Bahaya Diet “Sleeping Beauty”, Cara Ekstrem Turun Berat Badan yang Fatal

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tidak ada cara cepat dan instan untuk turun berat badan. Untuk mencapai berat badan ideal, Anda perlu strategi yang aman, sehat, dan sesuai dengan cara kerja tubuh Anda. Sayangnya, banyak orang masih keliru menerapkan pola diet tidak sehat, salah satunya adalah diet Sleeping Beauty atau Putri Tidur.

Orang yang ikut diet Sleeping Beauty akan mencoba tidur selama mungkin supaya tidak perlu makan. Pola diet ini sangat berbahaya. Sembarangan menerapkan diet ini bahkan bisa menyebabkan kematian. Langsung simak penjelasan lengkap soal diet fatal ini.

Apa itu diet sleeping beauty?

Diet Sleeping Beauty adalah tren turun berat badan yang dipopulerkan oleh para wanita dengan gangguan makan, misalnya anoreksia. Konsepnya yaitu Anda harus “hibernasi” atau tidur selama mungkin. Dengan begitu, Anda tidak akan merasakan lapar dan akhirnya tidak makan.

Pada kasus-kasus ekstrem, orang yang menjalani diet ini juga minum obat tidur supaya bisa terlelap hingga 20 jam lamanya.

Sebenarnya diet ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang pakar psikologi klinis sekaligus pakar pola tidur dan pola makan sehat, yaitu Michael Breus, Ph.D. Awalnya, pola diet yang dianjurkan oleh Michael Breus adalah tidur yang cukup, yaitu tujuh sampai sembilan jam setiap hari. Menurut Michael, tidur cukup bisa jadi kunci untuk mengendalikan nafsu makan dan hidup sehat. Anda pun akan jadi lebih mudah untuk mengurangi berat badan.

Akan tetapi, teori tidur cukup ini kemudian dipelintir oleh sebagian orang sehingga konsepnya berubah jadi tidur selama mungkin. Mirip seperti Putri Tidur dalam dongeng. Jadi diet Sleeping Beauty yang lebih dikenal orang saat ini merupakan versi ekstrem dan keliru dari diet yang dianjurkan para ahli.

efek kurang tidur pada kulit wajah

Apakah cara diet ini efektif?

Diet Sleeping Beauty tidak efektif untuk menurunkan berat badan. Tidur lama bukan jaminan Anda lebih cepat kurus. Bahkan sampai saat ini tidak ada bukti medis atau penelitian yang berhasil mencatat keberhasilan diet ekstrem ini.

Waktu Anda bangun tidur, tubuh malah akan ngidam makanan berkalori tinggi. Anda pun jadi lebih susah menahan nafsu makan. Selain itu, sejumlah penelitian membuktikan kalau kelamaan tidur justru meningkatkan risiko diabetes dan obesitas.

Diet ini juga sangat tidak bisa diandalkan untuk jangka panjang. Untuk menjaga berat badan ideal, Anda perlu gaya hidup sehat, bukan tidur terlalu lama. Lagipula, tidak mungkin Anda “hibernasi” setiap hari, bukan?

Apa bahaya diet Sleeping Beauty bagi kesehatan?

Menurut para ahli, diet Sleeping Beauty sangat berisiko bagi kesehatan. Berikut pertimbangan selengkapnya.

1. Risiko penyakit kronis

Sejumlah penelitian di seluruh dunia telah membuktikan kalau kebanyakan tidur membuat Anda lebih rentan kena penyakit kronis, misalnya diabetes dan penyakit jantung. Menurut para ahli, ini lantaran jam biologis tubuh Anda kacau.

Selain itu, orang yang terlalu lama tidur hidupnya cenderung kurang sehat. Karena kelamaan tidur, Anda mungkin jadi tidak pernah olahraga dan tidak makan makanan bernutrisi.

2. Depresi

Baik kurang tidur dan kebanyakan tidur bisa memicu depresi. Kalau depresi sudah menyerang, Anda pun jadi tambah lemas dan ingin tidur lebih lama. Padahal, supaya bisa lepas dari belenggu depresi, tidur secukupnya jadi salah satu kunci utama.

3. Overdosis obat tidur

Buat orang yang pakai obat tidur, obat penenang, atau obat lainnya dengan tujuan mendatangkan kantuk dan rasa rileks, Anda sangat berisiko overdosis. Ini karena tubuh Anda bisa membangun toleransi terhadap obat tidur dan obat-obatan lainnya. Maksudnya, kalau kali ini Anda minum satu pil sudah bisa tidur, lama-lama tubuh akan terbiasa dan membutuhkan dosis yang lebih kuat.  

Seiring berjalannya waktu, Anda pun bisa menambah dosis sampai tiga pil sebelum tidur. Overdosis obat tidur bisa menimbulkan efek samping seperti menurunnya kemampuan berpikir hingga kematian.

4. Kematian

Selain karena overdosis obat tidur, para ahli telah melihat kaitan antara tidur terlalu lama dengan kematian. Tidur terlalu lama dibarengi dengan puasa makan bisa menyebabkan malnutrisi atau dehidrasi yang fatal.

Jadi, kalau Anda memang ingin menurunkan berat badan, fokuslah pada gaya hidup yang sehat, jangan cuma mencari proses yang instan. Anda bisa berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk menentukan pola diet yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Sedangkan bila Anda curiga Anda mengalami gangguan makan, misalnya anoreksia atau bulimia, segera temui dokter psikiatri atau terapis.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juli 28, 2017 | Terakhir Diedit: November 29, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca