5 Manfaat Sehat yang Bisa Anda Dapat Kalau Rajin Minum Jus Seledri

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Jika Anda sudah mulai bosan minum jus buah-buahan, kenapa tidak coba beralih ke jus sayuran? Jangan dulu keburu il-feel membayangkannya. Banyak, kok, sayuran yang bisa dibuat jus nikmat nan menyegarkan. Salah satunya adalah seledri, sayuran hijau yang biasanya dipakai sebagai hiasan untuk mempercantik tampilan makanan. Terlebih berkat kandungan nutrisinya yang cukup beragam, tak heran kalau rajin minum jus seledri bisa membantu menjaga kesehatan tubuh.

Kandungan nutrisi seledri

Cynthia Sass, MPH, RD, seorang ahli gizi yang juga berprofesi sebagai penulis, mengemukakan bahwa tampaknya banyak orang yang mengira kalau seledri tidak memiliki banyak nutrisi.

Seledri sebenarnya kaya akan berbagai nutrisi yang menunjang kesehatan tubuh, meliputi serat, asam folat, vitamin A, vitamin C, vitamin K, kalium, zat besi, magnesium, flavonoid, hingga antioksidan. Seledri juga rendah kalori, sehingga jus seledri sering dijadikan pengganti minuman olahraga oleh para atlet sebelum latihan karena terbukti bisa meningkatkan daya tahan dan kekuatan tubuh selama berolahraga.

Apa manfaat yang didapat dari minum jus seledri?

Banyak orang yang memilih tidak memasukkan seledri dalam hidangannya atau tidak memakannya karena tidak menyukai rasa si hijau. Padahal, jika tidak menyukai rasa seledri dalam bentuk aslinya, tidak ada salahnya dibuat menjadi jus, lho!

Ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dari daun dan batang seledri, yaitu:

1. Menurunkan tekanan darah

darah tinggi saat puasa

Penelitian menemukan bahwa biji seledri memiliki sifat antihipertensi. Seledri mengandung senyawa fitokimia yang berguna untuk memperbaiki kerja dinding arteri untuk mengendalikan tekanan darah. Akhirnya, tekanan darah pun menurun dan jadi lebih terkontrol.

2. Mencegah penyakit kronis

pasien penyakit ginjal kronis apa boleh berpuasa

Seledri merupakan salah satu sumber flavonoid yang merupakan salah satu jenis antioksidan. Sebuah studi di tahun 2014 mendapatkan hasil bahwa flavonoid dalam sayur seledri berpotensi mencegah penyakit kronis, terutama penyakit jantung, hati, dan ginjal. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menguatkan penelitian ini.

3. Meminimalisir efek samping kemoterapi

kemoterapi adalah

Sebuah penelitian menemukan bahwa saat dikonsumsi bersama obat kemoterapi doxorubicin, jus seledri mampu mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh serangan radikal bebas dari sel kanker. Namun sebaiknya tetap konsultasikan dulu ke dokter jika Anda ingin minum jus seledri selama menjalani kemoterapi.

4. Melawan peradangan dalam tubuh

Kandungan flavonoid dalam seledri juga mampu membantu sistem imun tubuh melawan peradangan akibat radikal bebas. Jika terus dibiarkan, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada DNA dan sel-sel yang sehat sehingga menyebabkan gangguan kesehatan dalam tubuh.

Selain menangkal risiko penyakit kronis, flavonoid juga membantu tubuh lebih baik menyerap vitamin C sehingga bisa meningkatkan stamina tubuh. Asupan flavonoid juga membantu mencegah dan/atau mengobati alergi, infeksi virus, arthritis, dan kondisi peradangan tertentu.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menyatakan bahwa jus merupakan salah satu cara efektif untuk mendapatkan asupan flavonoid.

5. Meminimalisir stres oksidatif

Studi lain meneliti tentang manfaat jus seledri pada tikus lab. Hasilnya membuktikan bahwa flavonoid dalam seledri juga bisa bantu untuk meminimalisir efek stres oksidatif dalam tubuh yang memunculkan berbagai penyakit kronis, seperti stroke, kanker, hingga penyakit jantung koroner.

Sesekali, selingi konsumsi jus dengan makan seledri utuh

Meski sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, tapi tak ada salahnya untuk menyelingi minum jus seledri dengan makan sayur seledri dalam bentuk utuhnya yang dicampur ke dalam menu makan Anda. Bukan tanpa alasan, karena beberapa nutrisi yang terkandung dalam buah dan sayur akan lebih optimal bisa dimakan utuh.

Ambil contoh, kandungan antioksidan pada sumber makanan dari tumbuhan biasanya akan berkurang atau bahkan hilang saat diolah menjadi jus. Di sisi lain, jus seledri tetap bisa jadi salah satu pilihan yang baik karena sebagian besar terdiri dari air, sehingga bisa menjaga kebutuhan cairan dalam tubuh.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca