4 Alasan Tubuh Tetap Perlu Kalsium di Masa AKB

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Selama masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), tubuh tetap memerlukan nutrisi seimbang dalam melawan penyakit. Nutrisi memegang peranan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satunya, konsumsi kalsium bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Alasan dan manfaat kalsium perlu dikonsumsi pada masa AKB

Jangan lupa untuk menyertakan makanan yang memiliki kandungan kalsium setiap harinya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi imbauan untuk mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang di tengah pandemi COVID-19. Salah satu mineral yang tetap perlu dikonsumsi adalah kalsium

Kalsium tentunya memegang peranan penting bagi kesehatan setiap orang. Berikut beberapa makanan sumber kalsium yang bisa Anda konsumsi:

  • Susu, keju, dan produk susu lainnya
  • Sayur berdaun hijau: brokoli, kol, okra, bayam 
  • Tahu
  • Kacang-kacangan
  • Ikan sardin
  • Susu soya
  • Suplemen kalsium

Lalu, apa saja manfaat dan pentingnya konsumsi kalsium di AKB? Ketahui jawabannya di bawah ini.

1. Menguatkan tulang meski tak terlalu aktif bergerak

manfaat puasa untuk kesehatan tulang

Di masa adaptasi kebiasaan baru, pemerintah tetap memberi anjuran masyarakat tetap di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak untuk bepergian. Melakukan aktivitas di rumah saja, seperti bekerja dan berbisnis terkadang membuat kita jarang beraktivitas fisik.

Meskipun mengoptimalkan waktu olahraga di rumah, kita perlu menjaga kesehatan tulang selama pandemi COVID-19. Konsumsi kalsium memiliki manfaat dalam menguatkan dan menjaga kekuatan tulang. Tulang yang kuat tentunya tidak mudah rapuh dan mendukung Anda melakukan aktivitas fisik lainnya.

Jangan lupa untuk memperhatikan takaran harian kalsium. Pria dan wanita usia dewasa 19 sampai 50 tahun butuh minimal 1000 mg kalsium setiap hari. Sedangkan pria dan wanita yang berusia 51 tahun ke atas memerlukan asupan kalsium harian sebanyak 1000 sampai 1200 mg.

2. Menghindarkan tubuh dari osteoporosis

manfaat konsumsi kalsium

Ketika tubuh kekurangan kalsium dalam jangka waktu yang lama, risiko osteoporosis bisa saja mengintai. Konsumsi kalsium setiap hari dapat memberikan manfaat dalam menjaga kepadatan tulang. 

Tidak hanya itu, seiring bertambahnya usia, massa tulang seseorang akan berkurang. Meskipun ini adalah proses alami tubuh, kita tetap perlu menjaga kesehatannya. Bila dibiarkan, bisa saja di kemudian hari tulang mengalami osteoporosis.

Maka itu, Anda perlu konsumsi kalsium setiap hari untuk melindungi kepadatan tulang. Termasuk di masa AKB ini. Manfaat jangka panjang dari mengonsumsi kalsium adalah mengurangi risiko osteoporosis di masa mendatang. Jangan lupa pula untuk berjemur setiap pagi, agar vitamin D dari matahari pagi dapat membantu penyerapan kalsium ke dalam tubuh lebih optimal. 

3. Jaga daya tahan tubuh

manfaat konsumsi kalsium

Selain dari asupan makanan, kalsium juga dapat diperoleh dari suplemen. Pilih suplemen kalsium yang dapat menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan. Anda bisa memilih suplemen kalsium yang mengandung vitamin C dalam bentuk Ester C dan vitamin D3 sekaligus, karena memiliki manfaat bersinergi bagi tubuh.

Ester C dapat melindungi tubuh dari infeksi penyakit dengan mengaktifkan sel imun dalam melawan peradangan. Bentuk vitamin C ini juga dapat memproteksi sistem saluran pernapasan dan tubuh secara keseluruhan. Sementara itu, vitamin D3 memiliki manfaat berkesinambungan dengan kalsium dalam penguatan tulang. Vitamin D juga bermanfaat untuk meningkatkan respons sistem imun dan meningkatkan fungsi sel-sel imun tubuh.

Maka itu, ada baiknya mempertimbangkan konsumsi suplemen kalsium yang ditambahkan dengan kandungan Ester C dan vitamin D3 agar tubuh mendapatkan manfaat menyeluruh.

4. Mengontrol tekanan darah

tekanan darah tinggi boleh donor darah

Konsumsi kalsium juga menyumbang manfaat dalam mengontrol tekanan darah. Mineral ini dapat membantu melenturkan pembuluh darah. Kalsium membantu pembuluh darah rileks dan tegang saat dibutuhkan.

Penelitian dari Cochrane Database of Systematic Reviews mengatakan, kalsium dapat menyeimbangkan tekanan darah baik pada pria maupun wanita. Dengan catatan, kalsium dikonsumsi sesuai dengan takaran rekomendasi, yakni 1000 mg.

Tubuh yang jarang bergerak memiliki risiko tekanan darah tinggi. Maka itu, perlu dibantu dengan asupan kalsium selama masa AKB untuk tetap menjaga tekanan darah normal. 

Tetap bijak saat mengonsumsi suplemen kalsium

manfaat konsumsi kalsium

Anda sudah tahu takaran normal asupan suplemen kalsium setidaknya 1000 mg. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen kalsium organik yang dilengkapi vitamin penting, seperti Ester C dan vitamin D3.

Tentunya, suplemen tersebut aman dikonsumsi dalam jangka panjang selama Anda mengikuti aturan pakai, sehingga konsumsi kalsium dapat menuai manfaat yang baik bagi tubuh. Di samping itu, kandungan Ester C di dalam suplemen juga aman dikonsumsi karena bentuk vitamin C ini aman bagi lambung.

Jangan lupa untuk tetap bergerak aktif secara fisik minimal 30 menit setiap harinya selama AKB. Anda juga bisa berolahraga di bawah sinar matahari pagi agar kalsium terserap optimal di dalam tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kalsium Memang Baik, Asal Jangan Berlebihan. Berapa Batas Amannya?

Kekurangan maupun kelebihan kalsium ternyata dapat menyebabkan dampak buruk bagi tubuh. Lalu, berapa sebenarnya asupan kalsium yang dibutuhkan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat 29 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala Hiperkalsemia Akibat Tubuh Kelebihan Kalsium

Kebanyakan orang mungkin kekurangan kalsium dari makanan, sehingga mengonsumsi suplemen kalsium. Tapi, kelebihan kalsium ternyata berbahaya bagi tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat 28 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kalsium untuk ibu menyusui

Pentingnya Kalsium untuk Ibu Menyusui, Beserta Kebutuhannya Setiap Hari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2019 . Waktu baca 7 menit
nutrisi untuk orang dewasa 40 tahun ke atas

7 Mikronutrien yang Mesti Anda Penuhi Mulai Usia 40 Tahun ke Atas

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2018 . Waktu baca 6 menit
suplemen vitamin D lansia

Apakah Lansia Masih Butuh Minum Suplemen Vitamin D dan Kalsium?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 17 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit
penyerapan kalsium

5 Makanan yang Bisa Mengganggu Penyerapan Kalsium Dalam Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10 Juni 2018 . Waktu baca 5 menit