Tips Memasak Daging Sampai Matang Sempurna Agar Tak Keracunan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Beberapa orang memasak steak dengan tingkat kematangan yang bervariasi, mulai dari medium well (setengah matang) hingga well done (matang). Tetapi, memasak daging sendiri di rumah sebenarnya cukup berisiko karena sulit untuk memperkirakan apa daging tersebut sudah aman untuk dikonsumsi atau belum. Simak ulasan di bawah untuk mengetahui tips memasak daging agar terhindar dari risiko keracunan.

Kenapa daging yang kurang matang tidak baik untuk kesehatan?

Daging yang kurang matang mengandung beraneka ragam bakteri di dalamnya, seperti E. coli, salmonella, dan listeria. Apa saja masalah kesehatan yang dapat timbul apabila seseorang terinfeksi bakteri-bakteri tersebut?

E. coli

Apabila Anda tidak memasak daging dengan tepat, Anda berisiko mengalami beberapa gejala infeksi E. coli, seperti diare, muntah, dan kram perut.

Bakteri E. coli biasanya ditemukan di permukaan daging mentah. Jadi, memasak bagian permukaan daging seharusnya sudah cukup untuk membunuh bakteri tersebut.

Namun, beberapa daging yang disimpan di supermarket atau pasar tidak disimpan dengan suhu yang tepat, sehingga hal tersebut menyebabkan bakteri berpotensi masuk ke bagian dalam daging.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tips memasak daging yang tepat agar terhindar dari risiko keracunan bakteri tersebut.

Salmonella

Selain E. coli, bakteri lain yang hinggap di daging yang mentah adalah salmonella. Gejala-gejala yang muncul setelah Anda memakan daging dengan salmonella adalah kram perut, demam, dan diare.

Gejala-gejala ini berpotensi berkembang menjadi kondisi yang lebih parah, bahkan dapat menyebabkan kematian apabila tubuh Anda tidak memiliki sistem imun yang baik.

Listeria

Meskipun bakteri listeria lebih sering ditemukan di daging-daging siap saji, bakteri tersebut juga dapat muncul di daging yang kurang matang.

Gejala yang mungkin Anda rasakan setelah terinfeksi bakteri ini adalah demam dan nyeri otot. Selain itu, ibu hamil juga berisiko mengalami masalah pada kehamilannya, seperti mengalami keguguran.

Lalu, apa saja tips memasak daging agar mendapatkan kematangan yang sempurna?

Nah, agar tidak mengalami risiko tersebut, Anda harus tahu bagaimana cara mengolah daging dengan tingkat kematangan yang pas. Berikut adalah beberapa tips memasak daging mentah yang dapat Anda ikuti agar Anda terhindar dari risiko-risiko di atas:

1. Simpan daging dengan benar

Ketika Anda membeli daging mentah di pasar atau supermarket, daging tersebut biasanya tidak disimpan di lingkungan yang steril. Oleh karena itu, segera simpan daging di dalam kulkas.

Masukkan daging ke dalam kantong plastik atau wadah yang tertutup rapat. Apabila Anda akan memasak daging tersebut dalam waktu 2-3 hari, simpan di bagian bawah kulkas.

Namun, jika Anda berencanamenyimpan daging dalam waktu lama, letakkan daging di dalam freezer. Ketahanan daging mentah saat disimpan di dalam freezer adalah sekitar 3-4 bulan.

2. Hindari defrost daging dengan suhu ruangan

Tips lain sebelum memasak daging adalah memperhatikan proses defrost. Defrost adalah proses “mencairkan” daging yang baru saja dikeluarkan dari freezer. Dalam melakukan defrost, sebaiknya hindari meletakkan daging begitu saja dengan suhu ruangan.

Dikutip dari situs USDA Food Safety and Inspection Service, ketika daging dibiarkan pada suhu ruangan, tepatnya di antara 4-60 derajat Celsius, daging akan menjadi sarang perkembangbiakan bakteri yang ideal. Dengan kata lain, bakteri akan bertumbuh dengan sangat cepat pada suhu tersebut.

Anda dapat mencoba mencairkan daging dengan cara memasukkan ke dalam kulkas bawah, air dingin, atau menggunakan microwave. Dengan ini, bakteri tidak akan berkembang biak di dalam daging secara cepat.

3. Memasak dengan suhu yang tepat

Tips terpenting saat memasak daging adalah memastikan suhu daging tersebut. Cara yang paling aman adalah dengan menggunakan termometer makanan.

Termometer makanan dapat Anda tusuk ke dalam daging saat daging tengah dimasak. Kebanyakan bakteri sudah mati saat suhu di bagian dalam daging mencapai 62-82 derajat Celsius.

Sebaiknya, jangan mengandalkan perkiraan kasar apakah daging Anda sudah matang dengan sempurna atau belum. Dengan menggunakan termometer makanan, Anda dapat memastikan suhu dalam daging dengan akurat dan Anda akan terhindar dari risiko keracunan makanan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Salmonellosis

Salmonellosis adalah penyakit akibat infeksi bakteri Salmonella yang menyerang usus. Bagaimana mengatasi penyakit ini? Simak selengkapnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 22 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Menghindari Paparan Bakteri Salmonella dari Makanan

Masalah pencernaan dari mulai diare hingga tipes bisa disebabkan oleh bakteri salmonella dalam makanan, sehingga perlu dihindari. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Yang Harus Anda Lakukan Ketika Tabung Gas Kompor Rumah Bocor

Tabung gas bocor tidak hanya rentan menyulut kebakaran, namun juga sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh ketika terhirup. Seperti apa ciri tabung gas bocor?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kesehatan, Informasi Kesehatan 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
makan telur mentah

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
keracunan makanan

Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
ilustrasi mual gejala dan ciri-ciri keracunan makanan

Begini Gejala bagi Tubuh Anda yang Mengalami Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit