5 Tanda yang Muncul di Kulit Jika Anda Tidak Cocok Dengan Produk Skincare Baru

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/10/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mencari produk skin care yang cocok di kulit tidak semudah yang dibayangkan. Dari ratusan bahkan ribuan produk yang tersedia di pasaran, perjuangan untuk menemukan satu yang terbaik bisa memakan waktu lama. Namun ingat: jangan sampai memaksakan diri jika ternyata skin care yang Anda beli tidak cocok untuk kulit.

Tanda-tanda kulit tidak cocok dengan produk skin care baru

skin care saat hamil

1. Kulit terus terasa panas terbakar atau menyengat

Apabila setelah menggunakan produk skincare baru, kulit Anda malah terus terasa panas dan seperti tersengat jangan diteruskan. Efek ini menandakan bahwa Anda mungkin memiliki alergi terhadap salah satu atau beberapa bahan di dalamnya.

Dilansir dari Mayo Clinic, Manjula Jegasothy, MD, dokter kulit dan pendiri Miami Skin Institute menuturkan kondisi ini sering disebut dengan istilah dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah iritasi kulit yang muncul akibat paparan alergen, termasuk bahan kimia atau alami tertentu dalam skincare.

Sensasi menyengat biasanya bertahan pada kulit selama sekitar satu menit. Jika sensasi ini muncul setiap kali habis pakai produk tertentu dan bertahan hingga berhari-hari, sebaiknya setop pemakaiannya. Jangan abaikan hal ini terlebih jika Anda punya kulit sensitif.

2. Kulit kering dan mengelupas

Kulit sedikit mengering dan mengelupas saat menggunakan produk skin care baru cukup wajar. Produk skincare yang umum menimbulkan efek samping ini adalah krim mengandung retinoid. Retinoid sejatinya memang bekerja memicu pengelupasan sel kulit mati dan mendorong pertumbuhan kolagen baru. Tujuannya untuk mengurangi tampilan garis halus dan meratakan warna alami kulit.

Namun, ketika malah mengelupas berlebihan, ini bisa jadi tanda skin care tersebut tidak cocok untuk kulit. Apalagi jika kulit Anda juga tampak memerah dan terasa perih atau nyeri jika disentuh. Peradangan kulit kronis seperti ini dapat membuat kulit stres dan justru mempercepat penuaan kulit.

3. Muncul ruam di kulit

Kemunculan ruam di kulit juga termasuk tanda Anda tidak cocok dengan skincare yang baru digunakan. Terlebih ketika ruam tetap muncul setelah Anda berkali-kali menggunakan produk tersebut.

Efek samping ini biasanya muncul akibat paparan pengawet, pengharum, dan bahan kimia lainnya yang mengiritasi kulit Anda. Oleh karena itu, sebaiknya tes dulu skincare tersebut di satu area kecil kulit, misalnya punggung tangan, sebelum mengoleskannya pada seluruh tubuh.

Ketika muncul ruam dan tanda lainnya di area yang dites, bisa disimpulkan bahwa produk skin care ini tidak cocok untuk Anda.

4. Kulit jadi lebih gelap

Kemunculan bintik cokelat atau area kulit yang menggelap bukan hanya tanda penuaan. Faktanya, tanda ini bisa jadi reaksi tidak cocok ketika seseorang alergi bahan tertentu yang terdapat dalam produk skin care.

Kondisi ini bisa muncul sebagai efek samping dari bahan pencerah kulit seperti asam kojic, arbutin, dan hidrokuinon. Jika hal ini terjadi, segera hentikan penggunaannya kemudian konsultasikan ke dokter.

5. Gatal-gatal

Rasa gatal yang berlebihan tentu saja bukan reaksi normal. Gatal yang berlebih hingga tak lagi bisa ditahan adalah salah satu tanda peringatan bahwa skin care yang digunakan tidak cocok.

Untuk mengetahui produk mana yang menyebabkan rasa gatal, gunakanlah satu per satu kemudian lihat hasilnya. Pasalnya, ketika Anda menggunakan berbagai produk baru sekaligus dalam satu waktu, akan sangat sulit menentukan mana penyebabnya. Berilah jeda selama 2 sampai 3 minggu untuk melihat kecocokan produk sebelum menggunakan yang baru.

Sumber foto: Allure

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Kulit kering ternyata bisa menimbulkan rasa gatal dan iritasi. Begini cara mengatasi gatal karena kulit kering, serta mencegah kulit jadi semakin kering.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Penyakit Kulit, Health Centers 01/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ternyata, masalah jerawat juga bisa muncul gara-gara kacamata yang Anda gunakan setiap hari. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Salep Apa yang Baik untuk Mengatasi Gatal Cacar Air?

Obat oles seperti salep dapat digunakan untuk membantu mengatasi rasa gatal akibat cacar air. Bagaimana cara penggunaannya yang efektif?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Manfaat dan Cara Aman Pakai Skin Care yang Mengandung Asam Aktif

Pemakaian skin care dengan kandungan asam aktif tidak boleh sembarangan. Alih-alih memberikan manfaat untuk kulit, malah bisa merusak kelembapan kulit.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Perawatan Kulit, Kecantikan 08/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

skin fasting adalah

Menilik Skin Fasting, Tren ‘Puasa’ Skincare agar Kulit Lebih Cantik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mencegah ruam popok

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
leher bayi merah

5 Penyebab Leher Bayi Kemerahan dan Apa yang Bisa Ortu Lakukan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
memilih kosmetik untuk kulit sensitif

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020 . Waktu baca 5 menit