6 Langkah Mengatasi Rasa Duka dan Kehilangan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/03/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Memang benar bahwa pada beberapa titik dalam hidup Anda, Anda akan menghadapi rasa sakit akibat kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat dekat dengan Anda. Bahkan mungkin terasa seolah-olah rasa sakit dan kesedihan yang Anda alami tidak akan pernah hilang. Anda harus tahu bahwa rasa sakit ini Anda adalah perasaan sementara. Langkah pertama adalah untuk menerima rasa sakit dan biarkan diri Anda berduka. Ini akan membutuhkan waktu untuk bisa sembuh.

Apa yang perlu Anda ketahui tentang kesedihan dan kehilangan

Ketika Anda kehilangan seseorang atau sesuatu, wajar jika Anda merasa sedih. Rasa duka dianggap sebagai perasaan emosional ketika seseorang yang dekat dengan Anda meninggal. Semakin signifikan kehilangan yang dialami, maka semakin dalam kesedihan yang dirasakan. Rasa kehilangan tidak hanya terjadi ketika seseorang meninggal, tetapi bisa juga saat Anda kehilangan pekerjaan atau menjual rumah atau mengalami perpisahan yang sulit. Setiap situasi akan membawa tingkat kesedihan yang berbeda.

Rasa duka adalah perasaan umum dan perlahan akan berkurang. Memahami hal ini akan membantu Anda untuk pulih lebih cepat. Mungkin beberapa orang membutuhkan waktu jauh lebih lama daripada yang lain untuk bisa pulih, tetapi Anda akhirnya akan menyesuaikan diri dan perasaan duka Anda akan berkurang. 

Bagaimana cara mengatasi rasa duka?

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda mengatasi rasa duka dan kehilangan:

1. Beralih ke teman-teman dan anggota keluarga

Tidak ada orang yang akan peduli pada Anda di saat waktu sulit selain keluarga dan teman-teman. Jika Anda biasanya bangga menjadi orang yang kuat, sekarang adalah waktunya untuk bersandar pada orang lain. Hanya Anda yang dapat membantu diri Anda sendiri, jadi beri tahu mereka apa yang Anda butuhkan dan mereka akan menjadi pendukung terbesar Anda, mungkin menyediakan bahu untuk menangis atau membantu mengatur pemakaman.

2. Hadapi perasaan Anda

Anda dapat mencoba untuk tidak mengungkapkan kesedihan Anda sekarang tapi Anda tidak bisa menyembunyikan perasaan Anda selamanya. Agar Anda bisa pulih, Anda harus mengakui rasa sakit jika tidak Anda hanya akan memperpanjang proses berduka. Rasa duka yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi seperti depresi, kecemasan, penyalahgunaan obat, dan masalah kesehatan.

Jika Anda merasa sedih, takut, atau kesepian, ingatkan diri sendiri bahwa mereka adalah reaksi normal terhadap rasa kehilangan.Menangis tidak menandakan bahwwa Anda lemah dan tidak menangis tidak membuat Anda terlihat lebih kuat. Jujur akan perasaan Anda yang sebenarnya dapat membantu Anda dan orang-orang di sekitar Anda untuk mengatasi rasa duka.

3. Temukan rasa nyaman dari keyakinan Anda

Sebaiknya Anda melakukan kegiatan spiritual yang berarti bagi Anda, seperti berdoa, bermeditasi, atau pergi ke tempat ibadah, di mana bisa memberikan waktu untuk Anda sendiri. Juga, Anda mungkin merasa bahwa Anda menyayangi orang terkasih Anda melalui doa-doa, hati dan pikiran Anda.

4. Ekspresikan perasaan Anda dengan cara yang kreatif

Tidak mungkin bagi Anda untuk mengatakan hal-hal baik kepada orang terkasih Anda sekarang, tapi Anda dapat menulis tentang rasa kehilangan Anda dalam sebuah jurnal atau surat yang mengatakan hal-hal yang tidak pernah Anda katakana sebelumnya. Beberapa orang suka menyimpan foto orang yang mereka cintai dalam memori atau dalam liontin serta dalam bingkai foto sehingga mereka dapat berada di samping Anda sehari-hari.

5. Menjaga kesehatan fisik Anda

Tidak diragukan lagi, ada hubungan antara pikiran dan tubuh Anda. Ketika Anda berada dalam kondisi fisik yang baik, Anda akan merasa lebih baik secara emosional. Yang Anda butuhkan untuk meningkatkan kesehatan Anda adalah tidur yang cukup, makan dengan benar, dan berolahraga dan melanjutkan hidup. Menggunakan alkohol atau obat untuk mematikan rasa sakit akibat duka atau meningkatkan suasana hati Anda hanya akan memperburuk kondisi Anda.

6. Bergabung dengan komunitas pendukung

Rasa duka bisa membuat Anda merasa sangat kesepian, bahkan ketika Anda berada di sekitar orang-orang yang Anda sayangi. Berbagi kesedihan Anda dengan orang lain yang berempati dengan Anda sangat disarankan. Anda dapat menghubungi rumah sakit setempat, penampungan, rumah duka, dan pusat konseling untuk mencari dukungan di daerah Anda. Di sisi lain, membantu orang lain memiliki manfaat tambahan untuk membuat Anda merasa lebih baik. Ini adalah fakta bahwa berbagi cerita dapat membantu setiap orang.

Berurusan dengan rasa duka dan kehilangan adalah sesuatu yang kebanyakan orang akan lakukan suatu saat dalam kehidupan mereka. Setiap orang memiliki reaksi berbeda, tergantung pada banyak faktor, termasuk kepribadian mereka dan cara mengatasi, pengalaman hidup, keyakinan, dan penyebab kehilangan. Dalam kasus mengalami rasa duka yang parah, seorang psikolog atau profesional kesehatan mental berlisensi lain akan banyak membantu Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

    Tanpa Anda sadari, pernikahan mungkin menjadi penyebab Anda stres dan tertekan. Ayo cari tahu berbagai sumber stres dalam pernikahan dan cegah dampaknya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 19/06/2020 . 5 mins read

    Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

    Bagi orang yang memendam trauma psikologis yang serius, dampaknya begitu terasa dalam hidup sehari-hari. Untungnya, metode hipnoterapi bisa membantu Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . 5 mins read

    Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

    Antidepresan bisa membantu penderita depresi agar pulih, tapi ada efek samping yang perlu diwaspadai. Pahami pro dan kontra antidepresan berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . 5 mins read

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 mins read

    Direkomendasikan untuk Anda

    Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental untuk Pebisnis Startup

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . 5 mins read
    PTSD pandemi COVID-19

    Bagaimana Pandemi Membuat Seseorang Berisiko Mengalami PTSD?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 4 mins read
    Berpikir negatif demensia

    Sering Berpikir Negatif Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 4 mins read
    psikoterapi

    Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 mins read