Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Manfaat minyak kelapa bagi kesehatan tak terhitung jumlahnya, mulai dari mencegah kebusukan gigi, hingga membakar lemak perut. Minyak kelapa merupakan salah satu sumber makanan yang dapat dikategorikan sebagai superfood berkat kekayaan nutrisinya yang baik untuk kesehatan tubuh.

Manfaat minyak kelapa bagi kesehatan tubuh

1. Mencegah osteoporosis

Minyak kelapa membantu tubuh lebih efektif menyerap vitamin yang larut dalam lemak, seperti magnesium dan kalsium. Asupan kalsium yang mencukupi dalam tubuh mengarah pada struktur dan kepadatan tulang yang lebih kuat. Dengan demikian, mengonsumsi minyak kelapa dalam bentuk paling alaminya dapat membantu mengurangi gejala pengeroposan tulang yang diakibatkan oleh osteoporosis.

2. Memerangi peradangan

Minyak ini juga diperkaya oleh antioksidan penangkal radikal bebas sebagai penyebab peradangan. Sebuah studi asal India melaporkan bahwa kandungan antioksidan tinggi dalam minyak kelapa berperan sebagai agen antiinflamasi untuk memerangi gejala infeksi dan peradangan dalam tubuh, misalnya dalam ksaus arthritis, batu empedu, dan pankreatitis.

3. Mencegah penyakit gusi dan karies gigi

Berkumur dengan minyak kelapa (teknik oil pulling) sebenarnya telah digunakan turun temurun sebagai metode alami menjaga kesehatan mulut dan gusi, seperti mencegah kebusukan gigi dan gusi berdarah. Penelitian melaporkan, rutin melakukan oil pulling dapat secara efektif mengikis lapisan plak gigi dan sekaligus juga mencegah pembentukan plak baru yang menyebabkan gingivitis, infeksi gusi.

4. Mencegah dan mempercepat pengobatan kanker

Salah satu sifat yang paling menguntungkan dari minyak kelapa adalah kandungan asam lemak rantai sedang (MCT)-nya. MCT tidak hanya lebih mudah diserap oleh hati, tetapi juga dimetabolisme dengan cepat. Artinya, asam lemak sehat ini dapat diolah lebih lanjut menjadi keton.

Sel tumor membutuhkan energi dari glukosa untuk dapat berkembang biak dan bertahan hidup dalam tubuh. Ketika didampingi dengan pola diet rendah karbohidrat, tubuh jadi memiliki simpanan energi yang lebih banyak dari keton dan bukannya glukosa, akibatnya sel tumor tidak dapat mengakses sumber makanan utamanya. Oleh karena itu, keton dapat bertindak sebagai penghalang pertumbuhan tumor. Bahkan, sebuah studi menunjukkan bahwa ketika minyak kelapa disuntikkan ke sel-sel kanker adenokarsinoma dalam usus besar, keton benar-benar mampu menghambat pertumbuhan sel kanker tanpa memengaruhi sel-sel usus normal.

5. Menstabilkan gula darah

Menu makan yang diperkaya dengan kandungan MCT (65%-nya dapat Anda peroleh dari minyak kelapa) telah terbukti meningkatkan toleransi glukosa dan mengurangi penumpukan lemak tubuh. MCT juga dilaporkan dapat memelihara aksi dan resistensi insulin, walau sejauh ini baru dibuktikan lewat percobaan tikus lab. Minyak kelapa juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes tipe 2.

6. Membakar lemak perut

Selain membantu memerangi gangguan otak dan memori, konsumsi asam lemak rantai menengah yang terkandung dalam minyak kelapa, telah terbukti meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar dibandingkan dengan asam lemak lainnya. Dengan kata lain, tubuh dapat dengan mudah mengubah lemak untuk dimanfaatkan menjadi energi. Minyak ini efektif memangkas lemak perut, yang merupakan tumpukan lemak paling berbahaya dari semua jenis lemak tubuh dan sangat terkait dengan berbagai penyakit kronis. Selain itu, keton, sebagai salah satu bentuk energi hasil metabolisme lemak, diketahui dapat memiliki efek mengurangi nafsu makan.

Metode seperti ini penting bagi orang yang sedang menjalani diet, karena pada dasarnya minyak kelapa berpotensi membantu penurunan berat badan secara dramatis jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

 7. Menekan risiko penyakit jantung

Minyak kelapa mengandung lemak jenuh sehat, yang dapat meningkatkan kolesterol “baik” (HDL) dalam tubuh, sekaligus juga membantu mengubah kolesterol “jahat” LDL menjadi bentuk yang lebih jinak. Minyak ini juga dapat meningkatkan faktor risiko lain dan karena itu melindungi terhadap penyakit jantung.

8. Memelihara kesehatan rambut dan kulit

Minyak kelapa tak selamanya harus dikonsumsi lewat mulut untuk menunjukkan khasiat kesehatannya. Banyak orang yang menggunakan minyak sehat ini untuk tujuan kosmetik, guna meningkatkan kesehatan dan penampilan kulit dan rambut.

Penelitian menunjukkan minyak kelapa efektif digunakan sebagai pelembab kulit, terutama untuk orang yang kulitnya cenderung kering, dengan meningkatkan kelembaban dan kadar lemak pada kulit. Manfaat minyak kelapa untuk kecantikan juga adalah sebagai alternatif tabir surya yang lebih ringan — memblokir sekitar 20% dari sinar UV matahari. Minyak ini juga efektif melindungi terhadap kerusakan rambut.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Cara Mencegah Sakit Gigi

Saat sakit gigi, minum obat pereda nyeri adalah hal yang paling mudah meredakan sakitnya. Agar tidak berulang, coba cara mencegah sakit gigi, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina

5 Bahan Pengganti Mentega untuk Membuat Kue yang Lebih Sehat

Ingin membuat kreasi kue yang lebih sehat tapi tetap lezat? Coba ganti mentega dengan bahan lain. Apa saja bahan yang bisa menjadi pengganti mentega?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala

7 Gejala Sakit Gigi yang Perlu Anda Waspadai

Siapa yang tidak pernah merasakan sakit gigi? Agar tidak merasakan nyeri serta ngilu terlalu lama, ketahui dulu gejala-gejala sakit gigi di bawah ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020