Seorang wanita bisa saja memiliki kumis tebal layaknya pria, entah karena faktor keturunan atau penyakit tertentu seperti PCOS. Namun, Anda tak perlu minder jika memiliki kumis tebal. Ada banyak cara menghilangkan kumis wanita yang bisa Anda coba. Beberapa di antaranya bahkan bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Penasaran apa saja? Cari tahu jawabannya di sini.

Berbagai cara menghilangkan kumis wanita

Tergantung pada penyebab yang mendasarinya, berikut beberapa cara menghilangkan kumis wanita yang paling umum.

1. Cukuran

gatal sehabis mencukur

Cukuran adalah cara menghilangkan kumis yang paling mudah dilakukan. Sayangnya metode satu ini tidak tahan lama dibandingkan dengan cara dicabut pakai waxing.

Kumis bisa saja tumbuh kembali kurang dari seminggu setelahnya sehingga Anda harus sering-sering bercukur sesering mungkin.

2. Waxing

setelah waxing

Waxing adalah cara menghilangkan kumis wanita yang lebih cepat dan tahan lama. Hasilnya pun terlihat lebih rapi ketimbang hanya dengan dicukur.

Jika tidak punya waktu untuk pergi ke salon, waxing di rumah bisa jadi solusi terbaik. Di pasaran sudah banyak tersedia paket perlengkapan waxing di rumah dengan harga yang terjangkau.

Kumis biasanya dapat tumbuh kembali dalam dua minggu. Namun, semakin rutin Anda waxing, folikel rambut akan melemah sehingga memperlambat produksi rambut.

3. Pil KB

menstruasi berlebihan

Jika penyebab munculnya kumis atau bulu-bulu halus di tubuh Anda karena gangguan hormon, maka dokter biasanya akan meresepkan obat kontrasepsi oral (pil KB) dan obat anti-androgen.

Pil KB dapat menghambat produksi hormon androgen pada wanita. Hormon androgen adalah hormon pertumbuhan dan perkembangan organ seks pria. Nah, hormon inilah yang bisa menyebabkan wanita memiliki bulu berlebih di tubuhnya.

Meski beberapa jenis pil KB banyak dijual bebas di toko obat, Anda sebaiknya tetap berkonsultasi dulu ke dokter sebelum menggunakannya untuk menghilangkan kumis. Jika dilakukan secara sembarangan, risiko efek samping yang muncul cenderung lebih besar.

4. Krim perontok bulu

krim steroid untuk perawatan wajah

Krim perontok bulu alias krim depilatory adalah pilihan lain untuk menghilangkan bulu di wajah. Pertumbuhan rambut setelah pakai perontok bulu cenderung lebih lamat ketimbang mencukur. Krim perontok bulu juga cenderung lebih murah ketimbang Anda waxing. Meski begitu, tetap saja Anda harus berhati-hati sebelum menggunakannya.

Sebelum pakai krim perontok rambut, lakukan tes terlebih dahulu dengan cara mengoleskan sedikit krim ke siku atau telinga bagian dalam. Jika dalam waktu beberapa jam kulit Anda merasa gatal, kemerahan, atau bengkak, jangan gunakan krim ini untuk menghilangkan kumis di wajah.

5. Laser

laser ablatif

Laser adalah salah satu perawatan di klinik kecantikan yang paling populer karena dinilai efektif untuk menghilangkan bulu-bulu halus di tubuh, termasuk kumis.

Laser menggunakan pancaran sinar yang kuat untuk menghancurkan akar bulu, tapi tidak mematikan folikel-folikel rambut pada kulit. Dengan begitu pertumbuhan rambut akan berhenti dan rambut pun rontok secara alami.

Sayangnya, terapi laser membutuhkan biaya yang lebih mahal dibanding cara menghilangkan kumis lainnya. Jika Anda tertarik menghilangkan kumis dengan cara ini, pastikan Anda melakukannya di klinik kecantikan terpercaya dan ditangani langsung oleh terapis yang terlatih dan berpengalaman.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca