Kiat Cerdik Memilih Butiran Scrub yang Bagus dan Aman untuk Kulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu jenis eksfoliasi yang paling sering dilakukan karena mudah, murah, dan cepat adalah scrubing. Ya, eskfoliasi dengan scrub dinilai efektif untuk mengangkat sel kulit mati, memudarkan bekas jerawat, melancarkan sirkulasi darah, mencerahkan serta menghaluskan kulit. Meski menawarkan banyak manfaat, pastikan Anda memilih scrub wajah yang bagus dan aman. Alih-alih bikin kulit bersih dan sehat, salah pilih scrub justru akan menyebabkan iritasi dan kerusakan kulit. Itu sebabnya, Anda perlu jeli dalam memilih scrub yang akan digunakan sebagai perawatan kulit wajah.

Kiat memilih scrub wajah yang bagus

Membersihkan wajah pakai sabun pembersih saja belum cukup untuk mengangkat kotoran, debu, dan sel-sel kulit mati di wajah. Kulit Anda perlu dieksfoliasi dengan scrub supaya lebih bersih dan sehat. Namun, memilih scrub untuk kulit wajah tak boleh asal. Hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah pemilihan jenis butiran scrub yang tepat.

Tanpa panjang lebar, berikut beberapa kiat dalam memilih butiran scrub yang aman dan bagus berdasarkan jenis kulit wajah:

1. Kulit sensitif

Orang dengan kulit sensitif harus lebih ekstra hati-hati dan cermat dalam memilih produk scrub wajah yang bagus. Sebab, kulit sensitif cenderung lebih mudah mengalami sensasi terbakar, kemarahan, dan iritasi kalau sembarangan pakai produk perawatan kulit.

Sebagai solusinya, pilihlah produk scrub yang dibuat dengan partikel kecil dan lembut, sehingga tidak akan melukai kulit wajah yang sensitif.

Bahan-bahan eksfoliator yang mengandung eksrak buah-buahan, beras, oatmeal dapat membantu proses regenerasi dan pembersihan lapisan kulit tanpa menimbulkan iritasi atau kemerahan.

2. Kulit berjerawat

Scrubbing memang dapat membuat kulit Anda terasa lembut dan halus, tapi eksfoliasi jenis ini sering kali bukan pilihan yang tepat untuk kulit berjerawat. Hal ini karena butiran scrub dapat mengiritasi kulit wajah yang sudah meradang sehingga membuat jerawat semakin buruk.

Walaupun tidak dianjurkan untuk eksfoliasi dengan scrub, pemilik kulit berjerawat tak perlu khawatir. Pasalnya, Anda masih bisa melakuan eksfoliasi dengan cara kimiawi yang mengandalkan bahan-bahan yang bersifat asam. Beberapa di antaranya seperti AHA, BHA, citrus acid, lactid acid, dan lain sebagainya.

3. Kulit berminyak

Scrub wajah yang bagus untuk kulit berminyak adalah yang mengandung asam salisilat. Senyawa ini tidak hanya mengangkat kulit mati di permukaan, tapi juga mengelupaskan kulit yang ada di dalam pori-pori. Dengan begitu, pori-pori akan terbebas dari sumbatan.

Berhubung kulit berminyak cenderung memiliki toleransi tinggi dan lebih tebal, Anda dapat menggunakan butiran scrub jenis apa pun.

Hal ini disesuaikan dengan kenyamanan Anda sendiri. Intinya, lakukan scrubbing secara perlahan dan benar-benar bersih supaya tidak memperbesar maupun menyumbat pori-pori Anda.

4. Kulit kering

Sementara untuk pemilik kulit kering, scrub wajah yang bagus dan aman adalah yang tidak mengandung alkohol. Pasalnya, alkohol dapat membuat kulit semakin kering.

Sejumlah bahan kandungan yang dapat membantu menghidrasi kulit kering adalah ekstrak minyak jojoba, minyak alpukat, minyak almond, beeswax, dan masih banyak lainnya.

Selain itu, pilihah butiran scrub yang tidak terlalu kasar untuk mencegah iritasi setelah scrubbing.

Cara scrub wajah yang benar

Nah, Anda sudah tahu ‘kan bagaimana cara memilih scrub wajah yang bagus? Kini saatnya Anda tahu cara melakukan scrubbing yang benar.

Namun, sebelum melakukan eksfoliasi dengan scrub, baiknya cuci muka terlebih dulu. Cucilah wajah Anda dengan air mengalir dan sabun pembersih yang cocok dengan kondisi kulit. Kemudian keringkan wajah dengan lembut pakai lap bersih.

Setelah itu, ikuti cara-cara di bawah ini:

  • Oleskan produk atau scrub pada kulit secara perlahan dengan gerakan melingkan.
  • Terus lakukan cara nomor satu setidaknya selama 30 detik.
  • Bilas wajah dengan air hangat.
  • Keringkan wajah dengan cara ditepuk-tepuk pelan menggunakan handuk kering.
  • Setelah itu, jangan lupa oleskan pelembap kulit secara merata agar kulit Anda tetap terjaga kelembapannya.

Seberapa sering Anda scrubbing tergantung pada jenis kulit dan metode eksfoliasinya. Pada prinsipnya, semakin keras bahan kandungan produk atau jenis metode eksfoliasinya, Anda semakin tidak boleh sering-sering melakukannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Saat mengatur porsi makan, Anda mungkin terkendala cara menakar bahan makanan yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 17 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Pengidap Thalassemia Bisa Sembuh Total?

Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang sulit diobati. Meski demikian, para ahli terus mencari cara untuk mengobati thalassemia hingga sembuh total.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 10 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Memilih Obat Tidur yang Aman untuk Ibu Hamil dan Janin

Untuk membantu ibu hamil yang sesah tidur, obat dapat menjadi solusinya. Namun, Anda perlu memilih obat tidur yang aman dan tidak berisiko pada kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
memilih terapis seks

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28 April 2020 . Waktu baca 6 menit