Toner Vs. Astringent, Mana yang Lebih Cocok Buat Kulit Anda?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memilih produk perawatan kulit yang tepat untuk kulit itu harus hati-hati. Kenapa? Tidak semua produk cocok untuk kondisi kulit Anda. Kulit yang mendapat perawatan bukannya semakin sehat malah jadi bertambah parah kondisinya. Nah, di antara banyaknya produk perawatan kulit, seperti toner atau astringent, mana yang paling baik untuk kulit Anda? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Mengenal manfaat toner dan astringen pada kulit

toner astringent wajah
Sumber: Verywell Health

Toner adalah produk perawatan kulit yang bahan utamanya air. Biasanya toner digunakan untuk menghapus sisa makeup, kotoran, dan minyak yang masih menempel pada kulit setelah Anda mencuci muka. Selain air, toner juga mengandung gliserin untuk menjaga kulit tetap lembap sehingga kulit halus dan lembut.

Toner juga mengandung ekstrak herbal dan bunga, antioksidan, dan bahan antipenuaan seperti niacinamide. Semua bahan tersebut membantu memperbaiki tekstur dan mencerahkan kulit Anda.

Ketimbang toner, produk astringent mungkin kurang ramah di telinga Anda. Namun, produk ini juga memiliki manfaat yang tidak jauh berbeda dengan toner, yaitu sebagai pembersih. Astringent umumnya mengandung alkohol yang bisa membersihkan kotoran dan minyak yang membandel di kulit.

Selain itu, astringent juga bisa menyusutkan ukuran pori-pori dan mengencangkan kulit wajah. Astringent juga mengandung asam salisilat yang ampuh untuk melawan jerawat dan komedo yang terus muncul pada kulit.

Toner dan astringent, mana yang paling baik untuk perawatan kulit?

cara merawat kulit berminyak

Sebelum Anda menjatuhkan pilihan pada toner atau astringen, pahami dulu bagaimana kondisi kulit Anda. Toner yang berbasis air cenderung lebih ringan dibanding dengan astringen. Toner aman digunakan untuk semua jenis kulit, baik itu kulit normal, kulit kering, kombinasi, maupun kulit berminyak.

Sementara astringent yang cenderung mengandung alkohol lebih direkomendasikan untuk Anda yang memiliki kulit berminyak. Jika Anda memiliki kulit kering, kandungan alkohol pada astringen bisa memperparah kondisi kulit Anda. Kemudian, untuk kulit sensitif lebih baik memakai toner atau memilih astringent bebas alkohol.

Bisakah keduanya dipakai bersamaan? Boleh saja, asal kondisi kulit Anda memang benar-benar berminyak. Anda bisa menggunakan toner di pagi hari kemudian astringen di malam hari. Bisa juga diterapkan dalam waktu pakai yang sama, yaitu pakai astringent dulu, tunggu hingga kering, lalu usapkan lagi toner ke wajah.

Selain kondisi kulit, perhatikan juga kandungan toner dan astringent

pilih produk
Sumber: Enterprise-Europe

Setiap merek produk perawatan toner atau astringent, memiliki kandungan yang berbeda-beda. Supaya Anda tidak bingung, melihat kandungan produk adalah kuncinya. Berikut kandungan produk yang sering digunakan untuk toner dan astringen, yang sesuai dengan kondisi kulit, seperti:

  • Untuk kulit kering: pilih produk yang mengandung gliserin, sodium laktat, butilena glikol, propile glikol, atau asam hyaluranic.
  • Untuk kulit berminyak: pilih astringen dengan kandungan alkohol. Produk yang memakai alkohol, setelah digunakan biasanya kulit akan terasa dingin.
  • Untuk kulit sensitif: pilih produk bebas alkohol. Hindari produk yang mengandung tambahan pewangi, pewarna menthol, atau sodium lauryl sulfate.
  • Untuk kulit berminyak dan berjerawat, pilih produk yang mangandung asam salisilat atau asam glikolat.

Bagaimana cara pakai pada kulit?

cara pakai toner

Toner dan astringent dapat digunakan sebagai pembersih, tepatnya setelah Anda mencuci muka dan sebelum Anda mengoleskan pelembap pada wajah. Caranya mudah, tinggal tuangkan produk pada kapas dan oleskan dengan lembut ke seluruh area wajah dan leher.

Setelah Anda menggunakan toner atau astringent, Anda boleh mengoleskan pelembap segera, walaupun kulit masih terasa basah. Namun, untuk produk lainnya, seperti obat jerawat, tabir surya, atau retinoid topikal, Anda harus menunggu beberapa saat hingga kulit benar-benar kering.

Mengoleskan produk selain pelembap pada kulit yang masih basah dengan toner atau astringen bisa menyebabkan kulit jadi terasa panas, perih, bahkan iritasi. Selain itu, keampuhan kerja produk perawatan kulit Anda juga bisa berkurang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Skincare yang Hydrating dan Moisturizing untuk Kulit Anda?

Seringkali Anda menyamakan arti dari hydrating dan juga moisturizing. Agar tidak salah lagi, kenali perbedaan produk skincara hydrating dan moisturizing!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 08/05/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah Wujudkan Kulit Bening Bercahaya ala Glass Skin

Glass skin adalah tren kecantikan kulit bening bercahaya berasal dari Korea Selatan. Bagaimana langkah perawatan kulit untuk mendapatkannya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 03/05/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Kesalahan yang Membuat Kulit Rentan Rusak Selama Bulan Puasa

Apabila tidak dijaga dengan baik, kulit wajah Anda bisa menjadi kurang nutrisi sampai rusak saat puasa. Ketahui beberapa penyebabnya di bawah ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 02/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Meskipun kulit aman dari polusi, faktor lainnya di rumah bisa memicu masalah kulit. Ini sederet tips merawat kulit saat karantina.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 27/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

skin fasting adalah

Menilik Skin Fasting, Tren ‘Puasa’ Skincare agar Kulit Lebih Cantik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28/06/2020 . Waktu baca 5 menit
memilih kosmetik untuk kulit sensitif

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020 . Waktu baca 5 menit
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . Waktu baca 5 menit
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . Waktu baca 4 menit