Menguak Nutrisi dan 5 Manfaat Jamur Kuping Bagi Kesehatan Tubuh

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pernah melihat jamur yang berwarna cokelat gelap dan bentuknya seperti kuping? Ya, sama seperti bentuknya, jamur ini disebut dengan jamur kuping. Jamur hitam ini sering ditambahkan pada tumisan atau dibuat sup. Penasaran dengan manfaat jamur kuping bagi kesehatan tubuh? Simak penjelasannya berikut ini.

Kandungan nutrisi dan manfaat jamur kuping

Jamur kuping yang memiliki nama latin Auricularia polytricha sering disebut juga dengan jamur hitam. Jamur ini berwarna cokelat gelap kehitaman yang bentuknya tidak beraturan, tapi mirip seperti telinga manusia. Anda dapat dengan mudah menemukannya pada batang pohon. Berbeda dengan jamur lainnya, jamur kuping terasa renyah dan kenyal ketika dimakan dan sangat populer pada masakan Asia.

Selain enak dan mudah diolah, jamur ini memiliki nutrisi yang penting untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah macam-macam manfaat jamur kuping.

1. Mencegah penyakit Alzheimer

Dilansir dari International Journal of Medicinal Mushrooms, mengonsumsi jamur kuping, jamur shitake,  jamur kancing, dan jamur enoki telah dikaitkan dengan perlindungan terhadap demensia, termasuk penyakit Alzheimer. Nutrisi dari jamur mampu menghambat enzim beta site yang bertanggung jawab untuk melepaskan beta-amyloid peptida, senyawa yang dapat berdampak buruk bagi otak.

Penyakit Alzheimer adalah kondisi penurunan fungsi otak yang biasanya terjadi pada orang lanjut usia (lansia). Orang dengan kondisi ini akan menjadi sangat lemah dalam mengingat, berpikir, berbahasa, dan mengambil keputusan.

2. Berpotensi merawat sel-sel tubuh

Jamur kuping memiliki sedikit kalori dan lemak, tapi tinggi protein. Satu gelas jamur kuping menyediakan 80 kalori dengan lemak kurang dari 1 gram dan 2,6 gram protein. Kandungan protein membantu tubuh untuk membangun sel-sel tubuh yang telah rusak.

Selain itu, jamur ini juga mengandung natrium yaitu sebesar 10 mg per gelasnya. Natrium sendiri adalah mineral yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

3. Menjaga berat badan

Jamur termasuk dalam deretan makanan yang tinggi serat. Satu cangkir jamur kuping menyediakan 19,6 gram serat makanan. Setiap harinya pria dewasa membutuhkan 38 gram serat, sementara wanita dewasa membutuhkan 30 sampai 32 gram serat. Jadi, satu cangkir jamur ini bisa memenuhi setengah kebutuhan serat per harinya.

Serat pada makanan sangat baik untuk kesehatan pencernaan, yaitu dengan membantu gerakan usus sehingga bisa menghindari Anda dari sembelit. Selain itu, makanan yang tinggi serat bisa membuat Anda kenyang lebih lama sehingga sangat cocok bagi Anda yang sedang menjalani diet.

4. Mencegah anemia

Satu mangkuk jamur memiliki 1,7 mg zat besi. Mineral ini sangat penting untuk memproduksi sel darah merah. Selain itu, zat besi juga menghasilkan protein seperti hemoglobin dan mioglobin yang berperan untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan. Kekurangan zat besi pada tubuh bisa menyebabkan penyakit anemia. Gejalanya meliputi tubuh cepat lelah, lemah, dan pusing.

Wanita yang memiliki anemia kemungkinan besar akan mengalami kesulitan saat hamil karena sel darah dalam tubuh dibutuhkan lebih banyak untuk pembentukan janin. Itulah sebabnya zat besi termasuk dalam nutrisi yang harus dipenuhi untuk persiapan hamil. Zat besi juga diketahui bisa mengurangi risiko terjadinya PMS pada wanita yang mengalami menstruasi.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

Satu lagi manfaat jamur kuping yang sayang Anda lewatkan, yaitu mendukung sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan stres. Jamur kuping mengandung vitamin B2 yang disebut juga dengan riboflavin. Vitamin ini mengubah karbohidrat menjadi glukosa sebagai sumber energi nantinya. Selain itu, vitamin ini juga menutrisi rambut, kulit, mata, dan hati tetap sehat.

Riboflavin juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Artinya, jamur kuping bisa mencegah Anda dari penuaan dini dan membuat Anda lebih kebal terhadap penyakit jantung dan kanker.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 29, 2018 | Terakhir Diedit: Mei 31, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca