Perbedaan Manfaat Kuning Telur dan Putih Telur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di mana ada kuning telur, di situ ada putihnya. Meskipun keduanya memiliki manfaat yang berbeda, namun secara utuh telur adalah sumber protein lengkap berkualitas tinggi dengan hanya sedikit kalori. Satu butir telur memiliki 5,5 gram protein dalam 68 kalori keseluruhan. Telur mengandung salah satu zat gizi bernama kolin yang sangat penting bagi tubuh, yang sayangnya tidak diproduksi oleh tubuh sesuai dengan kebutuhan. Tanpa zat gizi tersebut, Anda bisa kekurangan nutrisi penting lain, seperti asam folat. Bagian telur apa yang memiliki nol kolesterol? Lalu bagian apa yang memiliki banyak vitamin? Jawabannya ada di bawah ini.

Informasi nilai gizi pada kuning telur dan putih telur

perbedaan kuning telur dan putih telur
https://www.ahealthiermichigan.org/2011/10/11/the-nurtional-value-of-egg-whites-versus-egg-yolks-what-do-you-use/

Manfaat kuning telur

1. Vitamin berlimpah

Kuning telur mengandung lebih banyak vitamin dibandingkan dengan putih telur. Setiap kuning telur mengandung tujuh vitamin, yaitu B6, folat, vitamin B, B-12, A, D, E, dan K. Vitamin tersebut hanya dapat ditemukan dalam kuning telur, dan tidak ada di putih telur. Bahkan, kuning telur adalah salah satu dari segelintir makanan yang mengandung vitamin D alami.

2. Kaya akan mineral

Sama seperti vitamin, mineral sangat penting untuk membangun pertahanan nutrisi, yang dapat melaksanakan fungsi tubuh seperti menyeimbangkan elektrolit. Kuning telur dan putih telur masing-masing memiliki 13 jenis mineral. Mineral ini termasuk kalsium, magnesium, zat besi, kalium, natrium, dan selenium. Meskipun keduanya mengandung mineral tersebut, kuning telur memiliki jumlah mineral yang lebih besar dibandingkan dengan putih telur. Misalnya, sebanyak 90% kalsium dan 93% zat besi pada telur terdapat di kuning telur.

3. Baik untuk kesehatan mata

Karotenoid dalam kuning telur, terutama karotenoid lutein dan zeaxanthin, memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesehatan mata. Karotenoid ini merupakan pigmen warna-warni yang memberikan kuning telur berwarna. Zat tersebut dapat menurunkan risiko yang berkaitan dengan usia, seperti degenerasi makula dan katarak. Karotenoid juga bertindak sebagai antioksidan di mata, yang membuatnya dapat melindungi diri dari radikal bebas yang dapat merusak bagian-bagian pada retina. Jika retina rusak, kemampuan mata untuk benar-benar memfokuskan cahaya akan terganggu.

4. Baik untuk jantung

Kuning telur, dengan vitamin, mineral, dan nutrisi lain di dalamnya juga membantu mempromosikan kesehatan jantung dan kardiovaskular. Kuning telur memang tidak menunjukkan hubungan langsung dengan penyakit jantung, namun kolin sebagai salah satu zat gizi di dalamnya dapat mengatur fungsi kardiovaskular. Selain itu, sebuah studi oleh University of North Carolina di Chapel Hill menemukan bahwa wanita dengan asupan kolin yang lebih tinggi 24% dibandingkan dengan wanita lainnya memiliki risiko yang lebih kecil untuk terkena kanker payudara.

Manfaat putih telur

1. Baik untuk mencegah hipertensi

Diet tinggi protein telah dikaitkan dengan rendahnya risiko hipertensi, dan penelitian baru menunjukkan bahwa putih telur memang sangat bermanfaat. Dalam sebuah studi mengenai hewan yang diterbitkan pada American Chemical Society, para ilmuwan di Clemson University menemukan bahwa peptida yang disebut RVPSL ditemukan dalam putih telur. Senyawa tersebut dapat mengurangi tekanan darah dengan khasiat yang sama seperti obat penurun hipertensi (tekanan darah tinggi), yaitu dengan memblokir agen-agen yang dapat memicu tekanan darah tinggi.

2. Tidak memiliki kolesterol

Satu butir telur mengandung kolesterol yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian Anda. Namun sebanyak 213 mg kolesterol ini berada pada kuning telur. Jika Anda hanya memakan putih telur, maka Anda terhindar dari elemen yang merugikan. Orang yang tidak memiliki masalah kesehatan dapat mengonsumsi maksimal 300 mg kolesterol per hari, namun bagi penderita kondisi tertentu (seperti diabetes atau penyakit kardiovaskular) tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 mg kolesterol per hari.

3. Rendah kalori

Telur bukan makanan berkalori tinggi, ia biasanya hanya memiliki 71 kalori per butir berukuran besar. Namun, jika Anda tidak memakan kuning telur, maka Anda telah mengurangi 55 kalori dalam makanan Anda. Daripada Anda memasak telur dadar dengan menggunakan tiga telur, lebih baik Anda menggunakan satu telur utuh dan dua putih telur. Dengan begitu, Anda bisa meminimalisir risiko kalori berlebih pada tubuh.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Roh Keluar dari Tubuh Saat Tidur (Astral Projection): Fenomena Klenik Atau Kondisi Medis Nyata?

Pernah dengar tentang proyeksi astral? Fenomena roh keluar dari tubuh yang katanya mengandung hal-hal mistis ini ternyata ada penjelasan ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Akibat Jika Anda Terlalu Sering Menahan Kencing

Kebiasaan seseorang menahan kencing dapat memberikan akibat yang serius yaitu munculnya penyakit dalam sistem urologi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan Jantung

Selama ini banyak orang beranggapan kuning telur jahat bagi jantung. Namun, ternyata sebenarnya ada efek baik dari kuning telur untuk jantung. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
nyetrum ketika disentuh

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
minum kopi masih ngantuk

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit