beku tetap sehat dan aman dikonsumsi – sesuai dengan jenis makanannya.

Daging: pindahkan dari freezer ke rak kulkas

Mencairkan daging beku memang membutuhkan waktu lama, bahkan bisa semalaman suntuk. Oleh karena itu, Anda harus mulai mencairkannya dulu sebelum mulai masak. Pindahkan daging beku yang Anda simpan di freezer ke rak kulkas khusus (jangan satukan dengan rak buah dan sayuran, ya!) agar lelehan cairan dari daging yang penuh bakteri tidak menyebar ke makanan lainnya.

Makanan yang dicairkan dengan metode ini, seperti daging utuh, daging giling, ayam, dan makanan laut harus dimasak paling lambat satu atau dua hari setelah dicairkan.

Makanan kemasan: rendam di air dingin

Makanan kemasan beku, misalnya chicken nugget, sosis, sayuran dan buah beku, dapat dicairkan menggunakan air dingin. Caranya, bungkus makanan beku dalam plastik rapat atau masih tersegel utuh dalam kemasan, kemudian rendam dalam mangkok atau panci berisi air dingin hingga benar-benar terendam sepenuhnya. Ganti air rendaman setiap 30 menit hingga makanan benar-benar mencair dan siap untuk diolah di dapur.

Makanan beku yang dicairkan dengan metode ini harus segera dimasak.

daging ayam belum matang

Bolehkan menghangatkan makanan beku pakai microwave?

Mencairkan makanan dengan microwave memang cepat, namun hasil pencairannya kurang merata. Sama halnya dengan mencairkan makanan beku di suhu ruangan, hasil pencairan dari microwave yang tidak merata ini berpotensi memicu pertumbuhan bakteri pada makanan tersebut.

Jika Anda terbentur waktu untuk mencairkan makanan dan tidak ada cara lainnya, tidak apa pakai microwave. Akan tetapi, segera masak makanan yang dicairkan dengan microwave meskipun makanan tersebut belum mencair sempurna.

Bolehkah membekukan kembali makanan sisanya?

Makanan beku yang telah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali di freezer demi terhindar dari kontaminasi silang pada makanan. Oleh karena itu, ambillah porsi secukupnya saja untuk diolah sementara sisanya tetap disimpan di freezer. 

Dalam menyimpan makanan beku, ingat juga untuk memastikan suhu freezer di titik -18 derajat Celcius atau lebih rendah. Suhu ekstra dingin akan menghambat pertumbuhan bakteri pada makanan. Namun ketika telah mencair, bakteri itu akan hidup kembali dan bahkan bisa berkembang. Maka, olah sampai habis makanan beku yang sudah dicairkan.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca