Menyesuaikan Perubahan Kebutuhan Gizi Seiring Bertambahnya Usia

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Seiring bertambahnya usia, bukan cuma penampilan fisik saja yang berubah. Kebutuhan gizi berubah juga mengikuti penuaan tubuh untuk mendukung segala perubahan tersebut. Terlebih, semakin tua Anda semakin rentan terhadap berbagai penyakitTanpa pemenuhan gizi yang tepat, kualitas hidup dan kondisi kesehatan Anda bisa semakin menurun.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui perubahan apa saja yang akan terjadi seiring bertambahnya usia terkait kondisi tubuh dan zat gizi yang dibutuhkan. Simak ulasannya di bawah ini.

Kebutuhan gizi berubah seiring Anda menua, seperti apa?

Selama tahun-tahun pertama kehidupan manusia, tubuh sangat membutuhkan asupan mineral dan vitamin tinggi untuk menguatkan sistem imunnya. Beranjak semakin besar, kebutuhan gizi Anda akan semakin meningkat dan harus dipenuhi dari berbagai macam sumber, seperti asupan karbohidrat dan protein yang lebih tinggi.

Makanan mengandung protein rendah lemak sangat penting untuk mempertahankan otot dan tulang seiring bertambahnya usia. Faktanya, rata-rata orang dewasa akan kehilangan 3-8% massa otot mereka setiap 10 tahun setelah mencapai usia 30 tahun. Ini adalah permulaan terjadinya gangguan kesehatan tulang pada orang dewasa. Penelitian menunjukan bahwa mereka yang mengonsumsi cukup kebutuhan protein sehari-hari akan kehilangan massa otot 40% lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang asupan proteinnya kurang.

Terlebih, semakin tua usia Anda semakin rentan mengalami sembelit. Maka, Anda juga harus memperbanyak makan serat, terutama untuk orang-orang lanjut usia. Sembelit pada lansia dipengaruhi oleh aktivitas harian yang tidak banyak bergerak (hidup sedentari) dan efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi. Tidak heran jika semakin menua, kebutuhan serat semakin dibutuhkan untuk mencegah masalah pencernaan. Serat juga berfungsi menurunkan kolesterol darah yang sudah semakin menumpuk seiring bertambahnya usia. Sumber serat terbaik bisa didapatkan dari sayur-sayuran, buah, dan biji-bijian.

Di sisi lain, kebutuhan lemak, gula, dan garam mulai harus dikurangi semenjak usia dewasa produktif hingga usia lanjut. Semakin bertambah dewasa, kebutuhan kalori total harian Anda juga akan berkurang.

Kebutuhan zat gizi mikro yang meningkat seiring bertambahnya usia

Meski butuh asupan kalori yang lebih sedikit, orang dewasa yang semakin bertambah usia tetap memerlukan asupan zat gizi mikro yang lebih tinggi. Maka dari itu, sangat penting untuk mengonsumsi berbagai buah-buahan, sayuran, ikan, dan daging tanpa lemak seiring Anda menua.

Beberapa zat gizi mikro yang perlu ditingkatkan seiring bertambahnya usia, termasuk:

Kalsium

Semakin bertambah umur orang dewasa, maka kemampuan menyerap kalsium dari makanan akan menurun. Selain itu, perubahan hormon juga bisa meningkatkan pembuangan kalsium dari ginjal ke dalam urin. Maka, kebutuhan kalsium harus ditingkatkan seiring Anda bertambah tua.

Vitamin B12

Vitamin ini penting untuk membuat sel darah merah dan menjaga kesehatan fungsi otak. Sayangnya, dilansir dalam Healthline, penelitian memperkirakan bahwa 10-30% orang berusia 50 tahun ke atas mulai mengalami kemampuan penyerapan vitamin B12 dari makanan mereka. Oleh karena itu, beberapa orang dianjurkan untuk mengonsumsi tambahan suplemen mengandung B12.

Kondisi ini dikaitkan dengan terjadinya penurunan produksi asam lambung, sehingga berdampak pada berkurangnya penyerapan vitamin B12 dari makanan.

Magnesium

Semakin tua, Anda berisiko mengalami kekurangan magnesium karena semakin kurangnya asupan, efek dari penggunaan-penggunaan obat, dan juga perubahan fungsi usus.

Vitamin D

Semakin tua usia seseorang maka kemampuan kulit untuk mengubah sinar matahari menjadi vitamin semakin berkurang. Kondisi ini pada akhirnya akan memengaruhi juga kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca