5 Kombinasi Buah-buahan Terbaik untuk Sarapan Sehat

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Buah-buahan merupakan salah satu sumber serat, karbohidrat kompleks, serta vitamin dan mineral terbaik untuk sarapan. Tapi, tahukah Anda? Kombinasi buah tertentu untuk sarapan bisa memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi kesehatan.

Setiap jenis buah memiliki kandungan nutrisi tersendiri dengan fungsinya masing-masing, mulai dari menghalau flu hingga menghaluskan dan mencerahkan kulit. Menggabungkan buah-buahan yang tepat akan mengoptimalkan beragam fungsi tersebut.

Kombinasi buah untuk sarapan yang patut dicoba

Semua jenis buah bermanfaat bagi kesehatan Anda. Namun, beberapa di antaranya memiliki karakteristik tertentu sehingga lebih sesuai untuk sarapan.

Berikut adalah kombinasi buah-buahan terbaik agar sarapan Anda lebih bervariasi dan menyehatkan.

1. Kiwi, stroberi, dan jeruk bali merah untuk sistem kekebalan tubuh

Kiwi, stroberi, dan jeruk bali merah (grapefruit) kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C pada ketiganya bahkan lebih tinggi dari buah jeruk yang identik dengan vitamin ini.

Sebagai variasi, Anda juga bisa membuat kombinasi buah kaya vitamin C lainnya, seperti mangga, pepaya, atau nanas untuk sarapan.

Campurkan buah-buahan ini menjadi semangkuk salad buah dengan yoghurt, atau jadikan smoothie sehat tanpa gula tambahan.

2. Ceri, blueberry, dan nanas untuk kesehatan sistem pencernaan

Buah ceri mengandung senyawa antioksidan phenolic, nanas mengandung enzim bromelain, sedangkan blueberry mengandung vitamin A, C, dan E.

Semua komponen ini membantu mencegah peradangan yang menjadi penyebab penyakit pada sistem pencernaan.

Blueberry juga mengandung senyawa antioksidan yang disebut antosianin. Antosianin membantu bakteri pencernaan dalam proses metabolisme senyawa antioksidan phenolic.

Oleh karena fungsinya bagi pencernaan itulah, blueberry menjadi salah satu kombinasi buah terbaik untuk sarapan.

Buah untuk Diabetes

3. Pisang, alpukat, dan apel untuk sumber energi sepanjang hari

Pisang mengandung karbohidrat, apel kaya akan serat, dan alpukat merupakan sumber lemak yang menyehatkan.

Kombinasi ketiga buah tersebut untuk sarapan dapat memberikan energi ekstra di pagi hari. Anda juga dapat merasa kenyang lebih lama.

Anda bisa mengonsumsi ketiganya secara langsung atau mencampurkannya menjadi smoothie padat energi. Bila perlu, tambahkan yoghurt untuk menambah cita rasa dan membuatnya lebih mudah dicerna.

4. Pepaya, blackberry, dan melon untuk kecantikan

Kombinasi buah yang Anda konsumsi untuk sarapan bisa membantu menjaga kecantikan kulit. Tidak percaya? Cobalah campurkan pepaya, blackberry, dan buah melon menjadi jus atau smoothie. Minumlah secara rutin setiap pagi.

Pepaya kaya akan senyawa yang meningkatkan produksi kolagen serta enzim papain yang dapat mencegah kerusakan kulit. Sementara itu, blackberry mengandung senyawa antioksidan, vitamin A, dan vitamin C.

Tak ketinggalan, buah melon mengandung betakaroten, yakni bahan baku vitamin A yang menjaga kehalusan kulit dan rambut.

5. Lemon, semangka, dan goji berry untuk detoksifikasi

Semangka kaya akan kandungan air, senyawa glutathione, likopen, vitamin A, serta vitamin C yang membantu proses detoksifikasi.

Sementara itu, goji berry kaya akan vitamin A, B, C, E, serta zat besi dan kolin yang dibutuhkan hati untuk membuang racun dari tubuh.

Kombinasi buat tersebut untuk sarapan akan semakin “kaya” jika ditambahkan perasan buah lemon. Perasan buah lemon memiliki kandungan senyawa antioksidan, antibakteri, dan antiviral yang berlimpah.

Anda bisa mengolahnya sebagai jus. Anda juga dapat menambahkan mentimun dan peterseli guna mengurangi kembung di pagi hari.

Hampir semua kombinasi jenis buah dapat dikonsumsi untuk sarapan. Namun, ingatlah untuk memerhatikan jumlah dan jenis buah yang Anda makan pada pagi hari.

Ada jenis buah tertentu yang mengandung lebih banyak kalori dan gula, contohnya mangga dan pisang.

Jenis gula yang terdapat pada buah adalah gula alami, tapi beberapa orang dengan kondisi tertentu tetap perlu menjaga asupan gulanya agar tidak berlebihan.

Terutama bila Anda sedang berusaha menurunkan berat badan atau memiliki penyakit diabetes.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca