Dua Jenis Kanker Ini Paling Sering Menyerang Mata (Sudah Cek Mata ke Dokter Belum?)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Kanker adalah pertumbuhan sel tubuh yang mengganas di luar kendali. Setiap organ dan bagian tubuh manusia terbuat dari sel, sehingga kanker bisa terjadi di mana saja. Ya! Termasuk pada mata. Ditilik lebih dalam lagi, ternyata ada banyak macam kanker yang dapat menyerang mata. Namun di antara semuanya, ada dua jenis kanker mata yang paling umum dibanding lainnya. Salah satunya lebih sering menyerang anak-anak, sementara satu lagi lebih banyak ditemukan pada orang dewasa. Apa saja jenis dua jenis kanker mata itu?

Retinoblastoma, kanker mata yang sering menyerang anak

Retinoblastoma adalah kanker mata yang khususnya menyerang retina (lapisan mata yang menangkap cahaya). Retinoblastoma merupakan kanker mata tersering pada anak-anak berusia kurang dari 4 tahun.

Kanker mata retinoblastoma disebabkan oleh adanya kelainan genetik.

Gejala retinoblastoma pada anak

Mata anak yang menderita retinoblastoma umumnya akan berwarna putih seperti mata kucing pada saat terkena cahaya blitz. Hal ini mudah dibedakan dengan mata yang normal, karena pada mata normal cahaya blitz akan menghasilkan pantulan berwarna kemerahan.

Beberapa kasus retinoblastoma juga dapat menyebabkan mata juling.

Pemeriksaan apa yang perlu dilakukan?

  • Funduskopi. Pemeriksaan dilakukan oleh dokter spesialis mata untuk melihat kondisi retina.
  • Ultrasonography (USG). Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui ukuran sel kanker dan juga untuk melihat ada atau tidaknya tarikan pada retina.
  • MRI untuk mendeteksi adanya penyebaran kanker dan kalau ada, sampai sejauh mana. Ada tidaknya penyebaran (metastasis) kemudian akan menentukan jenis pengobatan kanker yang akan diberikan dan juga prognosis dari pasien.

Pengobatan seperti apa yang akan dijalani anak?

Secara garis besar terdapat dua jenis pengobatan kanker mata yang dapat dilakukan secara terpisah maupun secara berkesinambungan, tergantung dari kondisi saat kanker ditemukan. Kedua jenis pengobatan tersebut adalah kemoterapi dan operasi pengangkatan bola mata.

Melanoma mata, jenis kanker mata paling umum pada prang dewasa

Lain halnya dengan retinoblastoma, melanoma mata adalah jenis kanker mata yang paling sering menyerang orang dewasa. Melanoma mata dapat menyerang berbagai daerah di mata, seperti kelopak mata dan iris (lingkaran hitam pada bola mata). Namun, daerah koroid (lapisan di bola mata dalam yang paling banyak mengandung pembuluh darah) merupakan daerah yang paling sering terkena kanker melanoma mata.

Melanoma mata umumnya dipicu oleh radiasi sinar matahari dalam jangka waktu panjang. Selain itu, mata yang memiliki iris berwarna terang, seperti pada mata orang-orang kulit putih yang berwarna hijau atau biru, adalah yang paling rentan terkena melanoma.

Bagaimana gejala dan tandanya?

Sebagian besar dari melanoma mata menyerang di lapisan koroid yang terletak di dalam bola mata. Oleh karena itu, melanoma mata umumnya tidak memunculkan gejala khas yang dapat dilihat dari luar dengan mata telanjang.

Gejala berupa gangguan penglihatan juga baru akan dirasakan apabila ukuran tumor sudah cukup besar dan mulai menyebar ke daerah lapang penglihatan.

Pemeriksaan dan pengobatan yang dapat dilakukan untuk melanoma mata

Tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan pada retinoblastoma, pemeriksaan kanker mata melanoma akan meliputi pemeriksaan funduskopi, USG, dan juga MRI.

Pengobatan dilakukan berdasarkan dari ukuran, lokasi, dan juga penyebaran sel kanker. Beberapa metode yang dapat digunakan adalah pengangkatan dari sel kanker saja, radioterapi, atau pengangkatan dari bola mata secara keseluruhan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Implan Glaukoma, Pengobatan Termutakhir untuk Glaukoma

Salah satu pengobatan untuk mengatasi kebutaan yang disebabkan penyakit glaukoma adalah pemasangan implan. Tahukah Anda mengenai implan glaukoma?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

4 Cara Mencegah Kebutaan Akibat Komplikasi Diabetes

Penyakit mata diabetes dapat merusak mata dan penglihatan yang bisa berujung pada kebutaan. Lantas, bagaimana cara mencegah kebutaan akibat diabetes?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Apa Penyebab Glaukoma, Penyakit Mata yang Bisa Sebabkan Kebutaan?

Glaukoma adalah penyakit mata yang menyebabkan kebutaan permanen. Maka dari itu, ketahui penyebab glaukoma sedini mungkin sebelum terlambat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji

Kebutaan, Salah Satu Bahaya Merokok yang Belum Banyak Diketahui

Dampak merokok lebih sering dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis. Namun jarang diketahui kalau rokok bisa memicu terjadinya kebutaan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

ciri ciri bayi buta

Ciri-Ciri Kebutaan pada Bayi dan Anak yang Sebaiknya Diketahui

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
kanker darah pada anak

Data Anak Penderita Kanker di Indonesia dan Pentingnya Menjaga Mental Mereka

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/02/2020
jenis tipe stroke mata

4 Jenis Stroke yang Umum Menyerang Mata

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2019
Penyebab mata menonjol keluar

4 Penyakit yang Menyebabkan Mata Menonjol (Proptosis Mata)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2019